Author Archives: t8pyd

Sukaresmi yang Wakili Kota Bogor di Lomba P2WKSS Jabar

Sukaresmi yang Wakili Kota Bogor di Lomba P2WKSS Jabar

Sukaresmi yang Wakili Kota Bogor di Lomba P2WKSS Jabar

 

Sukaresmi yang Wakili Kota Bogor di Lomba P2WKSS Jabar

RW 03

RW 03 yang terletak di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, terpilih untuk mewakili Kota Bogor dalam ajang lomba Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Provinsi Jawa Barat

Jelang evaluasi dan penilaian yang akan dilakukan oleh tim dari Provinsi Jawa Barat pada pertengahan September 2018 mendatang, sejumlah persiapan pun dilakukan oleh para kader. Termasuk Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor Yane Ardian ikut terlibat langsung di lapangan.

Salah satu persiapan yang dilakukan adalah melakukan pembinaan terhadap 100 kepala keluarga binaan. Menurutnya, pembinaan tersebut sudah menjadi tanggung jawab TP PKK Kota Bogor.

“Ada pembinaan yang sifatnya menyangkut perubahan perilaku masyarakat. Perubahan ini tergantung dari masyarakatnya, mau berubah apa tidak. Alhamdulillah dari tahun ke tahun kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga Kota Bogor selalu memperoleh skor yang baik dari provinsi,” ungkap Yane.

Selain itu, kata Yane

Program Terpadu P2WKSS bentuknya tidak hanya pembinaan terhadap 100 KK binaan tetapi juga perbaikan infrastruktur. “Perbaikan infrastruktur ini meliputi sarana dan prasarana seperti jalan lingkungan, penerangan jalan umum, IPAL, MCK dan sebagainya,” terangnya.

Untuk menyukseskan program ini, Yane berharap adanya sinergitas dari berbagai pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD dan instansi lainnya.

P2WKSS di RW 03 Kelurahan Sukaresm

“Kami tentu semuanya berharap program P2WKSS di RW 03 Kelurahan Sukaresmi ini bisa sukses seperti di Kelurahan lainnya. Dari tahun ke tahun Kota Bogor selalu memperoleh skor yang baik dari Provinsi, karena itu kami berharap Kelurahan Sukaresmi bisa mengulang sukses yang sama bahkan kalau bisa lebih baik lagi dari Kelurahan lainnya,” pungkasnya.

Sumber: http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/

Saluran-Saluran Mobilitas Sosial

Saluran-Saluran Mobilitas Sosial

Saluran-Saluran Mobilitas Sosial

Saluran-Saluran Mobilitas Sosial

Saluran-Saluran Mobilitas Sosial

Setiap manusia dapat mewujudkan mobilitas sosial di lingkungan ataupun di instansi tempat sedang berkarya. Misal; bagi seorang dosen yang sedang bertugas di lembaga pendidikan, dia dapat mewujudkan mobilitas sosial di lembaga pendidikan itu. Seorang politikus di suatu partai dapat melakukan mobilitas sosial di partai yang dia ikuti. Berikut ini, adalah contoh saluran-saluran mobilitas sosial;

1) Pendidikan

Pendidikan merupakan saluran mobilitas vertikal yang sering digunakan karena melalui pendidikan orang dapat mengubah statusnya. Lembaga-lembaga pendidikan pada umumnya merupakan saluran yang konkret dari mobilitas vertikal ke atas, bahkan dianggap sebagai social elevator (perangkat) yang mengangkat seseorang dari kedudukan yang rendah ke kedudukan yang lebih tinggi. Pendidikan memberikan kesempatan pada setiap orang untuk mendapatkan kedudukan yang lebih tinggi. Misal, seorang anak yang berasal dari keluarga miskin mengeyam sekolah sampai jenjang perguruan tinggi. Setelah lulus, ia memiliki pengetahuan untuk berbisnis dan menggunakan pengetahuannya itu untuk berusaha. Setelah dia berhasil menjadi pembisnis secara otomatis status sosialnya akan meningkat.

2) Organisasi Politik

Seorang anggota partai politik yang profesional dan punya dedikasi tinggi kemungkinan besar akan cepat mendapatkan status yang semakin tinggi dalam partainya sampai akhirnya menjadi anggota dewan legislatif. Sebagai contoh, Presiden RI pertama Ir Soekarno. Ketika mendirikan Partai Nasional Indonesia, Soekarno tidak memiliki jabatan pemerintahan. Namun, melalui perjuangan politiknya, ia semakin dikenal rakyat dan penjajah. Pada saat kemerdekaan, ia dipilih menjadi Presiden RI.

