Efektifkah Menggunakan Hand Sanitizer untuk Membersihkan Tangan?

Efektifkah Menggunakan Hand Sanitizer untuk Membersihkan Tangan? – Cuci tangan gunakan sabun (CTPS) adalahupaya yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menangkal penyakit. Cara ini dinilai dapat memutus rantai penyebaran kuman penyebab penyakit menular. Apalagi ukuran kuman yang barangkali tersentuh oleh tangan paling kecil dan tidak bisa terlihat oleh mata telanjang.

Namun, dikomparasikan cuci tangan gunakan sabun, tidak sedikit orang lebih memilih memakai tisu basah atau hand sanitizer untuk mencuci tangan. Ini seringkali dilakukan ketika tidak tersedianya air dan sabun di lokasi. Padahal, CTPS terbukti menurunkan risiko penyakit diare, menangkal infeksi cacing, infeksi mata, penyakit kulit, penyakit kronis sampai kematian.

Oleh karena tersebut perilaku CTPS paling disarankan. Di samping itu, CTPS pun dapat meminimalisir kematian bayi baru lahir. Lalu efektifkah cuci tangan memakai tisu basah dan hand sanitizer?

“Yang anda dorong libur tangan gunakan sabun dengan air mengalir. Tapi kalo nggak ada seringkali kita gunakan tisu basah sebab berisi antiseptik walaupun nggak semaksimal cuci tangan gunakan sabun,” ujar Kasubdit Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja, Direktorat Kesehatan Keluarga, drg. Wara Pertiwi O, MA.

Senada dengan drg. Wara, dr Kuntjoro Adi Purjanto, MKes selaku Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyatakan cuci tangan mesti memakai air mengalir dan sabun. Oleh sebab itu, cuci tangan memakai air saja tidaklah lumayan menyingkirkan kuman dan bakteri yang terdapat di tangan. Sementara, guna jenis sabun yang digunakan dapat sabun apa saja.

“Cuci tangan gunakan air tersebut kurang, bahkan ngeri. Yang jelas, yang diperlukan antiseptiknya. Jadi sabun terdapat proses pembersihnya. Saya juga menyakini orang inginkan operasi pun gunakan sabun. Awalnya gunakan alkohol emang dan tersebut sebagai buktu dapat menjadi penularan penyakit,” kata dr Kuntjoro.

Baca Juga: