Meningkatkan Pemahaman Mengenai Pentingnya Sarapan Bagi Siswa

Meningkatkan Pemahaman Mengenai Pentingnya Sarapan Bagi Siswa – Konflik gizi anak sekolah di Indonesia masih memerlukan perhatian menurut aneka macam pihak.

Anak sekolah membutuhkan energi yg akbar untuk masa pertumbuhan & aktivitas sehari-hari.

Oleh karenanya, mereka memerlukan asupan nutrisi yang sempurna untuk membantu masa pertumbuhan serta memaksimalkan proses pembelajaran.

Melihat dalam https://www.bukuinggris.co.id status gizi anak Indonesia, Mondelez International melalui acara Joy Schools berkomitmen buat memberdayakan anak sekolah buat merogoh langkah-langkah positif dalam menjaga kesejahteraan mereka.

“Dalam kurun waktu dua tahun, program Joy Schools sudah sukses menaikkan pemahaman para anak didik SDN Bangka 03 Jakarta terhadap pentingnya sarapan sebanyak 21 % apabila dibandingkan tahun kemudian,” istilah Khrisma Fitriasari, Head of Corporate and Government Affairs Mondelez Indonesia di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Dikatakannya, Joy Schools menjadi acara kemitraan komunitas berfokus dalam 3 area yakni edukasi nutrisi yang mengajarkan norma sarapan pagi dengan menaruh makanan tambahan bergizi tiga kali dalam seminggu.

Kedua, akses pada makanan sehat menggunakan cara mengajak para siswa buat berkebun dan menanam tanaman segar di halaman sekolah sebagai akibatnya para siswa sanggup mendapatkan manfaat berdasarkan berkebun.

“Ketiga merupakan aktivitas fisik yg mempromosikan majemuk permainan kreatif melalui banyak sekali kreasi atau donasi indera-indera olah raga,” ucapnya.

Program Joy Schools bekerja sama dengan Yayasan Emmanuel & berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kesehatan tingkat propinsi DKI Jakarta.

Program berkelanjutan dari Mondelez International ini sudah bermitra menggunakan 5 sekolah pada tiga lokasi, yaitu Jakarta (Sekolah Dasar Negeri Bangka 03, Sekolah Dasar Negeri Bangka 07, dan SDN Pancoran 08), Bandung (SDN Cigugur Tengah), & Cikarang (Sekolah Dasar Negeri Wangun Harja 02).

Di Indonesia, program Joy Schools telah melibatkan 247 karyawan menjadi relawan dengan total kegiatan acara mencapai 1.011 jam.

Selain pada Indonesia, acara Joy Schools sudah diimplementasikan pada Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam serta memberikan efek positif pada 11.500 siswa sekolah.

Terinspirasi berdasarkan acara Joy Schools, kali ini KRAFT turut berpartisipasi melalui “KRAFT Berbagi Kreasi”, sebuah aktifitas digital sang KRAFT yang mengonversi setiap resep yg diunggah sebagai 5 butir buku.

Sekitar 1.200 buku akan disumbangkan buat anak sekolah dalam acara Joy Schools.

“Kami berharap acara Joy School mampu mendapat respon yg baik serta menaruh pengaruh positif terhadap peningkatan norma hayati sehat & status gizi anak sekolah di Indonesia. Di masa mendatang kami optimis buat keberlanjutan acara dan bisa bermitra dengan sekolah pada daerah lainnya pada Indonesia,” istilah Khrisma.

baca juga: Meningkatkan Daya Saing Global Melalui Budaya Penelitian di SMA

Meningkatkan Daya Saing Global Melalui Budaya Penelitian di SMA

Meningkatkan Daya Saing Global Melalui Budaya Penelitian di SMA – Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) telah dibuka oleh Purwadi Sutanto, Direktur Direktorat Pembinaan SMA dan berlangsung tanggal 15-20 Oktober 2018 di kota Semarang, Jawa Tengah.

Tahun ini OPSI 2018 mengangkat tema ”Meneliti Itu Seru” dan diikuti 275 SMA dan fifty five Madrasah Aliyah dari 30 provinsi. Dari 1.593 notion penelitian tersaring sebanyak 900 naskah laporan penelitian di tahap penilaian naskah dan kemudian menjadi a hundred and five naskah terbaik dari 199 siswa di babak final.

Bidang lomba pada OPSI tahun 2018 dikelompokkan menjadi 3 kategori bidang penelitain, yaitu:

Bidang Matematika, Sains, dan Teknologi (Math, Science, and Technology)
Bidang Fisika Terapan dan Rekayasa (Applied Physics and Engineering)
Bidang lmu Sosial dan Humaniora (Social Sciences and Humanities)

Menciptakan daya saing berbasis iptek

OPSI merupakan salah satu agenda dari Kemendikbud yang secara konsisten diselenggarakan bahkan sejak tahun 1977 ketika bernama Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR).

Dalam https://www.sekolahan.co.id  6 tahun terakhir ini OPSI telah berafiliasi dengan beberapa ajang kompetisi penelitian bereputasi sehingga para pemenang dalam ajang ini akan dikirim dalam ajang penelitian tingkat internasional.

“OPSI semakin memiliki nilai strategis sebagai salah satu wahana meningkatkan mutu pembelajaran dan pendidikan kita. Kita dituntut untuk meningkatkan daya saing ekonomi global yang lebih menekankan pada kreatifitas dan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi,” jelas Direktur Direktorat Pembinaan SMA Purwadi Sutanto.

Melahirkan inovator dan wirausahawan

Purwadi menambahkan, dalam konteks daya saing worldwide, pendidikan dasar dan pendidikan menengah serta pendidikan vokasi bertanggung jawab menumbuhkan daya inovasi dan kreasi untuk menjamin lahirnya para innovator dan entrepreneur.

Untuk itu sekolah diharapkan menjadi tempat untuk menumbuhkan dan memperkuat potensi inovasi dan daya saing melalui STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics), baik melalui intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah memikirkan tindak lanjut pembinaan dan penghargaan kepada siswa berprestasi dan karyanya. Penghargaan dan perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual dan paten karya mereka juga harus dibina secara serius,” tegas Purwadi.

Budaya penelitian jadi menyenangkan

Hal senada disampaikan Juandanilsyah Kasubdit Peserta Didik, “OPSI ingin mengubah pandangan umum siswa terhadap penelitian yang dianggap serius, sulit dan membosankan.”

