Lembaga Sertifikasi

Lembaga Sertifikasi

Lembaga Sertifikasi

Lembaga Sertifikasi

Lembaga Sertifikasi

   Lembaga Sertifikasi Nasional :

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Telematika dibentuk oleh pemerintah dan setelah terbentuk harus dilaksanakan oleh komunitas Telematika dan bersifat independen. Bertugas menyelenggarakan standarisasi kompetensi kerja, menyiapkan materi uji serta mengakreditasi unit-unit Tempat Uji Kompetensi dan menerbitkan Sertifikasi Kompetensi bidang Telematika.
LSP Telematika merupakan lembaga yang bersifat independen dan profesional dalam
menyelenggarakan standarisasi, uji kompetensi dan sertifikasi bagi para professional di bidang telematika. Dalam perkembangannya, LSP Telematika menjadi rujukan profesionalisme bagi industri telematika di dalam dan luar negeri.

Sertifikat yang dikeluarkan LSP Telematika merupakan

bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji kompetensi.
Materi uji kompetensi LSP Telematika disusun berdasarkan Standar Kompetensi
Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang sudah disahkan Menteri Tenaga Kerja
dan Transmigrasi. Penyusun SKKNI merupakan ahli telematika yang berasal dari
Departemen Komunikasi dan Informatika, Departemen Pendidikan, Kementrian Ristek dan beberapa perusahaan TI di Indonesia.
Dalam penyelenggaraan uji kompetensi, LSP Telematika menggunakan test
engine dengan software yang integritasnya tidak diragukan lagi. LSP Telematika
merupakan pemegang lisensi Automated Testing Software (ATS) di Indonesia.
Ujian diselenggarakan dengan berbasis komputer yakni suatu tes yang dipandu dan dikerjakan melalui media komputer termasuk penilaiannya.

Lembaga Sertifikasi Internasional :

·    World Organization of Webmasters (WOW) adalah asosiasi nirlaba profesional yang berdedikasi untuk mendukung individu dan organisasi yang membuat, mengelola atau memasarkan situs web. WOW memberikan pendidikan serta sertifikasi, teknis, pekerjaan dan pelayanan yang menguntungkan anggota kepada ribuan calon dan praktisi profesional web di seluruh dunia.
·   Australian Computer Society (ACS) adalah asosiasi yang diakui untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) profesional, menarik keanggotaan yang besar dan aktif dari semua tingkatan industri ICT.
Seorang anggota Dewan Profesi Australia, ACS adalah suara publik dari kalangan profesi ICT dan perwakilan dari etika profesi dan standar dalam industri ICT, dengan komitmen memperbesar komunitas untuk memastikan pemanfaatan penggunaan ICT.

Lembaga ini didirikan pada tahun 1966. Tujuannya adalah :

  1. Untuk meneliti lebih lanjut, ilmu pengetahuan dan penerapan Teknologi Informasi,
  2. Mempromosikan, mengembangkan dan mengawasi kompetensi dalam praktek ICT oleh orang-orang dan organisasi,
  3. Memelihara dan mempromosikan Kode Etik anggota Lembaga,
  4. Menetapkan dan mempromosikan standar pengetahuan ICT bagi anggota,
  5. Mempromosikan perumusan kebijakan yang efektif pada ICT dan hal-hal yang terkait,
  6. Memperluas pengetahuan dan pemahaman ICT dalam komunitas,
  7. Mempromosikan manfaat dari keanggotaan Lembaga dan mempromosikan.

Sumber : http://obatdietsehat.net/trik-mendidik-anak-keras-kepala-dan-suka-melawan/

Model dan Standar Profesi di USA dan Kanada

Model dan Standar Profesi di USA dan Kanada

Model dan Standar Profesi di USA dan Kanada

Model dan Standar Profesi di USA dan Kanada

Model dan Standar Profesi di USA dan Kanada

Pejabat Keuangan Pemerintah Asosiasi dari Amerika Serikat dan Kanada adalah organisasi profesional pejabat publik bersatu untuk meningkatkan dan mempromosikan manajemen profesional sumber daya keuangan pemerintah dengan mengidentifikasi, mengembangkan dan memajukan strategi fiskal, kebijakan, dan praktek untuk kepentingan publik.