3) Organisasi Ekonomi

Organisasi yang bergerak antara lain dalam bidang perusahaan ataupun jasa umumnya memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seseorang untuk mencapai mobilitas vertikal Organisasi itu antara lain koperasi dan badan usaha. Tujuan organisasi tentu jelas untuk menyejahterakan anggotanya. Sebab itu, koperasi akan melayani kebutuhan anggotanya. Koperasi sekolah tentu akan mengutamakan pelayanan terhadap para peserta didik. Demikian juga halnya dengan koperasi pasar, petani, nelayan, dll. Melalui organisasi koperasi, kesejahteraan anggota diperjuangkan. Keberhasilan perjuangan koperasi mencerminkan keberhasilan perjuangan anggota-anggotanya.

4) Organisasi Profesi

Sebagai contoh, organisasi yang dapat dijadikan sebagai saluran mobilitas vertikal adalah PGRI, IDI, HIPMI, dan organisasi profesi lainnya.
Organisasi profesi merupakan himpunan orang-orang yang memiliki profesi yang sama sebagai mereka akan lebih kompak dan kuat memperjuangkan profesinya. Sebagai contohnya, PGRI merupakan salah satu sarana perjuangan para guru dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan guru. Selain memperjuangkan pendidikan di Indonesia, PGRI juga memperjuangkan peningkatan kesejahtaraan guru. Perjuangan PGRI tentu diperhatikan oleh pemerintah Indonesia sehingga kesejahteraan guru di Indonesia terus mengalami peningkatan.

 

Baca Artikel Lainnya:

Kegiatan Ekpor dan Impor

Kegiatan Ekpor dan Impor

Kegiatan Ekpor dan Impor

Kegiatan Ekpor dan Impor

Kegiatan Ekpor dan Impor

Ekspor

Banyak orang/badan hukum yang melakukan penjualan barang ke luar negeri & kegiatan itu disebut ekspor, & orang /badan yang melakukannya dinamakan ekportir. Tujuan eksportir adalah untuk memperoleh keuntungan. Harga barang-barang yang diekspor itu di luar negeri lebih mahal dibandingkan dengan di dalam negeri. Apabila tidak lebih mahal, eksportir tidak tertarik untuk mengekspor barang yang bersangkutan. Tanpa kondisi tersebut, kegiatan ekspor tidak akan dapat menghasilkan keuntungan. Dengan adanya ekspor, pemerintah memperoleh pendapatan berupa devisa. Semakin banyak ekspor maka semakin besar devisa yang diperoleh negera.
Secara garis besar, barang-barang yang diekspor dapat terdiri dari dua macam, seperti minyak bumi & gas alam ataupun nonmingas.
Barang-barang yang termasuk gas alam/migas antara lain minyak tanah, solar, bensin & lain sebagainya.

Adapun barang-barang nonmigas/bukan dari gas alam sebagai berikut;

  1. Hasil pertanian & perkebunan. Seperti kopi, kopra, & karet.
  2. Hasil industri. Seperti minyak kelapa sawit, meubel, pupuk, kertas, bahan-bahan kimia & sebagainya.
  3. Hasil tambang nonmigas. Seperti biji besi, nekel, batubara, & tembaga. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/jenis-jaringan-tumbuhan-dan-fungsinya/)
  4. Hasil laut terutama ikan & kerang.
Banyak faktor yang bisa memengaruhi perkembangan ekspor suatu negara. Faktor-faktot itu ada yang berasal dari dalam negeri maupun keadaan di luar negeri. Beberapa faktor itu antara lain sebagai berikut;
  1. Kebijakan pemerintah di bidang perdagangan luar negeri
  2. Keadaan pasar di luar negeri
  3. Kelincahan eksportir untuk memanfaatkan peluang pasar

Untuk mengembangkan ekspor

pemerintah bisa menerapkan kebijakan-kebijakan sebagai berikut ini;
  1. Menambah macam barang ekspor
  2. Memberi fasilitas kepada produsen barang ekspor
  3. Mengendalikan harga produk ekspor di dalam negeri
  4. Menciptakan iklim usaha yang kondusif
  5. Menjaga kestabilan kurs valuta asing
  6. Pembuatan perjanjian dengan internasional
  7. Peningkatan promosi dagang di luar negeri
  8. Penyuluhan kepada pelaku ekonomi