Juanda berharap melalui ajang OPSI ini akan dapat menumbuhkan minat penelitian siswa. “OPSI ingin memberikan siswa pengalaman meneliti dengan cara menyenangkan, sehingga minat meneliti terus meningkat dan dapat ditularkan pada teman dan lingkungannya,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini juga diluncurkan secara resmi buku “Meneliti Itu Seru” yang disusun oleh pembina OPSI dan diterbitkan Direktorat Pembinaan SMA, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud.

Karya buku “Meneliti Itu Seru” dimaksudkan sebagai wujud nyata untuk mencapai tujuan OPSI dan juga untuk memberikan panduan penelitian bagi peneliti muda.

baca juga: Efektifkah Menggunakan Hand Sanitizer untuk Membersihkan Tangan?

Efektifkah Menggunakan Hand Sanitizer untuk Membersihkan Tangan?

Efektifkah Menggunakan Hand Sanitizer untuk Membersihkan Tangan? – Cuci tangan gunakan sabun (CTPS) adalahupaya yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menangkal penyakit. Cara ini dinilai dapat memutus rantai penyebaran kuman penyebab penyakit menular. Apalagi ukuran kuman yang barangkali tersentuh oleh tangan paling kecil dan tidak bisa terlihat oleh mata telanjang.

Namun, dikomparasikan cuci tangan gunakan sabun, tidak sedikit orang lebih memilih memakai tisu basah atau hand sanitizer untuk mencuci tangan. Ini seringkali dilakukan ketika tidak tersedianya air dan sabun di lokasi. Padahal, CTPS terbukti menurunkan risiko penyakit diare, menangkal infeksi cacing, infeksi mata, penyakit kulit, penyakit kronis sampai kematian.

Oleh karena tersebut perilaku CTPS paling disarankan. Di samping itu, CTPS pun dapat meminimalisir kematian bayi baru lahir. Lalu efektifkah cuci tangan memakai tisu basah dan hand sanitizer?

“Yang anda dorong libur tangan gunakan sabun dengan air mengalir. Tapi kalo nggak ada seringkali kita gunakan tisu basah sebab berisi antiseptik walaupun nggak semaksimal cuci tangan gunakan sabun,” ujar Kasubdit Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja, Direktorat Kesehatan Keluarga, drg. Wara Pertiwi O, MA.

Senada dengan drg. Wara, dr Kuntjoro Adi Purjanto, MKes selaku Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyatakan cuci tangan mesti memakai air mengalir dan sabun. Oleh sebab itu, cuci tangan memakai air saja tidaklah lumayan menyingkirkan kuman dan bakteri yang terdapat di tangan. Sementara, guna jenis sabun yang digunakan dapat sabun apa saja.

“Cuci tangan gunakan air tersebut kurang, bahkan ngeri. Yang jelas, yang diperlukan antiseptiknya. Jadi sabun terdapat proses pembersihnya. Saya juga menyakini orang inginkan operasi pun gunakan sabun. Awalnya gunakan alkohol emang dan tersebut sebagai buktu dapat menjadi penularan penyakit,” kata dr Kuntjoro.

Baca Juga:

v

Syarat Tumbuh Tanaman Nilam

Syarat Tumbuh Tanaman Nilam

Sebelum melaksanakan budidaya tanaman nilam, kamu mesti mengenal terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman nilam ini. Dengan paham syarat tumbuh tanaman nilam ini pasti saja kamu jadi paham tanaman nilam cocoknya ditanam didaerah yang layaknya apa. Sehingga pada sistem budidaya tanaman nilam tidak terjadi kegagalan panen.

Syarat Tumbuh Tanaman Nilam

Mengetahui syarat tumbuh tanaman nilam ini cukup penting, dikarenakan tanaman nilam kalau ditanam di daerah yang tepat, maka dapat berproduksi secara maksimal. Maka berasal dari itu ada baiknya kamu paham terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman nilam ini.

Syarat Tumbuh Tanaman Nilam

Tanaman nilam sanggup tumbuh dan berproduksi baik pada daerah bersama ketinggian 0-1.200 m di atas permukaan laut (dpl). Namun dia dapat tumbuh dan berproduksi optimum pada daerah bersama ketinggian 10-400 m dpl.

Curah hujan yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman nilam 2.300- 3.000 mm/tahun. Suhu hawa antara 24 -28°C bersama kelembapan di atas 75%. Intensitas penyinaran untuk mengolah minyak nilam optimal berkisar 75-100%.

Tanaman nilam membutuhkan tanah yang subur dan gembur, dan juga mesti banyak air, tetapi tidak tahan genangan air. Oleh dikarenakan itu, mesti dibuat drainase (pengairan) yang baik dan sanggup menghambat air.

Tanaman ini terhitung tumbuh baik pada tanah bertekstur lempung sampai simak berpasir, bersama pH 5,5 – 7.

Selengkapnya : https://www.lele.co.id/

Oppo R1x

Keunggulan serta Kekurangan Oppo R1x

Keunggulan serta Kekurangan Oppo R1x

Meneruskan tradisi smartphone seri R, Oppo merilis R1x bersama dengan utamakan sisi desain di atas segalanya. Namun bukan bermakna Oppo tak mengikuti performa dan fitur-fitur di dalamnya. Perlu diketahui, Oppo R1x hanya dijual didalam kuantitas terbatas karena tingkat kesulitan didalam produksinya.

Oppo R1x

Kelebihan

Back cover 3D berkilau. Kami jamin, siapa pun Anda yang gunakan Oppo R1x tentu akan merasa sayang kecuali perlu menutupi anggota belakangnya bersama dengan casing pelindung. Pasalnya, anggota belakang Oppo R1x adalah titik pesonanya, dibuat dari material kaca bersama dengan layer 3D yang bisa berkilau seperti berlian.

Bahkan saking cantiknya, bukan tidak barangkali smartphone ini bisa tingkatkan rasa yakin diri penggunanya karena wujud dan desainnya yang unik.

Layar bersama dengan teknologi PixelEye. Layar 5 inci IPS milik Oppo R1x hanya beresolusi 720p. Namun kualitasnya sudah seperti layar bersama dengan resolusi 1080p. Layarnya kinclong, terang, dan bisa menampilkan saturasi warna yang optimal.

ColorOS 2.0.1 bersama dengan fitur gesture. Sebagai salah satu perintis fitur gesture, Oppo menyediakan keseluruhan sepuluh gesture dan motion terhadap R1x. Misalnya, cubit layar bersama dengan tiga jari untuk aktfikan aplikasi kamera, bikin garis vertikal bersama dengan dua jari di layar untuk membuat perubahan volume, atau bikin garis bersama dengan tiga jari untuk menaruh screenshot.

Kustomisasi maksimal. Hobi gonta-ganti theme smartphone? Anda tentu akan bahagia bersama dengan apa yang ditawarkan Oppo R1x. Ada lebih dari 100 theme gratis yang disediakan. Jika kurang, Anda termasuk bisa mengganti jenis huruf sistem bersama dengan ribuan jenis font yang bisa di-download secara gratis.

Performa game memuaskan. Oppo R1x mengandalkan CPU 8-core Snapdragon 615 dan GPU Adreno 405. Ditambah RAM berkapasitas 2 GB, performanya pas menggerakkan game berat, termasuk Reckless Racing 3 anehnya bisa berjalan bersama dengan lancar. Padahal, rata-rata smartphone lain bersama dengan spesifikasi yang sama tidak bisa menjalankannya bersama dengan lancar.

Kamera terlalu jernih. Duet kamera 13 MP dan 5 MP milik Oppo R1x termasuk jadi nilai plus dari smartphone ini. Saat membidik obyek maupun menangkap gambar, kameranya bekerja bersama dengan begitu cepat. Belum lagi, tersedia mode Ultra HD di mana hasil foto setara seperti kamera 64 MP bersama dengan detil terlalu tajam.

Kekurangan

Tombol menu tanpa backlight. Sangat disayangkan, sebagai smartphone yang utamakan desain dan dibanderol lumayan tinggi, tombol menu Oppo R1x justru tidak memiliki backlight seperti kebanyakan smartphone di bawah Rp2 jutaan.

Penyertaan slot SIM card merasa tanggung. Jika menginginkan gunakan dua SIM card sekaligus, Anda perlu mengorbankan slot microSD. Sebaliknya kecuali menginginkan gunakan microSD, maka Anda hanya bisa gunakan satu SIM card saja.

Kesimpulan

Oppo R1x begitu cantik dilihat berkat anggota belakangnya yang terlihat mewah dan berkilau berkat motif potongan berlian. Tak hanya unggul dari sisi penampilan, performa Oppo R1x termasuk memuaskan, baik untuk bermain game maupun untuk memotret.

Selengkapnya : https://www.caraflashandroid.com/cara-hack-wifi-di-android/

Lenovo A7000

Keunggulan dan juga Kekurangan Lenovo A7000

Keunggulan dan juga Kekurangan Lenovo A7000

Lenovo A7000 merupakan penerus keberhasilan dari Lenovo A6000 yang dirilis di Indonesia sejak dua bulan lalu. Smartphone ramah kantong ini mempunyai performa lebih baik dan terlampau berpotensi menjadi smartphone impian bersama dengan harga di bawah Rp2 juta.

Lenovo A7000

Kelebihan

Harga murah. Lenovo A7000 diperkirakan akan di lepaskan ke pasaran bersama dengan harga Rp1,9 juta saja. Jika benar, maka A7000 tergolong smartphone yang terlampau murah untuk spesifikasi yang dimilikinya. Lenovo sepertinya memang menjadikan A7000 sebagai produk unggulan murah meriah untuk pasar Asia Tenggara.

Octa-core 64-bit dan RAM 2 GB. Tidak banyak smartphone di bawah Rp2 juta yang mempunyai spesifikasi kelas atas. Lenovo A7000 ditopang CPU octa-core 64-bit MediaTek MT6752m bersama dengan GPU dual-core Mali-T760MP2. Untuk mengimbangi kecepatan prosesornya, Lenovo membekali A7000 bersama dengan RAM 2 GB.

Android 5.0. Prosesor 64-bit yang digunakan terasa semakin optimal gara-gara Lenovo A7000 udah gunakan Android Lollipop 5.0 berbasis 64-bit. Hasilnya, skor pengujian AnTuTu Benchmark v5.7 lebih tinggi dibanding saat menjalankannya terhadap OS Android 4.4. Skor AnTuTu milik Lenovo A7000 mencapai 42.833 poin, sedangkan skor 3DMark Ice Storm Extreme mencapai 5.990 poin.

Vibe UI bersama dengan fungsi gesture. User interface Vibe UI terhadap Lenovo A7000 lebih baik dari yang ada terhadap Lenovo A6000. Jumlah theme yang disajikan lebih banyak dan juga ditambah fungsi gesture untuk memudahkan penggunaan terutama untuk menjalankan aplikasi tertentu.

Mengetuk layar dua kali di dalam keadaan mati dapat membangunkan smartphone dari mode sleep. Menjalankan aplikasi seperti kamera atau browser dapat dilakukan bersama dengan cepat, yakni bersama dengan menulis huruf v atau o sementara smartphone di dalam keadaan terkunci.

Speaker teliti bersama dengan Dolby Atmos. Suara speaker Lenovo A7000 (Dolby Atmos) lebih baik dari Lenovo A6000 (Dolby Digital Plus). Padahal, lubang speaker-nya hanya satu bersama dengan dimensi kecil. Volume maksimalnya tidak begitu lantang, tetapi teliti nada yang dihasilkan terdengar optimal, seperti dentuman bass misalnya.

Kamera 8 MP dan 5 MP responsif. Performa kamera Lenovo A7000 sementara menjepret dan menaruh gambar kini lebih cepat terkecuali dibandingkan Lenovo A6000. Begitu pun bersama dengan kamera depannya yang ditambah bersama dengan lima mode shutter untuk memotret bersama dengan mudah gunakan perintah suara, mengedipkan mata, atau melambaikan tangan.

Dimensi besar, tipis, dan ringan. Meski berdimensi besar, Lenovo A7000 masih dapat digunakan bersama dengan satu tangan gara-gara ibu jari dapat menjangkau lebar layarnya. Lenovo A7000 juga terlampau mudah dan juga tidak tebal bersama dengan bobot 140 gram dan ketebalan 0,8 cm. Baterainya juga dapat di lepaskan secara manual.

Layar besar bersama dengan karakter warm. Lenovo A7000 terlampau pas bagi Anda yang butuh smartphone berlayar besar. Dengan layar IPS 5,5 inci 720p, tampilan layarnya mempunyai karakter warm bersama dengan warna kekuningan. Karakter layar berikut terasa lebih nyaman di mata, terutama sementara menatap layar di dalam sementara lama.