Untuk mencapai tujuan tersebut, aparat pemerintah membiayai semua yang diperintahkan untuk mematuhi standar hukum, moral, dan profesional perilaku dalam pemenuhan tanggung jawab profesional mereka. Standar perilaku profesional diatur sebagaimana dalam kode ini untuk meningkatkan kinerja semua orang yang terlibat dalam keuangan publik.

Pribadi Standar

Petugas pembiayaan pemerintah harus menunjukkan dan mendedikasikan cita-cita tertinggi, kehormatan dan integritas dalam semua hubungan masyarakat serta pribadi untuk mendapat rasa hormat, kepercayaan dan keyakinan yang mengatur pejabat, karyawan dan masyarakat. Mereka harus mematuhi praktek profesional yang telah disetujui dan merupakan standar yang dianjurkan.

Tanggung Jawab Pejabat Publik

Petugas pembiayaan pemerintah harus mengakui dan bertanggung jawab sebagai pejabat di sektor publik. Mereka harus menjunjung tinggi undang-undang, konstitusi, dan peraturan yang mengatur tindakan mereka dan melaporkan pelanggaran hukum kepada pihak yang berwenang.

Pengembangan Profesional

Petugas pembiayaan pemerintah bertanggung jawab untuk menjaga kompetensi mereka sendiri, untuk meningkatkan kompetensi kolega mereka dan untuk memberikan dorongan bagi mereka yang ingin memasuki bidang keuangan pemerintah. Petugas pembiayaan pemerintah bertanggung jawab kepada petugas keuangan untuk meningkatkan keunggulan dalam pelayanan publik.

Integritas Profesional – Informasi

Petugas pembiayaan pemerintah harus menunjukkan integritas profesional dalam penerbitan dan pengelolaan informasi. Mereka harus sensitif dan responsif terhadap pertanyaan dari masyarakat dan media dalam kerangka kebijakan pemerintah negara bagian atau lokal.

 

Integritas Profesional – Hubungan

Petugas pembiayaan pemerintah harus bertindak dengan kehormatan, integritas dan kebijakan dalam semua hubungan profesional. Mereka akan mempromosikan kesempatan kerja yang sama sehingga tidak terdapat diskriminasi, pelecehan atau praktik yang tidak adil lainnya.

 

Konflik Kepentingan

Petugas pembiayaan pemerintah harus secara aktif menghindari munculnya kenyataan yang berbenturan dengan kepentingan. Mereka tidak akan menggunakan milik umum atau sumber daya demi kepentingan pribadi atau politik.

Sumber : http://jendelahati.net/mendidik-anak-usia-4-hingga-10-tahun/

Penjual Asesoris Motor Banjir Rezeki

Penjual Asesoris Motor Banjir Rezeki

Penjual Asesoris Motor Banjir Rezeki

Penjual Asesoris Motor Banjir Rezeki

Penjual Asesoris Motor Banjir Rezeki

BANDUNG – Penjual asesoris motor di kawasan jalan Soekarno-Hatta Bandung, kebanjiran

rezeki setiap musm mudik lebaran. Pasalnya, Jalan Soekarno-Hatta sendiri merupakan jalur utama pemudik motor yang melintas Kota

“Kebanyakan yang membeli sarung tangan dan kacamata buat anak-anak dan perempuan,

mungkin karena perjalanan jauh jadi mereka butuh itu” ujar Rahendi, salah seorang pedagang di Jala Soekarno Hatta, Rabu (7/8).

Menurut penuturan Rahendi rata-rata dirinya mendapat keuntungan Rp 100.000 hingga Rp

150.000 per hari, selama musim mudik dan balik lebaran. Selain pedagang yang sudah biasa berjualan di sepanajnga Jl. Soekarno-Hatta, selama musim mudik dan balik lebaran ini, banyak juga pedagang tambahan atau dadakan yang berjualan.

 

Baca Juga :

Yang Tersisa dari acara 17-san

Yang Tersisa dari acara 17-san

Yang Tersisa dari acara 17-san

Yang Tersisa dari acara 17-san

Yang Tersisa dari acara 17-san

Lembang- Sabtu (17/8) lalu. Masih tentang perayaan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-68.

Selalu ada cara tersendiri dan berbeda di setiap daerah dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Di daerah Lembang, setiap tahunnya selalu di selenggarakan pawai yang diikuti oleh seluruh desa se-Kecamatan Lembang.

 

Dari mulai pukul 10 pagi, warga Lembang yang akan mengikuti dan menyaksikan pawai

beramai-ramai berkumpul di kawasan Alun-Alun Lembang. Banyak sekali warga yang menyaksikan serta mengikuti pawai, sehingga Alun-alun di padati warga dan juga pedagang.

Para peserta yang akan mengikuti pawai berlomba-lomba menghias kendaraannya agar

menjadi unik, serta orang-orang yang berdandan nyentrik tambah memeriahkan suasana. Seperti kendaraan yang di hias menjadi bentuk perahu bajak laut serta di tambah dengan perpaduan Dj yang memainkan musik. Tak lupa juga para peserta pawai berdandan ala bajak laut, dan masih banyak lagi kendaraan dan peserta unik lainnya. Rute pawai biasanya di mulai dari Alun-alun Lembang, lalu mengelilingi jalan-jalan besar di kawasan Lembang.

“Memang setiap Agustusan kami ikut pawai, ya ini mungkin bentuk semangat kami sebagai generasi muda”, ujar Acis salah satu warga di Lembang yang mengikuti pawai. –Nat-

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/18989/jaring-jaring-balok

P2TP2A Jabar Pulangkan Korban Trafficking

P2TP2A Jabar Pulangkan Korban Trafficking

P2TP2A Jabar Pulangkan Korban Trafficking

P2TP2A Jabar Pulangkan Korban Trafficking

P2TP2A Jabar Pulangkan Korban Trafficking

BANDUNG-Barat telah kembali memulangkan korban Traffing kali ini berasal dari Batam. Korban tersebut sebanyak tujuh orang yang semuanya adalah perempuan. Dua orang diantaranya masih dibawah umur dan dua orang lainnya adalah ibu dan anak. Korban tersebut datang pada hari Jumat (9/8) dan langsung dibawa ke P2TP2A Jawa Barat sehingga kasusnya dapat langsung ditangani. Para korban berasal dari daerah Cianjur, Bandung dan Cimahi.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Prov. Jawa Barat Netty Heryawan mengungkapkan, sebenarnya pihaknya pernah memulangkan korban traffiking sebanyak 16 orang tetapi pada kasus sekarang ini dengan korban sebanyak 7 orang menjadi bahan perbincangan. “Hal ini disebabkan ada pihak tertentu atau oknum tertentu yang mendompleng atau menumpangi sehingga kasus ini harus dikembangkan lebih jauh lagi,” jelas Netty dalam arahannya ketika Meninjau Korban Trafficking Warga Jawa Barat di kantor P2TP2A Jl. Wastukencana Bandung, Rabu (14/8).

Panit I Unit Trafficking dan People Smugling Subdit 4 Direskrimum Polda Jabar, AKP Yayah

Rokayah mengatakan, “Para korban akan dijanjikan untuk bekerja di Malaysia sebagai Cleaning Service oleh agen penyalur tenaga kerja.” Terdapat kendala dalam pemulangan korban dari Batam karena untuk memulangkan saja harus ada prosedur khusus.

“Kendala yang terutama dalam pembuatan laporan karena adanya 2 orang korban yang masih dibawah umur dan masih sekolah,” jelasnya.

Dalam arahannya, Netty menyoroti jalinan kerjasama antarwilayah yang mendesak dikuatkan. “Yang menjadi tindak lanjut dari kasus ini yaitu akan melakukan peninjauan ulang atau melakukan penguatan kerjasama antara Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi-Provinsi lainnya khususnya provinsi yang lain yang tempat permasalahan antara lain Babel, Kepri (Kepulauan Riau), dan Kalimantan Barat. Selain itu juga Jawa Barat akan meningkatkan dan memperbaiki pola alur komunikasi antar gugus tugas karena ternyata ada pihak yang ingin memancing di air keruh dengan mencoba masuk dengan pola yang tidak biasa dan mengambil keuntungan.”

Netty menandaskan, pihaknya akan mencoba memetakan ulang program-program yang ada di

OPD di Jawa Barat dengan menguatkan peran dan fungsi OPDnya. “Sehingga korban traffing tidak menjadi korban untuk kedua kali dan kemudian diikuti dengan adanya pemberdayaan bagi korban sehingga dapat membuka lapangan kerja sendiri,“ tegasnya.

P2TP2A menyatakan pihaknya akan terus mengembangkan proses hukum yang berjalan

sehingga benang merah dapat ditemukan karena dari awal prosesnya tidak benar begitu juga dalam pembuatan pasport yang ilegal. Untungnya para korban sangat kooperatif sehingga proses hukum tidak tersendat.

Hadir pada peninjauan tersebut Kepala BP3APKKB Prov. Jabar Neni Kencanawati, Perwakilan dari Polda Jabar AKP Yayah Rokayah, Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Prov. Jabar Hadadi, Perwakilan Pengurus P2TP2A Jabar.

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/18988/apa-itu-teks-laporan-hasil-observasi

Asal-Usul Gunung Tangkuban Perahu

Asal-Usul Gunung Tangkuban Perahu

Asal-Usul Gunung Tangkuban Perahu

Asal-Usul Gunung Tangkuban Perahu

Asal-Usul Gunung Tangkuban Perahu

Kisah ini bermula dari seorang dewa dan seorang dewi

yang karena kesalahan yang dibuatnya di kayangan, akhirnya harus menjalani hukuman di dunia. Keduanya dihukum untuk berbuat kebaikan dalam hidupnya di bumi dalam bentuk seekor babi hutan dan seekor anjing. Babi hutan jelmaan dewi itu bernama Wayung Hyang, sedangkan anjing jelmaan dewa itu bernama Tumang. Wayung Hyang karena dihukum sebagai babi hutan atau celeng, maka ia berusaha melakukan berbagai kebaikan di dalam sebuah hutan. Sementara Tumang, sang anjing jelmaan dewa itu mengabdi sebagai anjing pemburu pada seorang raja yang bernama Sumbing Perbangkara.

Pada suatu hari, raja Sumbing Perbangkara berburu ke hutan

di tepi kerajaan. Di suatu tempat yang dekat dengan tempat tinggal babi hutan Wayung Hyang, Sumbing Perbangkara ingin sekali kencing. Ia kemudian kencing dan tanpa sengaja, tertampung dalam sebuah batok kelapa. Selang beberapa saat, babi hutan Wayung Hyang yang sedang kehausan kemudian meminum air kencing Sumbing Perbangkara. Siapa sangka, Wayung Hyang akhirnya hamil.

 

Sumbing Perbangkara yang pada dasarnya memang suka berburu kembali ke hutan tersebut setelah berbilang bulan, tepat saat Wayung Hyang melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Sumbing Perbangkara yang berburu kijang mendengar suara tangisan bayi. Ditemani anjing pemburunya Tumang, ia akhirnya menemukan bayi perempuan yang tak lain adalah anaknya sendiri. Terpikat oleh keelokan paras bayi itu, Sumbing Perbangkara membawanya pulang dan mengangkatnya sebagai anak. Bayi perempuan itu kemudian diberi nama Dayang Sumbi.

 

Dayang Sumbi kemudian semakin dewasa dan tumbuh menjadi seorang putri

yang berparas elok. Kecantikan tersiar ke segenap penjuru kerajaan hingga didengar raja-raja dan para pangeran. Dayang Sumbi diperebutkan. Perang besar terjadi di mana-mana. Merasa tidak nyaman dengan perang yang terjadi di mana-mana karena memperebutkan dirinya, Dayang Sumbi akhir meminta kepada ayahnya raja Sumbing Perbangkara untuk menyendiri dan pergi dari kerajaan. Sumbing Perbangkara akhirnya mengijinkannya dan memberikan Tumang si anjing pemburu untuk menemaninya. Dayang Sumbi tinggal di sebuah pondok di tepi hutan. Dengan kehidupannya yang sederhana tak seorangpun yang tahu bahwa ia adalah Dayang Sumbi yang diperebutkan banyak raja dan pangeran. Di pondok itu ia mengisi kegiatannya dengan menenun.

WARNA-WARNI PENGALAMAN DI NGO CONNECTION DAY

WARNA-WARNI PENGALAMAN DI NGO CONNECTION DAY

WARNA-WARNI PENGALAMAN DI NGO CONNECTION DAY

WARNA-WARNI PENGALAMAN DI NGO CONNECTION DAY

WARNA-WARNI PENGALAMAN DI NGO CONNECTION DAY

Itulah penggalan kalimat pembuka yang menggugah mata dan hati saya

saat menyadari betapa  besarnya manfaat dari tekhnologi informasi kini. Karena tekhnologi bukan lagi sekedar keinginan, tapi menjadi kebutuhan bahkan mungkin ketergantungan. Kenapa ketergantungan? Contoh kecilnya saja, apa yang terjadi apabila hp kita tertinggal dirumah?? 90% kemungkinan kita pasti balik lagi ke rumah kan?? Coba kalau dompet kita yang ketinggalan, apa kita akan balik lagi ke rumah?? Sebagian besar dari kita mungkin memilih untuk menelepon orang rumah untuk mengantarkan dompet atau bahkan memilih untuk meminjam uang kepada orang terdekat daripada pulang lagi ke rumah. Iya ga?? Hal ini menunjukkan bahwa tekhnologi telah menjadi teman setia dalam hidup kita.

Dan bicara mengenai tekhnologi, kali ini saya ingin menceritakan mengenai pengalaman

saya dalam menghadiri acara yang hebat buat para NGO. Pada tanggal 23 April 2014 lalu, microsoft bersama ASEAN Foundation telah mengadakan NGO Connection Day 2014.
Acara yang bertempat di Gran Melia Hotel ini berlangsung sangat baik, dan sukses memikat hati saya. Saya sebagai anggota NGO merasa sangat terhormat datang diacara tersebut. Karena disana hadir para figur hebat seperti Bpk Ruben Hattati (Direktur Corporate Affairs, Microsoft Indonesia), Ms. Elaine Tan  (Direktur Eksekutif, ASEAN Foundation), Gillian Pearl (Technology for good, Microsoft asia Pasific), Simon Gee (Director, Program Development, Techsoup Asia Pasific) dan berbagai figur penting lainnya.

 Dalam acara luar biasa tersebut, kami peserta dari berbagai NGO

dijelaskan mengenai Apa Itu Cloud, Apa yang Perlu dipertimbangkan untuk pindah ke Cloud, bagaimana migrasi ke cloud dengan office 365, demo office 365, langkah mendaftar office 365 untuk nirlaba & Techsoup, dan juga yang ga kalah keren adalah belajar mengenai coding.