Impor

Banyak orang/lembaga yang membeli barang dari luar negeri untuk dijual lagi di dalam negeri & kegiatan ini disebut dengan impor, & orang/lembaga yang melakukan impor disebut importir. Importir melakukan kegiatan impor karena menginginkan laba.
Kegiatan impor dilakukan apabila harga barang yang bersangkutan di luar negeri lebih murah. Harga yang lebih murah itu karena antara lain;
  1. Negara penghasil mempunyai sumber daya alam yang lebih banyak
  2. Negara penghasil dapat memproduksi barang dengan biaya yang lebih murah
  3. Negara penghasil dapat memproduksi barang dengan jumlah yang lebih banyak.
Kegiatan impor mempunyai dampak positif & negatif terhadap perekonomian & masyarakat. Untuk melindungi produsen di dalam negeri, biasanya suatu negara membatasi jumlah (Kuota) impor. Selain untuk melindungi produsen dalam negeri, pembatasan impor juga mempunyai dampak yang lebih luas terhadap perekonomian suatu negera.

Dampak positif pembatasan impor itu secara umum sebagai berikut;

  1. Mengurangi keluarnya devisa ke luar negeri
  2. Menumbuhkan rasa cinta produksi dalam negeri
  3. Mengurangi ketergantungan terhadap barang-barang impor
  4. Memperkuat posisi neraca pembayaran.
Negera yang melakukan pembatasan impor juga menerima dampak yang tidak diinginkan.

Dampak negatifnya adalah sebagai berikut;

  1. Apabila terjadi aksi balas-membalas kegiatan pembatasan kuota impor, maka perdagangan internasional menjadi lesu. Dampak selanjutnya adalah terganggunya pertumbuhan perekonomian negara-negara yang bersangkutan.
  2. Karena produsen dalam negeri merasa tidak mempunyai pesaing, mereka cenderung kurang efisien dalam produksinya. Bahkan tidak hanya itu, produsen juga kurang tertantang untuk meningkatkan mutu produksinya.

Kegiatan pembatasan kuota  impor oleh suatu negera bisa mengakibatkan tindakan balasan bagi negara yang merasa dirugikan.

Jenis-jenis Zat Adiktif Psikotropika

Jenis-Jenis Zat Adiktif Psikotropika

Jenis-Jenis Zat Adiktif Psikotropika

Jenis-jenis Zat Adiktif Psikotropika

Jenis-jenis Zat Adiktif Psikotropika

Psikotropika merupakan zat / obat baik alamiah maupun sintetis yang bukan merupakan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif, berpengaruh selektif pada sara pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku seseorang. Artinya, psikotropika memiliki sifat memengaruhi otak dan perilaku sehingga menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku pemakainya. Penggunaan psikotropika juga dapat menyebabkan ketergantungan serta berefek merangsang pemakaiannya. Pemakaian zat psikotropika yang berlebihan bisa menyebabkan kematian. Contoh psikotropika, antara lain ekstasi, diazepam, sabu-sabu, dan LSD.

1) Ekstasi

Ekstasi merupakan salah satu golongan psikotropika berbentuk tablet / kapsul. Kandungan yang terdapat dalam ekstasi adalah amfetamin. Akibat yang tampak saat penyalahgunaan ekstasi adalah orang itu menjadi hiperaktif, pusing, berkeringat, gemetar, detak jantung cepat dan kehilangan nafsu makan.

2) Diazepam

Diazepam adalah obat penenang di kelas benzodiazepin dan diperkenalkan pada tahun 1963. Diazepam termasuk golongan psikotropika, nama dagangnya antara lain Valium. Indikasinya sebagai obat anti-ansietas, sedatif-hipnotic, dan obat anti-kejang. Efek samping, menimbulkan rasa kantuk, berkurangnya daya konsentrasi dan waktu reaksi. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/konsep-dan-radiasi-gelombang-elektromagnetik/)