Kekurangan

Performa baterai biasa saja. Dengan kapasitas baterai 2.900 mAh, ketahanan baterai Lenovo A7000 biasa-biasa saja. Penggunaan harian bersama dengan satu SIM card, baterainya dapat bertahan pada 12 hingga 14 jam. Pengisian baterainya juga tergolong lama bersama dengan durasi 3 hingga 3,5 jam untuk mengisi dari 0 hingga 100 persen.

Tombol menu tanpa backlight. Tidak seperti Lenovo P90, tombol menu terhadap Lenovo A7000 tidak dapat menyala. Hal ini menjadikannya serupa sama seperti Lenovo A6000. Namun bagi sebagian orang, ketiadaan backlight terhadap tombol menu bukan hal yang mengganggu gara-gara akan terbiasa bersama dengan sendirinya.

Storage terlampau terbatas. Lenovo A7000 datang bersama dengan kapasitas sarana penyimpanan sebesar 8 GB. Namun kapasitas murni yang dapat digunakan hanya 4 GB saja. Kapasitas berikut tentu tak dapat menaruh banyak game HD. Karenanya, Anda perlu mengandalkan memori eksternal.

Kesimpulan

Wajar saja terkecuali banyak yang terbujuk bersama dengan smartphone yang satu ini. Dibanderol di bawah Rp2 juta, Lenovo A7000 menawarkan performa hingga dua kali lebih baik dari pendahulunya, Lenovo A6000. Dengan layar besar 5,5 inci, Lenovo A7000 juga optimal dari sisi handling gara-gara bentuknya yang tidak tebal dan bobotnya yang ringan.

Apa yang Dimaksud dengan PTK dan Apa Ciri-cirinya ?

Apa yang Dimaksud dengan PTK dan Apa Ciri-cirinya ?

Apa yang Dimaksud dengan PTK

Apa yang Dimaksud dengan PTK

Pendahuluan

Anda adalah guru yang sudah banyak jam terbangnya, bukan? Pasti Anda punya banyak pengalaman, baik  manis maupun pahit, dalam mengajar. Pengalaman manis dapat Anda rasakan ketika siswa-siswa Anda berhasil meraih prestasi, yang sebagian merupakan kontribusi Anda. Dan, Anda pasti menginginkan siswa-siswa Anda selalu berhasil meraih prestasi terbaik. Namun, mungkin keinginan Anda yang mulia tersebut lebih sering tidak tercapai karena berbagai alasan. Misalnya, mungkin Anda sering menemukan siswa-siswa tidak bersemangat, kurang termotivasi, kurang percaya diri, kurang disiplin, kurang bertanggung jawab dsb. Pasti Anda sudah melakukan upaya untuk mengatasinya, tetapi mungkin hasilnya masih jauh dari yang Anda inginkan.

Dan Anda masih ingin mengatasi masalah-masalah yang Anda temukan di kelas, bukan? Mengapa tidak mencoba mengatasinya lewat suatu kegiatan penelitian tindakan?  Mendengar kata ’penelitian’ mungkin Anda ingat pengalaman pahit ketika dulu meneliti untuk skripsi Anda karena harus mengembangkan instrumen yang berkali-kali direvisi atas saran dosen pembimbing, harus minta ijin ke sana ke sini, harus terjun ke lapangan menemui responden, yang tidak selalu menyambut dengan ramah kedatangan Anda, harus  kecewa karena angket tidak semua dikembalikan, harus menganalisis data dan seirng tersandung masalah statistik, dan setelah analisis selesai, harus kecewa karena hasilnya tidak selalu siap dipraktikkan di dunia nyata.  dsb. Singkatnya, kegiatan penelitian tidak mudah karena pertanggungjawaban teoretisnya cukup berat.


Anda tidak perlu mengalami itu semua ketika Anda melakukan penelitian tindakan. Mengapa? Karena jenis penelitian ini memang berbeda dengan jenis penelitian lain. Kalau jenis penelitian lain layaknya dilakukan oleh para ilmuwan di kampus atau lembaga penelitian, penelitian tindakan layaknya dilakukan oleh para praktisi, termasuk Anda sebagai guru. Kalau jenis penelitian lainnya untuk mengembangkan teori, penelitian tindakan ditujukan untuk meningkatkan praktik lapangan. Jadi penelitian tindakan adalah jenis penelitian yang cocok untuk para praktisi, termasuk guru.

Mari kita bicarakan hal ikhwal tentang penelitian tindakan. Kalau Anda pernah mempelajarinya, pembicaraan ini berfungsi untuk menyegarkan kembali atau memperkaya apa yang telah Anda ketahui. Kalau Anda belum tahu banyak, lewat pembicaraan ini Anda akan mengenalnya, memahaminya, dan akhirnya berminat untuk melaksanakannya, untuk mencapai cita-cita Anda yang mulia, yaitu meningkatkan keberhasilan mendidik, mengajar dan melatih murid-murid Anda, yang akan memberikan sumbangan yang signifikan pada peningkatkan kualitas pendidikan nasional. Seperti tercantum  dalama UU No. 20/2003 tentang Sisdiknas, Pasal 3, pendidikan nasional befungsi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yang merupakan salah satu tujuan kemerdekaan bangsa kita, seperti dinyatakan pada alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Oleh sebab itu, upaya Anda untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas merupakan amalan mulia karena memberikan kontribusi dalam mengisi kemerdekaan yang telah direbut lewat pengorbanan yang tidak sedikit.


Mari kita menyamakan pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan penelitian tindakan kelas (PTK).

Apa yang Dimaksud dengan PTK dan Apa Ciri-cirinya?

Karena penelitian tindakan cocok untuk para praktisi yang bergelut dengan dunia nyata, maka ia cocok untuk Anda sebagai guru. Anda mungkin heran kenapa istilah ’penelitian’ yang biasanya berkenaan dengan teori sekarang dijodohkan dengan istilah ’tindakan’. Keheranan Anda tidak berlebihan karena memang jenis penelitian ini tergolong muda dibandingkan dengan penelitian tradisional yang telah ratusan tahun dikembangkan. Uraian beberapa butir di bawah ini akan dapat membantu Anda dalam memahami apa yang dimaksud dengan penelitian tindakan (Silakan baca Burns, 1999: 30; Kemmis & McTaggrt, 1982: 5; Reason & Bradbury, 2001: 1).

Penelitian tindakan merupakan intervensi  praktik dunia nyata yang ditujukan untuk meningkatkan situasi praktis. Tentu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya dan ia disebut ’penelitian tindakan kelas’ atau PTK.


Apakah kegiatan penelitian tindakan tidak akan mengganggu proses pembelajaran? Sama sekali tidak, karena justru ia dilakukan dalam proses pembelajaran yang alami di kelas sesuai dengan jadwal. Kalau begitu, apakah penelitian tindakan kelas (PTK) bersifat situasional, kontekstual, berskala kecil, terlokalisasi, dan secara langsung gayut (relevan) dengan situasi nyata dalam dunia kerja? Benar. Apakah berarti bahwa subyek dalam PTK termasuk murid-murid Anda? Benar. Lalu bagaimana cara untuk menjaga kualitas PTK? Apakah boleh bekerjasama dengan guru lain? Benar. Anda bisa melibatkan guru lain yang mengajar bidang pelajaran yang sama, yang akan berfungsi sebagai kolaborator Anda.

Karena situasi kelas sangat dinamis dalam konteks kehidupan sekolah yang dinamis pula, apakah peneliti perlu menyesuaikan diri dengan dinamika yang ada? Benar. Anda memang dituntut untuk adaptif dan fleksibel agar kegiatan PTK Anda selaras dengan situasi yang ada, tetapi tetap mampu menjaga agar proses mengarah pada tercapainya perbaikan. Hal ini menuntut komitmen untuk berpartisipasi dan kerjasama dari semua orang yang terlibat, yang mampu melakukan evaluasi diri secara kontinyu sehingga perbaikan demi perbaikan, betapapun kecilnya, dapat diraih.  Kalau begitu, apakah diperlukan kerangka kerja agar masalah praktis dapat dipecahkan dalam situasi nyata? Benar. Tindakan dilaksanakan secara terencana, hasilnya direkam dan dianalisis dari waktu ke waktu untuk dijadikan landasan dalam melakukan modifikasi.


Apa syarat-syarat agar PTK Anda berhasil?

 

Untuk dapat meraih perubahan yang diinginkan melalui PTK, apakah ada syarat-syarat lain? Betul, silakan baca McNiff, Lomax dan Whitehead (2003). Pertama, Anda dan kolaborator serta murid-murid harus punya tekad dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan komitmen itu terwujud dalam keterlibatan mereka dalam seluruh kegiatan PTK secara proporsional. Andil itu mungkin terwujud jika ada maksud yang jelas dalam melakukan intervensi tersebut. Kedua, Anda dan kolaborator menjadi pusat dari penelitian sehingga dituntut untuk bertanggung jawab atas peningkatan yang akan dicapai.

 

Ketiga, tindakan yang Anda lakukan hendaknya didasarkan pada pengetahun, baik pengetahuan konseptual dari tinjauan pustaka teoretis, maupun pengetahuan teknis prosedural, yang diperoleh lewat refleksi kritis dan dipadukan dengan pengalaman orang lain dari tinjauan pustaka hasil penelitian tindakan), berdasarkan nilai-nilai yang diyakini kebenarannya. Refleksi kritis dapat dilakukan dengan baik jika didukung oleh keterbukaan dan kejujuran terhadap diri sendiri, khususnya kejujuran mengakui kelemahan/kekurangan diri.  Keempat, tindakan tersebut dilakukan atas dasar komitmen kuat dan keyakinan bahwa situasi dapat diubah ke arah perbaikan.

 

Kelima, penelitian tindakan melibatkan pengajuan pertanyaan agar dapat melakukan perubahan melalui tindakan yang disadari dalam konteks yang ada dengan seluruh kerumitannya. Keenam, Anda mesti mamantau secara sistematik agar Anda mengetahui dengan mudah arah dan jenis perbaikan, yang semuanya berkenaan dengan pemahaman yang lebih baik terkadap praktik dan pemahaman tentang bagaimana perbaikan ini telah terjadi. Kutujuh, Anda perlu membuat deskripsi otentik objektif (bukan penjelasan) tentang tindakan yang dilaksanakan dalam riwayat faktual, perekaman video and audio,  riwayat subjektif yang diambil dari buku harian dan refleksi dan observasi pribadi, dan riwayat fiksional.


Kedelapan, Anda perlu memberi penjelasan tentang tindakan berdasarkan deskripsi autentik tersebut di atas, yang mencakup (1) identifikasi makna-makna yang mungkin diperoleh (dibantu) wawasan teoretik yang relevan, pengaitan dengan penelitian lain (misalnya lewat tinjauan pustaka di mana kesetujuan dan ketidaksetujuan dengan pakar lain perlu dijelaskan), dan konstruksi model (dalam konteks praktik terkait) bersama penjelasannya; (2) mempermasalahkan deskripsi terkait, yaitu secara kritis mempertanyakan motif tindakan dan evaluasi terhadap hasilnya; dan (3) teorisasi, yang dilahirkan dengan memberikan penjelasan tentang apa yang dilakukan dengan cara tertentu. Kesembilan,Anda perlu menyajikan laporan hasil PTK dalam berbagai bentuk termasuk:

 

(1) tulisan tentang hasil refleksi-diri, dalam bentuk catatan harian dan dialog, yaitu percakapan dengan dirinya sendiri; (2) percakapan tertulis, yang dialogis, dengan gambaran jelas tentang proses percakapan tersebut; (3) narasi dan cerita; dan (4) bentuk visual seperti diagram, gambar, dan grafik. Kesepuluh, Anda perlu memvalidasi pernyataan Anda tentang keberhasilan tindakan Anda lewat pemeriksaan kritis dengan mencocokkan pernyataan dengan bukti (data mentah), baik dilakukan sendiri maupun bersama teman (validasi-diri), meminta teman sejawat untuk memeriksanya  dengan masukan dipakai untuk memperbaikinya (validasi sejawat), dan terakhir menyajikan hasil seminar dalam suatu seminar (validasi public). Perlu dipastikan bahwa temuan validasi selaras satu sama lain karena semuanya berdasarkan pemeriksaan terhadap penyataan dan data mentah. Jika ada perbedaan, pasti ada sesuatu yang masih harus dicermati kembali.


Apa yang dapat Dicapai lewat Penelitian Tindakan Kelas?