Awalnya saya kira koding itu susah, rumit

ruwet dan berbagai pikiran negatif thingking lainnya muncul dibenak saya ketika harus coding. Karena yang namanya koding ya bahasa pemrograman komputer yang bahasanya aneh, kayak biner, html, dan seg udang istilah rumit lainnya. Namun, segala pikiran buruk saya seolah runtuh ketika disana kami diajak bermain-main koding. Kalau anda bertanya, “kok bisa?”. Jawabannya ada pada code.org , disana kita akan diajarkan mengkoding dengan istilah atau bahasa sehari-hari, bukan lagi bahasa komputer. Contohnya: disana kita bisa layaknya bermain angry bird, si burung merah harus menangkap si babi hijau, nah kita lah yang harus menuliskan kodingan untuk menggerakkan si burung tersebut. Seru kan??
ANTARA EMANSIPASI & EKSPLOITASI WANITA

ANTARA EMANSIPASI & EKSPLOITASI WANITA

ANTARA EMANSIPASI & EKSPLOITASI WANITA

ANTARA EMANSIPASI & EKSPLOITASI WANITA

Jika, wanita masa Ibu Kartini, dipaksa menjual harga dirinya kepada Belanda,
wanita kini dengan rela menjual segalanya demi uang sekian juta.
Jika, Ibu Kartini di zaman Belanda berusaha menyadarkan wanita dari kebodohan dan penjajahan,
maka ‘Kartini’ sekarang mesti menyadarkan wanita bahwa dirinya lebih mulai daripada uang sekian juta.
Jika dahulu kala, wanita disimpan  untuk memuaskan pria,
kini ia dipajang dalam iklan untuk memuluskan komoditas yang dipasarkan,

Bahkan tak jarang wanita itu sendiri telah menjadi komoditas

yang diperdagangkan. Bukankah mobil mulus akan terlihat lebih indah jika diduduki wanita mulus? Bukankah rokok akan lebih laris jika dijajakan oleh wanita yang menantang? Tidakkah minuman akan lebih menarik jika memperlihatkan sedotan wanita? Dan, lihatlah berjajar stand-stand aneka jenis produk. Bukankah 90% yang menjajakannya adalah para wanita dengan baju seksi dan rok pendek yang dengan ramahnya mereka akan menawarkan produk tsb kepada pengunjung? 

Begitulah, dengan kemasan yang apik, para pencipta citra

dan pelaku bisnis memanfaatkannya dan mempublikasikan sederetan istilah untuk mempengaruhi persepsi manusia, khususnya wanita. Istilah ‘menarik’, ‘cantik’, ‘anak gaul’, ‘gengsi’, ‘trendy’, dan seabrek lainnya, menjadi trend perkembangan zaman dan pergaulan. Apa hasilnya?? sebagian wanita merasa terlena dengan predikat istilah tersebut. Seluruh pujian akan keindahan fisik oleh para lelaki membuat kita merasa diakui dan dihargai sebagai wanita karena merasa dirinya dipuji dan dipuja oleh setiap mata lelaki yang menatap.  Hasilnya, jiwa materialisme, konsumerisme, dan hedonisme menjadi kebiasaan yang sulit untuk ditinggalkan.
Secara cermat, kita melihat bahwa eksploitasi terhadap wanita diterapkan secara dalam dan sitematis baik dengan kajian teoritis maupun budaya yang praktis. Secara teoritis, doktrin-doktrin agama ditafsirkan sedemikian rupa oleh sekelompok orang untuk mendudukan posisi wanita di bawah kendali laki-laki. Sederet teks-teks sakral dikumpulkan untuk membuktikan bahwa pesan-pesan Tuhan memang memihak laki-laki dan menempatkan perempuan sebagai makhluk yang harus diwaspadai, dimarahi, dan dijadikan abdi laki-laki. Adapun secara ilmiah, para ilmuwan menciptakan sekumpulan teori yang mendukung mitos-mitos tentang perempuan, seperti perempuan itu rendah akalnya, misterius sifatnya, ditakdirkan untuk mengabdi pada laki-laki, dan tidak kuat fisiknya.

Untuk menghapus semua kesan hina ini

memancarlah semangat mendunia yang menghembuskan isu kesetaraan gender atau emansipasi. Suara-suara yang saling sambung antar generasi ke generasi memberikan andil bagi pembentukan opini dunia terhadap peran dan kedudukan wanita dalam seluruh struktur kehidupan manusia, baik agama, budaya, sosial, ekonomi, maupun politik. Tak urung, sebagai realisasi ide tersebut telah terbentuk gerakan sejagat untuk mengangkat harkat dan martabat wanita yang sepanjang hayat keberadaanya selalu tertindas sebagai makhluk setengah jadi dan warga kelas dua di bumi ini.

Karenanya perbincangan tentang wanita telah menjadi bagian dari kajian filsafat, sains, bahkan agama. Corak pandangan berkembang, mulai dari yang menghinakan hingga yang memuliakan. Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa pria dan wanita adalah berbeda. Banyak penelitian dan buku ditulis untuk membuktikannya. Perbedaan itu tidak hanya menyangkut jenis kelamin saja, tetapi juga faktor-faktor lain yang melekat pada keduanya. Namun, perbedaan tersebut bukanlah ingin menunjukkan kekurangan dan ketidaksempurnaan pada salah satunya, tetapi sebaliknya, itu merupakan hikmah penciptaan dan karya utama dari Sang Kholiq.

Kesempurnaan manusia, tidaklah dipandang dari sudut biologis dan anatomi tubuhnya, melainkan dari psikologis dan konstruksi ruhaninya. Dengan demikian, wanita memiliki andil setara dengan pria dalam menggapai kesempurnaan diri dari seluruh aspeknya, karena ruhani manusia tidak memiliki label jenis kelamin. Artinya, hakikat kemanusiaan bukanlah pria dan bukan pula wanita. Melainkan, sejauh mana aktualisasi potensi kemanusiaanlah yang menjadi ukuran derajat manusia di sisi Sang Pencipta.

Emansipasi, jangan eksplorasi. 

Wanita punya hak atas pendidikan, kehidupan, kebebasan yang sama seperti kaum pria.  Tidak ada lagi perbedaan antara kaum pria dan wanita atas hak nya, bukan  berarti kita lantas bisa bebas seenaknya menjadi wanita karir tanpa mengurusi keluarga. Karena kebebasan disini dengan cara yang adil, yaitu menempatkan sesuatu ditempatnya. Dan kita seharusnya sadar akan peran kita sebagai wanita. Wanita tetaplah seorang anak bagi orang tua, istri bagi suami dan ibu dari anak-anaknya. Dan wanita merupakan  madrasah pertama bagi anak-anaknya.Sehingga kualitas generasi penerus bangsa tergantung pada peran wanita sebagai ibu.
DPRD Jabar Rampungkan Seleksi Anggota KPID

DPRD Jabar Rampungkan Seleksi Anggota KPID

DPRD Jabar Rampungkan Seleksi Anggota KPID

DPRD Jabar Rampungkan Seleksi Anggota KPID

DPRD Jabar Rampungkan Seleksi Anggota KPID

BANDUNG. DPRD Jabar, berkenaan dengan penjaringan anggota KPID, diakhir tahun 2014 telah

berhasil merampungkan seleksi Anggota KPID. Sesuai dengan kewenangan yang dimiliki DPRD Jabar melalui Komisi I, DPRD Jabar telah melaksanakan fit and proper test kepada 14 calon anggota KPID yang lolos dalam tes tertulis dari pansel, ungkap Ketua Komisi I DPRD Jabar, H. Syahrir dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (5/1).

Syahrir, lebih lanjut memaparkan untuk fit and proper test, dari 14 calon anggota KPID

diinterview  oleh anggota Komisi I. Adapun materi yang dijadikan bahan interview diantaranya integritas serta komitmen para calon untuk memajukan bidang penyiaran di Jabar.

Dari proses seleksi tersebut, dalam pleno di Komisi I DPRD Jabar telah menetapkan 7 anggota KPID dari 14 calon yang mengikuti fit and proper test. Dari 7 nama yang ditetapkan tersebut, sudah diserahkan kepada pimpinan DPRD Jabar. Selanjutnya oleh pihak DPRD Jabar diserahkan kepada Pemprov. Jabar. Tahap berikutnya, Pemprov. Jabar yang akan mengumumkan nama yang terpilih menjadi anggota KPID Jabar.

Menurut Syahrir, dari 7 nama yang terpilih menjadi anggota KPID Jabar, 3 merupakan

incumbent, keterwakilan kuota 30 persen untuk perempuan juga terpenuhi serta semua kalangan profesi juga terwakili.

Di sisi lain, Anggota Komisi I DPRD Jabar, M. Ikbal dalam keterangannya secara terpisah mengatakan dalam seleksi penetapan 7 anggota KPID Jabar  berjalan objektif, optimis tidak ada titipan kepentingan politis. Oleh karenanya, diharapkan anggota KPID yang terpilih dapat memajukan perkembangan dunia penyiaran, terutama lembaga penyiaran lokal di Jabar.

 

Baca Juga :

 

 

Mencontoh Akhlak Rasulullah SAW

Mencontoh Akhlak Rasulullah SAW

Mencontoh Akhlak Rasulullah SAW

Mencontoh Akhlak Rasulullah SAW

Mencontoh Akhlak Rasulullah SAW

LEMBANG-Bertempat di Bangsal Srutasala Seskoau, Lembang, Bandung Barat, Wakil Komanda

n Seskoau Marsma TNI Warsono dan ibu Warsono serta para pejabat Seskoau menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1436 Hijriah, Rabu (14/1/2015). Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan upaya Seskoau untuk pembinaan mental dan rohani Islam keluarga besarnya agar senantiasa memiliki perilaku yang baik dalam tugas, keluarga dan hidup bermasyarakat.

Komandan Seskoau Marsekal Muda TNI Potler Gultom, S.H., M.M. dalam sambutannya yang

dibacakan Wadanseskoau Marsma TNI Warsono mengatakan, setiap kita memperingati peristiwa besar seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan pada hari ini, banyak hikmah dan manfaat yang dapat kita petik. Salah satunya kita diingatkan kembali untuk memperkuat kesadaran dan komitmen untuk mencontoh serta meneladani apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah dalam menjalani kehidupan ini. ”Oleh sebab itu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 Hijriyah kali ini, tidak sekedar mengikuti acara rutinitas semata, akan tetapi merupakan sarana untuk lebih memahami dan menghayati makna yang terkandung di dalamnya serta dapat diwujudkan pada sikap dan perilaku prajurit TNI umumnya dan khususnya warga Seskoau dalam mengemban tugas-tugas yang telah diemban”, ujar Marsda TNI Potler Gultom, S.H., M.M.

Sedangkan Ustadz Cecep Firdaus, S.Hi. dalam ceramahnya menyatakan, maknai peringatan

Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mencontoh akhlak Rasulullah SAW mulai dari yang terkecil sampai dengan yang terbesar. Ciri-ciri umat muslim yang mencontoh akhlak Rasulullah yaitu ditandai antara lain, ibadah yang kita laksanakan semakin berkualitas, akidah senantiasa dijaga kemurniannya dan akhlak kita menjadi lebih baik, karena sesungguhnya Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW ke dunia untuk menyempurnakan Akhlak manusia.

 

Sumber :

Ketahui Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Untuk Menghasilkan Tulisan Berkualitas