3) Sabu-sabu

Sabu-sabu memiliki nama asli methamfetamin. Sabu-sabu berbentuk kristal, berwarna putih dan tidak berbau. Awalnya digunakan untuk tujuan penelitian ilmu pengetahuan dan digunakan dalam terapi orang yang mengalami gangguan jiwa. Tapi, mempunyai potensi kuat menyebabkan ketergantungan. Oleh sebab itu, penggunaan tanpa resep dokter dilarang. Gejala yang dapat timbul saat penyalahgunaan psikotropika jenis ini adalah tekanan darah tinggi, malas makan, detak jantung cepat, selalu merasa ketakutan, dan pingsan karena terlalu lelah. Penggunaan dalam waktu lama berdampak pada kerusakan saraf otak, kerusakan jantung, paranoid sampai menjadi gila dan akhirnya datang kematian.

4) LSD (Lysergic Acid Diethylamide)

LSD merupakan zat psikotropika yang bisa menimbulkan halusinasi / persepsi semu mengenal suatu benda yang sebenarnya tidak ada. Zat ini digunakan untuk membantu pengobatan bagi orang-orang yang mengalami gangguan jiwa / sakit ingatan. Zat ini bekerja dengan cara membuat otot-otot yang semula tegang menjadi rileks. Penyalahgunaan zat ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang menderita frustasi dan ketegangan jiwa.

Pakar Kopi Dunia Ingin Kembangkan Kopi Indonesia

Pakar Kopi Dunia Ingin Kembangkan Kopi Indonesia

Pakar Kopi Dunia Ingin Kembangkan Kopi Indonesia

 

Pakar Kopi Dunia Ingin Kembangkan Kopi Indonesia

Demi mengembangkan dan memajukan pertanian kopi nusantara

Pemerintah Kabupaten Malang menerima kunjungan pakar kopi dunia asal Mexico, Manuel Diaz di Aula Kecamatan Dampit, Jumat (25/1) pagi. Kegiatan yang dikemas dalam Audiensi Kopi Kita bersama Wakil Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM ini disupport langsung oleh Managing Director PT. Santos Jaya Abadi, Paulus yang juga merupakan produsen kopi ternama.

Tampak hadir pula, Anggota DPR RI Komisi 11, Ir. Andreas Eddy Susetyo, MM

Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, Muspika Dampit, pihak perbankan dari Bank Indonesia dan BNI Cabang Malang serta beberapa petani kopi lingkup setempat.

Usai berkunjung ke Wisata Kebun Kopi Lereng Bromo, di Desa Taji

Kecamatan Jabung, beberapa waktu silam, Manuel Diaz bersama Komunitas Peduli Kopi Nusantara (Kopi Kita) dan Malang Post kembali melakukan kunjung lapang ke Ecowisata Kebun Kopi Amadanom Dampit setelah berdiskusi panjang saat kegiatan audiensi tadi. Ia terlihat sangat menikmati kopi robusta yang disuguhkan, sembari sharing tentang bagaimana mencapai kesuksesan produksi kopi di luar negeri sehingga bisa menghasilkan berjuta-juta karung.

“Indonesia has good coffee, this is due to island factors, good rainfall and a lot of luwak coffee,” puji Manuel. Menurutnya, Indonesia memiliki lahan terbesar nomor 2 di dunia setelah Brazil yang mempunyai luasan tanah lebih besar yang didedikasikan untuk kopi. Ia katakan bahwa bibit kopi yang memiliki daun lebih dari empat lembar, dengan tinggi 30 cm, tidak boleh lagi ditanam di polibag, tapi harus ditanam tanah, agar akar kopi berkembang dan dapat menyerap lebih banyak makanan dan nutrisi.

Ini bisa menghancurkan nilai dan kualitasnya

Di Indonesia sebenarnya mempunyai koleksi genetik kopi yang besar tetapi tidak digunakan dengan baik dan akarnya bengkok sehingga pohon kopi tersebut tidak berumur panjang, selain itu tidak adanya regulasi mengenai pendistribusian biji kopi, jadi untuk mengimplementasikannya membutuhkan jangka waktu yang sangat panjang,” akunya. Wabup sendiri merasa antusias dan bangga dengan kehadiran tokoh penting yang ikut serta memajukan pertanian kopi khususnya di Kabupaten Malang itu.