 

Pertanyaan ini dapat diubah menjadi, ”Kapan Anda secara tepat dapat melakukan PTK?” Jawabnya: Ketika Anda ingin meningkatkan kualitas pembelajaran yang menjadi tanggung jawab Anda dan sekaligus ingin melibatkan murid-murid Anda dalam proses pembelajaran (lihat Cohen dan Manion, 1980). Dengan kata lain, Anda ingin meningkatkan praktik pembelajaran, pemahaman Anda terhadap praktik tersebut, dan situasi pembelajaran kelas Anda (Grundy & Kemmis, 1982: 84). Dapat dikatakan bahwa tujuan utama PTK adalah untuk mengubah perilaku pengajaran Anda, perilaku murid-murid Anda di kelas, dan/atau mengubah kerangka kerja melaksanakan pembelajaran kelas Anda. Jadi, PTK lazimnya dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan atau pendekatan baru pembelajaran dan untuk memecahkan masalah dengan penerapan langsung di ruang kelas.

PTK berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran kelas. Di ruangan kelas, PTK dapat berfungsi sebagai (Cohen & Manion, 1980: 211): (a) alat untuk mengatasi masalah-masalah yang didiagnosis dalam situasi pembelajaran di kelas; (b) alat pelatihan dalam-jabatan, membekali guru dengan keterampilan dan metode baru dan mendorong timbulnya kesadaran-diri, khususnya melalui pengajaran sejawat; (c) alat untuk memasukkan ke dalam sistem yang ada (secara alami)  pendekatan tambahan atau inovatif; (d) alat untuk meningkatkan komunikasi yang biasanya buruk antara guru dan peneliti; (e) alat untuk menyediakan alternatif bagi pendekatan yang subjektif, impresionistik terhadap pemecahan masalah kelas. Ada dua butir penting yang perlu disebut di sini. Pertama, hasil penelitian tindakan dipakai sendiri oleh penelitinya, dan tentu saja oleh orang lain yang menginginkannya. Kedua, penelitiannya terjadi di dalam situasi nyata yang pemecahan masalahnya segera diperlukan, dan hasil-hasilnya langsung diterapkan/dipraktikkan dalam situasi terkait. Ketiga, peneliti tindakan melakukan sendiri pengelolaan, penelitian, dan sekaligus pengembangan.


Manfaat Jantung Pisang Bagi Kesehatan

Manfaat Jantung Pisang Bagi Kesehatan – Jantung pisang ialah bunga dari tumbuhan pisang, bentuknya serupa jantung dan mempunyai warna merah tua. Jantung pisang biasa dimanfaatkan sebagai sayuran, urap dan tidak sedikit juga yang mengubah jantung pisang sebagai dendeng atau abon.

Jantung pisang mempunyai khasiat dan guna untuk kesehatan sebab kandungan gizi dan vitamin yang terdapat didalamnya. Jantung pisang diketahui berisi vitamin A, vitamin B1 dan vitamin C. Didalam jantung pisang pun terkandung sejumlah mineral urgen yang diperlukan oleh tubuh, antara beda zat besi, kalsium dan fosfor. Pada masing-masing 25 gram jantung pisang diketahui berisi karbohidrat 7.1 gram, kalori 31 kkal, lemak 0.3 gram, dan senyawa protein sejumlah 1.2 gram.

Manfaat Jantung Pisang

1. Sebagai Obat Malaria
Jantung pisang ternyata dapat digunakan sebagai obat malaria. Caranya bahas kulit luar jantung pisang, benam pada bara api sekitar -/+ 25 menit. Setelah dingin parut dan peras untuk memungut airnya. Saring dan tambahkan tidak banyak asam, lantas diminum.

2. Menyehatkan Pencernaan

Jantung pisang adalahsayuran yang paling kaya bakal serat. Seperti anda ketahui bahwa masing-masing makanan yang berisi serat sangat
baik untuk sistem pencernaan.

3. Mencegah Kanker

Jantung pisang berisi antioksidan, dimana antioksidan berperan dalam mencegah efek radikal bebas. Radikal bebas mengakibatkan kehancuran kinerja organ, kehancuran sel-sel tubuh dan pemicu tumbuhnya sel kanker.

4. Mencegah Penyakit Gondok

Jantung pisang diketahui berisi yodium. Yodium berkhasiat dalam menangkal penyakit gondok.

5. Sebagai Obat Diare

Jantung pisang berfungsi sebagai obat diare, metodenya sangat gampang yaitu melulu dengan mengkonsumsi jantung pisang yang telah dimasak. Bisa disayur atau diciptakan urap.

6. Mencegah Stroke

Mengkonsumsi jantung pisang ternyata paling baik guna kesehatan, salah satunya ialah dapat menangkal penyakit stroke.

7. Baik Dikonsumsi Oleh Penderita Diabetes

Jantung pisang ialah sumber makanan yang paling baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Mengkonsumsi jantung pisang secara teratur diketahui efektif menurunkan kadar gula dalam darah.

8. Mencegah Penuaan Dini

Jantung pisang berisi flavanoid yang berperan dalam perbaikan sel-sel yang bobrok dan sebagai anti radikal bebas.

9. Mencegah Kolesterol

Mengkonsumsi jantung pisang bekhasiat untuk menangkal naiknya kadar kolesterol. Hal ini sebab jantung pisang adalahsumber makanan rendah lemak dan zat-zat yang terdapat didalamnya diketahui dapat mengikat lemak jahat dan mengeluarkannya dari dalam tubuh.

10. Baik Bagi Ibu Menyusui

Manfaat jantung pisang untuk menambah produksi ASI telah diketahui semenjak jaman dahulu. Karena tersebut jantung pisang paling baik dikonsumsi oleh ibu-ibu yang sedang menyusui.

Sumber : https://www.faunadanflora.com

Cara Ampuh Mengatasi Jerawat Tanpa Ribet

Cara Ampuh Mengatasi Jerawat Tanpa Ribet – kulit rawan atau yang sensitif pada jerawat memang ingin merepotkan. Bahkan ketika Anda sudah melakukan pembelian dan memakai begitu tidak sedikit produk keelokan anti jerawat, ‘momok’ tersebut terus saja muncul.

Tahukah kita bahwa sebetulnya obat dari tersebut semua ialah dengan mengasuh kulit. Karena mengobati saja tidaklah lumayan jika tidak dirawat. Nah, guna lebih lengkapnya, di sini anda akan membicarakan apa yang mesti Anda kerjakan dan apa yang tidak boleh dilaksanakan demi menemukan wajah yang menawan tanpa jerawat. Hal ini akan paling efektif dalam membetulkan tekstur kulit bahkan guna bekas jerawat sekalipun.

Yang mesti dilakukan

1. Mengontrol kondisioner rambut
Hampir tidak terdapat yang percaya pada urusan ini. Namun tidak boleh salah, produk rambut Anda nyaris semua mempunyai potensi sebagai penyebab jerawat, khususnya kondisioner. Maka yang mesti kita perhatikan ialah bagaimana kita mengontrol kondisioner supaya tidak jatuh tentang wajah. Miringkan kepala kita ke belakang saat memakai kondisioner. Karena andai sampai tentang wajah, kondisioner dapat memblokir pori-pori kulit yang berujung pada jerawat.

2. Pilih pembersih muka dengan bijak
Anda mesti pintar-pintar memilih pembersih muka guna kulit berjerawat. Pasalnya, pembersih wajah menilai kelembaban dan kehampaan hidrasi kulit Anda. Usahakan memilih pembersih muka yang mempunyai kandungan asam salisilat atau benzoyl peroxide atau bahkan keduanya. Lakukan pembersihan muka paling tidak 3 kali sehari.

3. Perawatan malam
Usakan perawatan malam ini dilaksanakan terus menerus. Cuci muka dengan sabun pembersih sebelum istirahat dan usahakan istirahat Anda teratur masing-masing harinya. Hal ini akan menyerahkan waktu tambahan pada kulit wajah Anda guna bereaksi. Jika dilaksanakan rutin, maka jerawat bakal berkurang.

4. Gunakan tabir surya
Dermatologists mengonfirmasi bahwa kita yang tidak sedikit beraktivitas di luar ruangan dan menciptakan kulit terbakar sinar matahari akan mengakibatkan jerawat. Bagi menghindari urusan itu, pakai tabir surya dan pilih yang pailng bagus. Tabir surya yang bagus ialah yang mempunyai perlindungan UVB dan UVA.

5. Pilih makeup secara bijak
Hindari pemakaian bahan makeup yang berisi minyak. Agar aman, usahakanlah memilih produk mineral makeup guna kulit berjerawat. Ini bebas minyak dan tidak menyumbat pori-pori. Di samping itu, tidak boleh terlalu sering memakai makeup juga.

Itulah yang mesti Anda kerjakan untuk perawatan kulit berjerawat.

Pengertian Variabel dan Data

Pengertian Variabel dan Data

Variabel dan Data

Variabel dan Data

Variabel berasal dari kata “vary” dan “able” yang berarti “berubah” dan “dapat”. Jadi, secara harfiah variabel berarti dapat berubah, sehingga setiap variabel dapat diberi nilai dan nilai itu berubah-ubah. Nilai tersebut bisa kuntitatif (terukur dan atau terhitung, dapat dinyatakan dengan angka) juga bisa kualitatif (jumlah dan derajat atributnya yang dinyatakan dengan nilai mutu).

 

Variabel merupakan element penting dalam masalah penelitian. Dalam statistik, variabel didefinisikan sebagai konsep, kualitas, karakteristik, atribut, atau sifat-sifat dari suatu objek (orang, benda, tempat, dll) yang nilainya berbeda-beda antara satu objek dengan objek lainnya dan sudah ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.  
Karakteristik adalah ciri tertentu pada obyek yang kita teliti, yang dapat membedakan objek tersebut dari objek lainnya, sedangkan objek yang karakteristiknya sedang kita amati dinamakan satuan pengamatan dan angka atau ketegori (nilai mutu) tertentu dari suatu objek yang kita amati dinamakan variate (nilai). Kumpulan nilai yang diperoleh dari hasil pengukuran atau penghitungan suatu variabel dinamakan dengan data.

Karakteristik yang dimiliki suatu pengamatan keadaannya berbeda-beda (berubah-ubah) atau memiliki gejala yang bervariasi dari satu satuan pengamatan ke satu satuan pengamatan lainnya, atau, untuk satuan pengamatan yang sama, karakteristiknya berubah menurut waktu atau tempat. Apabila karakteristik setiap satuan pengamatan semuanya sama, tidak beragam, maka bukan lagi merupakan variabel, melainkan  
konstanta.
Contoh:
Apabila Anda sedang mempelajari sekelompok anak-anak, anak-anak di sana baru sebuah konsep, bukan variabel.  Apabila Anda tertarik untuk mengukur tinggi badannya, berat, usia, menentukan jenis kelamin, dan sebagainya,  berarti Anda sudah berbicara tentang variabel, karena nilainya bisa beragam dari anak ke anak. Untuk kepentingan penelitian, sebuah konsep bisa diubah menjadi satu atau beberapa variabel.
Misalnya saja tentang konsep anak-anak tadi, di antara sekian karakteristik yang bisa diukur, Anda lebih tertarik untuk menimbang beratnya, maka:
  • Konsep: adalah properti/karakteristik dari Anak-anak
  • Karakteristik: karakteristik yang sedang Anda amati adalah berat anak.
  • Variabel: karena berat setiap anak bisa bervariasi, maka berat merupakan variabel.
  • Satuan pengamatan: satuan pengamatannya adalah masing-masing Anak (setiap individu), dan
  • Nilai (variate/data): berat yang terukur dari setiap anak dinamakan variate (nilai).

Contoh kasus lain misalnya, jika Anda sedang mempelajari sekelompok tanaman tomat (konsep), variabel-variabel berikut mungkin menjadi pertimbangan Anda: tinggi, lebar, jumlah daun, dan jumlah buah, dan berat tomat.   Contoh variabel lainnya adalah warna mata, IQ, tingkat pendidikan, status sosial, metode mengajar, jenis pupuk, jenis varietas, jenis obat, semuanya adalah variabel karena karakteristiknya berbeda-beda.
Karakteristik dari suatu variabel harus beragam atau berubah-ubah. Sebaliknya, jika karakteristik semuanya sama, maka satuan pengamatan tersebut bukan lagi variabel, melainkan konstanta. Konstanta adalah angka tertentu yang nilainya selalu tetap pada semua kondisi, misalnya kecepatan cahaya, gaya gravitasi, dsb. Namun demikian, suatu variabel bisa saja menjadi konstanta apabila nilainya di buat sama. Misalnya, jenis kelamin adalah variabel, namun apabila satuan pengamatan yang kita amati hanya dibatasi pada jenis kelamin perempuan saja, maka jenis kelamin berubah menjadi konstanta, karena nilainya sama pada semua kondisi.