“Semoga dengan kunjungan Mr. Manuel ini bisa meningkatkan perkembangan kopi di Indonesia karena kita ketahui bersama bahwa beliau merupakan pakar kopi dunia yang sudah berpengalaman di bidangnya, kita sangat berterima kasih karena beliau sudah mau membagi ilmunya bagaimana cara menanam tanaman kopi agar menghasilkan cita rasa yang berkualitas, dan mengenai regulasi pendistribusian biji kopi semoga segera tersampaikan ke pusat karena Alhamdulillah Pak Andreas juga turut hadir dalam acara ini,” harap pria yang akrab disapa abah itu.

 

Artikel Terkait:

Wujudkan Tata Kelola Good Governance

Wujudkan Tata Kelola Good Governance

Wujudkan Tata Kelola Good Governance

 

Wujudkan Tata Kelola Good Governance

Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM

Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ir. Didik Budi Muljono, MT hadir pada Penandatanganan Simbolis Perjanjian Kinerja oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di ruang Anusapati, Senin (28/1) pagi. Secara simbolis, penandatangan tersebut dilakukan oleh empat orang antara lain Kepala Inspektorat, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Bappeda dan Camat Singosari.

Dalam kesempatan ini

Wabup menyampaikan kepada seluruh OPD dan Camat, berdasar Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, setiap tahun Kepala Daerah dan Kepala Perangkat Daerah, diwajibkan menyusun perjanjian kinerja setelah menerima dokumen pelaksanaan anggaran, paling lambat satu bulan setelah dokumen anggaran disahkan. Pasalnya, Perjanjian kinerja adalah dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi dibawahnya untuk melaksanakan program atau kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja.

”Melalui perjanjian kinerja, terwujudlah komitmen penerima amanat dan kesepakatan antara penerima dan pemberi amanat atas kinerja terukur yang harus dilaksanakan berdasarkan tugas, fungsi, wewenang dan sumber daya yang tersedia. Dengan menandatangani Perjanjian Kinerja, berarti penerima amanat telah memahami semua tanggung jawab yang diemban, sekaligus memahami segala konsekuensinya,” ujar Pak Sanusi, sapaan akrab Wabup saat memberikan pengarahan. https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-report-text/

Dalam perjanjian yang hari ini ditandatangani

ada klausul yang harus menjadi perhatian para Kepala OPD, bahwa apabila pencapaian hasil evaluasi SAKIP memperoleh nilai CC atau kurang, maka yang bersangkutan siap mengundurkan diri dari jabatannya. Klausul ini bahkan mendapatkan apresiasi dari Tim Evaluator SAKIP Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Klausul tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat dalam melaksanakan tugas sehingga capaian hasil evaluasi SAKIP Pemerintah Kabupaten Malang menjadi semakin baik dan dapat ditingkatkan secara optimal.

Dijelaskan Wabup

SAKIP merupakan salah satu komponen hasil yang dapat meningkatkan indeks Reformasi Birokrasi pada Pemerintah Kabupaten Malang. Selain itu juga survei internal integritas organisasi, survey eksternal persepsi korupsi serta opini BPKRI. Tak pelak, ia pun mengingatkan kembali kualitas SAKIP sebuah Pemerintah Daerah, sangat tergantung pada komitmen Pimpinan.

Bukan hanya saya saja sebagai Wakil Bupati melainkan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah

SAKIP Pemerintah Kabupaten Malang akan meningkat menjadi “BB Gemuk” atau bahkan menjadi A jika SAKIP masing-masing Perangkat Daerah juga meningkat. Untuk itu perlu pendampingan dan asistensi dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah sangatlah diperlukan dan harus selalu memantau serta mendampingi seluruh bawahannya dalam penyusunan dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) agar kualitasnya semakin hari semakin baik,” jelasnya.

Tak ketinggalan Wabup juga mengingatkan perihal pentingnya mendukung percepatan pencapaian target, para Kepala OPD perlu juga memperhatikan terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 135 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah. Sesuai peraturan dimaksud, memuat delapan area perubahan yang dapat menjadi faktor pengungkit, antara lain : Manajemen perubahan; Penguatan sistem pengawasan; Penguatan akuntabilitas kinerja; Penguatan kelembangaan; Penguatan tata laksana; Penguatan sistem manajemen sumber daya manusia Aparatur Negara; Penguatan peraturan perundangan; dan Peningkatan kualitas pelayanan publik.

”Serta, dalam rangka persiapan evaluasi SAKIP Perangkat Daerah oleh Inspektorat Daerah pada bulan Maret mendatang, maka penandatanganan perjanjian kinerja Kepala Perangkat Daerah ini, harus ditindaklanjuti sampai level pelaksana, bahkan tenaga kontrak. Hal ini sebagai perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik, Good Governance yang berorientasi pada pelayanan dan keterbukaan terhadap publik, dibutuhkan adanya sistem atau tata cara yang mengatur dan mampu mengikat komitmen dari setiap penyelenggara pemerintahan untuk melaksanakan tugas dan kewajiban secara maksimal,” pesan Wabup.

Pak Sanusi Hadiri Liwetan Akbar Lintas Generasi NU se Jatim

Pak Sanusi Hadiri Liwetan Akbar Lintas Generasi NU Se Jatim

Pak Sanusi Hadiri Liwetan Akbar Lintas Generasi NU se Jatim

 

Pak Sanusi Hadiri Liwetan Akbar Lintas Generasi NU se Jatim

Wakil Bupati Malang

Drs. H. M. Sanusi, MM hadir pada acara Liwetan Akbar Lintas Generasi NU Bersama 1000 Nahdiyin yang bertempat di kediaman Drs. KH. Marzuki Mustamar, Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim), area Pondok Pesantren Sabilirrosyad, Dusun Gasek, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Selasa (29/1) malam. Pak Sanusi, sapaan akrab mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan yang diprakarsai Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (PW RMI) NU Jatim tersebut.

Wabup yang juga merupakan alumni pondok pesantren

Wabup yang juga merupakan alumni pondok pesantren ini mengakui jika liwetan merupakan sebuah tradisi yang turun temurun di dalam pondok pesantren. Dengan demikian, ia menilai, acara Liwetan Akbar Lintas Generasi NU tersebut mampu dimaknai sebagai ajang atau media refleksi bagi semuanya yang hadir malam ini. Seluruhnya dapat mengingat kembali kegiatan bersifat rutinitas selama berada di dalam pondok.Tepatnya ketika masih menjadi seorang santri dengan mengusung penuh sikap saling menjaga keguyuban dan kerukunan. https://bandarlampungkota.go.id/blog/kata-bijak-bahasa-inggris/

Liwetan Akbar Lintas Generasi NU

”Liwetan Akbar Lintas Generasi NU ini merupakan ajang silahturahmi dan mampu semakin menambah erat ukhuwah Islamiyah. Sebab tradisi di pondok pesantren itu juga sama sekali tidak ada saling membedakan antar satu sama lain, baik yang berasal dari keluarga berada dan sebaliknya. Tentunya kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi semuanya,” ujar Wabup kepada crew Humas dan Protokol Setda Kabupaten Malang, seusai kegiatan.

Ulama hadir dalam kegiatan Liwetan Akbar

Sejumlah ulama hadir dalam kegiatan Liwetan Akbar tersebut diantaranya Drs. KH. Marzuki Mustamar selaku tuan rumah, KH. Anwar Manshur (Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur) dan KH. A. Zaki Hadziq (Ketua PW RMI NU Jawa Timur). Tak ketinggalan, kurang lebih seribu Nahdiyin baik santri, pengasuh pondok pesantren, dan pengurus ormas dalam keluarga besar NU yang berasal dari berbagai kota di Jatim juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Acara diawali dengan bersama-sama istigosah, pembacaan surat Yasin, Tahlil dan Sholawat Nabi Muhammad SAW, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH. Marzuki Mustamar dan dilanjutkan doa bersama serta liwetan.

Kamu pernah merasa pusing dan mual saat olahraga, bahaya nggak sih?

Kamu pernah merasa pusing dan mual saat olahraga, bahaya nggak sih?

Kamu pernah merasa pusing dan mual saat olahraga, bahaya nggak sih?

Kamu pernah merasa pusing dan mual saat olahraga, bahaya nggak sih?

Kamu pernah merasa pusing dan mual saat olahraga, bahaya nggak sih?

Saat ini, olahraga bukan hanya jadi gaya hidup

namun sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Selain menyehatkan olahraga juga dapat memberikan kebugaran pada tubuh.

Ketika akan melakukan olahraga, banyak orang yang yang tidak ingin makan terlebih dahulu karena takut mual. Padahal makan saat berolahraga berguna untuk menambah energi loh.