Definisi Operasional

Definisi operasional adalah aspek penelitian yang memberikan informasi atau petunjuk kepada kita tentang bagaimana caranya mengukur suatu variabel.  Informasi ilmiah yang dijelaskan dalam definisi operasional sangat membantu peneliti lain yang ingin melakukan penelitian dengan menggunakan variabel yang sama, karena berdasarkan informasi itu, ia akan mengetahui bagaimana caranya melakukan pengukuran terhadap variabel yang dibangun berdasarkan konsep yang sama. Dengan demikian, ia dapat menentukan apakah tetap menggunakan prosedur pengukuran yang sama atau diperlukan pengukuran yang baru.
Konsep-konsep yang sudah diterjemahkan menjadi satuan yang sudah kita anggap lebih operasional (variabel dan konstruk), biasanya belum sepenuhnya siap untuk diukur. Karena variabel dan konstruk tersebut memiliki alternatif dimensi yang bisa diukur dengan cara berlainan. Contoh tentang variabel usia/umur. Cara pengukuran variabel tersebut bisa saja berbeda, pertama mungkin Anda mengukur usianya langsung secara numerik, misalnya 4, 12.5, 18, 31 tahun dst, atau bisa saja Anda mengukur berdasarkan kategori, misalnya Balita (0-5 th), Anak-anak (5 – 14), Remaja (14 – 24), Dewasa (25 – 54), Tua (55-64), dan Lansia (>65) tahun.

Pembagian Variabel

Variabel bisa dibagi berdasarkan: Perananan, cara pengukuran, dan bisa tidaknya diukur secara langsung.

Berdasarkan Fungsi/Peranannya dalam penelitian

Dalam penelitian kuantitatif, variabel yang telah didefinisikan secara operasional, biasanya dibagi menjadi variabel bebas (independent: aktif atau atribut), variabel terikat (dependent), dan variabel asing/ekstra/tambahan (extraneous) yang bukan merupakan subjek dari penelitian yang sedang dipelajari dan berada di luar pengamatan/kajian utama penelitian.  Pemahaman tentang variabel extraneous ini sangat penting, karena variabel ini bisa saja bersaing dengan variabel independent dan bisa mengacaukan/membingungkan dalam menjelaskan pola hubungan antara variabel independent dan variabel dependent. Oleh karena itu, dalam menentukan hubungan sebab akibat, kita seharusnya mengidentifikasi ada tidaknya variabel extraneous yang terbukti dapat mempengaruhi variabel dependent.  Apabila ada, maka variabel ekstraneous tersebut disebut dengan variabel confounding. Variabel Confounding sebaiknya di kontrol atau dimasukkan ke dalam model.  Apabila tidak, kita tidak akan yakin bahwa perubahan variabel dependent tersebut hanya disebabkan oleh variabel independent saja.
Untuk memahami variabel-variabel dalam penelitian, perhatikan contoh kasus berikut:
Apabila kita ingin melihat pengaruh pemberian dosis pupuk yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman, maka:
Variabel Dependent => Pertumbuhan tanaman
Variabel Independent => Dosis Pupuk
Variabel Extraneous => Varietas/Kultivar
Jenis Pupuk
Tingkat Kesuburan Tanah
Jenis Tanah
Ukuran Petak/Pot
Penyinaran Matahari
Temperatur
Kelembaban
Kandungan Air Tanah
Serangan Hama/Penyakit
dsb..

Variabel Independent (IV).

Variable independent adalah variabel yang merupakan penyebab atau yang mempengaruhi variabel dependent (DV) atau yang menyebabkan terjadinya variasi bagi variabel dependent (DV). Apabila variabel IV berubah, maka variabel DV juga akan berubah. Variable independent merupakan variable yang faktornya diukur, dimanipulasi, atau dipilih oleh peneliti untuk menentukan hubungannya dengan suatu gejala yang diobservasi. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, variabel independent disebut juga sebagai peubah bebas dan sering juga disebut dengan variable bebas, stimulus, faktor, treatment, predictor, input, atau antecedent.
Sebagai Contoh:
Pengaruh metode mengajar terhadap Prestasi siswa. =>Variabel independent adalah Metode Mengajar.
Pengaruh Pupuk Organik terhadap hasil tanaman tomat. =>Variabel independent adalah Pupuk Organik.
Metode mengajar dan pupuk organik bisa dimanipulasi atau ditentukan oleh peneliti. Tidak semua variabel independent bisa dimanipulasi, misalnya attribute yang sudah melekat pada suatu objek. Contohnya: Jenis Kelamin, Usia, Kemiringan lereng, ketinggian tempat, dsb.

Variabel Dependent (DV).

Variable dependent merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari variabel independent.  Variabel dependent, dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai peubah tak bebas, variabel terikat, tergantung, respons, variabel output, criteria, atau konsekuen.
Variabel ini merupakan fokus utama dari penelitian.  Variabel inilah yang nilainya diamati dan diukur untuk menentukan pengaruh dari variabel independent.  Nilainya bisa beragam dan tergantung pada besarnya perubahan variabel independent.  Artinya, setiap terjadi perubahan (penambahan/pengurangan) sekian kali satuan variabel independen, diharapkan akan menyebakan variabel dependen berubah (naik/turun) sekian satuan juga. Secara matematis, hubungan tersebut mungkin bisa digambarkan dalam bentuk persamaan Y = a + bX. Misalnya, Y = Hasil (ton) dan X = pupuk Urea (kg), maka setiap pupuk urea dinaikkan/atau diturunkan sebesar b (kg), maka hasil naik/turun sebesar b (ton) dan apabila tidak di berikan pupuk (b=0), maka hasilnya adalah sebesar a (ton).   Pola hubungan antara kedua variabel tersebut bisanya di kaji dalam penelitian asosiasi atau prediksi, biasanya diuji dengan menggunakan Analisis Regresi.  Berbeda dengan contoh pengaruh metode mengajar terhadap keberhasilan siswa, skala pengukuran variabel independentnya bukan merupakan variabel interval atau rasio, sehingga untuk melihat pengaruh dari variabel independet terhadap variabel dependent lebih tepat dengan menggunakan Analisis Varians (ANOVA).  Dengan Anova tersebut kita bisa menentukan ada tidaknya perbedaan diantara metode mengajar, dan apabila ada, kita bisa menentukan metode mengajar yang lebih baik atau terbaik.

Variabel Moderator

Variabel moderator merupakan variabel khusus dari variabel independent. Dalam analisis hubungan yang menggunakan minimal dua variabel, yakni satu variabel dependen dan satu atau beberapa variabel independen, adakalanya hubungan di antara kedua variabel tersebut dipengaruhi oleh variabel ketiga, yaitu faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model statistik yang kita gunakan. Variabel tersebut dinamakan dengan variabel moderator.  

Sumber : Ngelag.Com