Mual dan pusing ketika berolahraga

bukan disebabkan oleh terlalu banyak makan ketika ingin berolahraga, tapi karena tubuh kita sedang mengeluarkan racun.

Menurut National Group Fitnes Manager

Triessca Arisandy, merasa mual dan pusing saat olahraga merupakan hal yang wajar apalagi bagi kita yang jarang berolahraga.

“Biasanya itu karena kurang oksigen, kurang tidur, dan pola hidup yang tidak sehat. Jadi tubuh mengeluarkan toxic,” katanya kepada media dalam acara peluncuran logo terbaru Celebrity Fitnes, di Jakarta, Rabu (28/2).

Selain itu juga, pola hidup yang sehat itu yang menyebabkan tubuh mengeluarkan racun, namun tidak berbahaya dan bila ingin dirutinkan tidak masalah.

“Diperbaiki pola hidupnya, diterusin aja, lama-lama terbiasa kok,” katanya.

Lebih baik, lanjutnya, ketika akan berolahraga makan makanan yang tidak terlalu berat tapi memiliki cukup energi untuk tubuh.

“Kalau sarapan pagi kaya telur rebus dan buah-buahan. Jeda waktu saat makan dan berolahraga yaitu 2-3 jam,” paparnya.

Sementara itu, bagi pemula yang baru ingin melakukan olahraga, ia menyarankan untuk mencoba berbagai variasi olahraga. Mulai dari treadmil, bersepeda dan lainnya, karena saat olahraga tubuh membutuhkan variasi gerakan.

“Itu kenapa banyak orang yang olahraga tapi jarang yang kurus atau badannya kebentuk. Karena tidak ada variasinya,” pungkasnya.

Baca Juga : 

 

Ini masalah kesehatan yang mengintai pengidap insomnia

Ini masalah kesehatan yang mengintai pengidap insomnia

Ini masalah kesehatan yang mengintai pengidap insomnia

Ini masalah kesehatan yang mengintai pengidap insomnia

Ini masalah kesehatan yang mengintai pengidap insomnia

Kejadian sulit tidur memang kerap dialami banyak orang

. Hal itu disebabkan banyaknya faktor. Salah satunya adalah gaya hidup yang tidak baik. Terlalu banyak kesibukan, mengalami stres saat bekerja atau kecenderungan terhadap smartphone yang berlebihan.

Psikolog Klinis

Aurora Lumbantoruan mengatakan mirisnya, gangguan tidur tak hanya diderita orang yang sudah tua saja tetapi juga masyarakat usia produktif. “Ini biasanya terkait dengan tekanan gaya hidup masa kini, tekanan hidup dan kebutuhan, serta konsumsi kafein,” katanya saat ditemui media di Jakarta, baru-baru ini.

Bagi kamu yang sering mengalami sulit tidur

atau insomnia, harus berhati-hati. Sebab, banyak dampak negatif yang akan mengintai yang dapat mempengaruhi kesehatan, baik jangka panjang maupun jangka pendek.

Sumber : http://www.ngegas.com/

Masyarakat dan Sistem Pemerintahan Australia

Masyarakat dan Sistem Pemerintahan Australia

Masyarakat dan Sistem Pemerintahan Australia

Masyarakat dan Sistem Pemerintahan Australia

Masyarakat dan Sistem Pemerintahan Australia

Tinjauan Singkat Migrasi Ke Australia

Dalam sejarah Australia ada tiga gelombang utama migrasi yang berpengaruh yang pertama, migrasi penduduk asli yang diperkirakan memasukan Ausralia paling sedikit dalam dua gelombang dengan selang waktu yang cukup lama. Kedua, migrasi yang dimulai dari Sydney Cove ( gelombang ini yang dipacu oleh kelebihan penduduk di Inggris). Ketiga, migrasi yang berakhir tahu 1940-an dimulai dari Australia melepskan diri dari Inggris. Sehingga menjadikan masyarakat Australia memiliki budaya yang beragam.

Gelombang migrasi Australia pertama kali dimulai 30.000

tahun lalu yang dinamakan penduduk asli sebelum kedatangan orang – orang Eropa diperkirakan mereka datang dari India melewati Semenanjung Malaya dan Nusantara. Tidak tahun pasti seberapa besar penduduk asli pada waktu Inggris datang pertama kali. Mereka terdiri dari banyak suku dan bahasa yang berbeda dan belum tinggal menetap masih nomaden. Sehingga gubenur pertama Athur Phillip diperintahkan oleh Inggris untuk berbuat baik terhadap penduduk Asli akan tetapi sikap baik dan menghormati penduduk asli tidak berlangsung lama.

Penduduk asli pada umumnya diperlakukan sebagai warga negara yang kedua.

Dan penduduk pedatang juga memanfaatkan dan mengespolitasi kekayaan alam yang sebesar – besarnya sedangkan dibagian perdalaman penduduk asli dijadikan sebagai tenaga yang diupah dengan murah sehingga penduduk asli menderita kseulitan ekonomi dan mendapat perlakuan diskriminatif sehingga angka kematian anak – anak penduduk asli sangat tinggi.
Penduduk asli baru di anggap oleh orang kulit putih sejak tahun 1967 untuk pertama kalinya dan diberi hak suara untuk memilih dan terdaftar disensus penduduk. Tahun 1967 jumlah penduduk asli diperkirakan 144.381. Namun perkembangan yang lambat membuat masyarakat ini tertinggal didalam negara yang mestinya mereka sangat dihormati tapi malah sebaliknya mereka menjadi santapan bagi penduduk pendatang.

Migrasi kedua Australia berlangsung tahun 1788,

rombongan pertama yang datang dari Inggris tiba tahun 1945 sesudah perang dunia ke-II. Dari tahun 1820 penduduk pendatang yang datang hanya sedikit. Narapidana yang didatang hanya delapan dari sepeuluh narapidana namun tentara yang menjaga narapina tidak dibolehkan membawa keluarganya. Tahun 1830 untuk melancarkan supaya banyak orang datang ke Australi permerintahan Inggris memberi bantuan bagi penduduk yang mau berimigrasi Australia, program ini terkenal dengan “ Assisted Immigration “ yang berlansung sampai Australia membentuk Comonwealth of Australia. Tahun 1835 diperkenalkan sistem oleh pemerintah Inggris yaitu “ Bounty System” menurut sistem ini para koloni dimintak memilih kualifikasi imigran tertentu untuk didatangkan dan bekerja pada mereka.

Tahun 1841 Carolina Chisholm mendirikan tempat penampungan wanita

di Sydney yang bertujuan untuk membantu para wanita mendapat rasa aman dikoloni. Program – program yang dibuat oleh pemerintah Inggris dikatakan sangat berhasil sehingga Free Settlers melebihi parapidana. Sehingga koloni banyak menolak narapidana yang didatangkan dari Inggris. Sejak ditemukannya emas di New South Wales dan Victoria banyak imigarasi yang datang apalagi sejak dibukanya terusan zues sehingga memudahkan proses imigrasi ke Australia.

Sejak perang dunia I. Orang Australia banyak diberangkatkan untuk perang namun banyak yang gugur dimedan perang, sedangkan angka kelahiran pada waktu itu tidak sebanding. Namun sejak tahun 1919 migrasi besar – besaran terjadi kembali hal ini disebakan karena Amerika menutup migrasi dinegaranya sehingga berbondong – bondonglah orang datang ke Australia namun tahun 1930 migarsi turun lagi, hal ini disebakan karena dunia sedang dilanda depresi ekonomi. Jumlah orang keluar dari Australia pada waktu itu lebih banyak keluar dibandingkan yang masuk. Sesudah depresi ekonomi pertambahan penduduki dimulai lagi namun lambat, selama perang dunia II imigran terputus lagi.

Dengan wilayah Australia yang besar

Sedangkan penduduknya sedikit hal ini menyebabkan sukar bagi Australia untuk mengembangkan negerinya semaksimal mungkin terutama dibidang ekonomi. Untuk mengisi negerinya yang luas tersebut penduduk Asutralia membangun lembaga – lembaga yang dapat menagani masalah internal negara yang pertama kali yang dibangun kementrian imigrasi. Tujuan didirikan adalah untuk mendorong dan mengorganisasikan imigrasi sebagai sarana peningkatan jumlah penduuduk negeri. Jabatan menteri pertama ini diduduki oleh A.A Calwell. Sehingga kurung waktu 35 tahun kenaikan jumlah penduduk autralia mencapai 100 %. Arus gelombang ini dikategorikan sebagai gelombang ketiga.

Sumber : https://dosen.co.id/