Seribu Orang Terlibat dalam Lomba Pramuka Jatim

Seribu Orang Terlibat dalam Lomba Pramuka Jatim

Seribu Orang Terlibat dalam Lomba Pramuka Jatim

Seribu Orang Terlibat dalam Lomba Pramuka Jatim

Seribu Orang Terlibat dalam Lomba Pramuka Jatim

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Jawa Timur menyelenggarakan Lomba Tingkat IV Regu Pramuka Penggalang Jawa Timur 2017 pada 8-13 Juli 2017 di Bumi Perkemahan Sumberboto, Jombang. LT IV Jatim 2017 akan digelar dengan berkemah di dalam tenda di bumi perkemahan yang terletak di dalam hutan.

Sekitar 1.000 orang peserta dan panitia akan mengikuti program rutin empat tahunan ini. Peserta adalah 38 regu putra terbaik dan 38 regu putri terbaik dari 38 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka kota/kabupaten se Jatim. Seluruh regu peserta LT IV Jatim adalah regu juara Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang di tingkat kota/kabupaten masing-masing. Masing-masing regu terdiri dari 8 orang Pramuka Penggalang.

Satu  regu juara putra dan juara putri LT IV Jatim 2017 ini akan menjadi wakil Jawa Timur untuk

mengikuti LT V Nasional 2017. “LT V Nasional akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta,” kata Mochamad Zamroni, Humas LT IV Jatim 2017.

Ada 33 jenis lomba dihadirkan pada LT IV Jatim 2017. 33 jenis lomba itu sudah menjadi ciri khas kegiatan Pramuka selama ini. Diantaranya giat ketangkasan dengan lomba berenang, memanah, menembak dan kesamaptaan.

Pada giat keterampilan akan ada lomba pionering, english corner, robotika/line tracer, lukis mural, jurnalistik, iklan layanan masyarakat, fotografi, hasta karya, poster, obat tradisional dan mading. Pada giat wawasan kebangsaan akan ada lomba pidato kebangsaan, puisi kebangsaan, cerdas cermat dan pentas seni.

Pada giat keagamaan akan ada lomba doa sehari-hari dan beribadah. Pada giat umum akan ada lomba kedatangan, upacara pembukaan dan senam pagi. Ada juga lomba giat penjelajahan. Selain lomba pentas seni yang dilaksanakan pada malam hari, semua lomba akan digelar pagi dan siang hari.

LT IV Jatim 2017 direncanakan dibuka oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur

Kak Saifullah Yusuf atau akrab dipanggil Gus Ipul, yang juga Wagub Jatim ini. Selanjutnya, penutupan direncanakan oleh Gubernur Jawa Timur yang juga Kamabida Gerakan Pramuka Jatim Kak Soekarwo.

Selama pelaksanaan LT IV Jatim 2017 ini, Bumi Perkemahan Sumberboto Jombang masih akan bisa diakses pengunjung. Namun, pengunjung dilarang mengakses tapak perkemahan dan area perlombaan.

Sementara itu, Lomba Tingkat (LT) Regu Pramuka Penggalang adalah program rutin Gerakan

Pramuka. LT diselenggarakan berjenjang. LT I diselenggarakan di tingkat Gugusdepan Pramuka yang umumnya berpangkalan di sekolah. LT I diikuti oleh seluruh regu yang ada di gugusdepan yang bersangkutan.

Juara I regu putra dan regu putri LT I berhak mengikuti LT II yang diselenggarakan di tingkat kecamatan. Selanjutnya, juara I regu putra dan regu putri LT II berhak mengikuti LT III di tingkat kota/kabupaten.

 

Sumber :

https://articles.abilogic.com/372234/examples-explanatory-texts-definition-structure.html

Penyusunan Rancangan Penelitian

Penyusunan Rancangan Penelitian

Penyusunan Rancangan Penelitian

Penyusunan Rancangan Penelitian

Penyusunan Rancangan Penelitian

Sebuah rancangan penelitian akan bermanfaat apabila memiliki syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat sebuah rancangan penelitian adalah sebagai berikut.

a. Sistematis, artinya unsur-unsur yang ada dalam rancangan penelitian harus tersusun dalam urutan yang logis.
b. Konsisten, artinya terdapat kesesuaian di antara unsur-unsur tersebut.
c. Operasional, artinya dapat menjelaskan cara penelitian itu dilakukan.
Secara umum, rancangan penelitian meliputi langkah-langkah, yaitu menentukan topik penelitian (latar belakang masalah), merumuskan masalah, menentukan objek penelitian, menentukan sumber data, dan menentukan pendekatan penelitian.

1. Menentukan Topik Penelitian

Maksud penelitian adalah untuk menjawab permasalahan yang dihadapi. Akan tetapi topik merupakan yang pertama kelihatan dan sering ditanyakan. Dalam menentukan topik suatu penelitian terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
a. Topik atau judul yang menarik minat
b. Topik atau judul yang dipilih mampu untuk dilaksanakan peneliti, peneliti perlu mempertimbangkan beberapa hal yang berhubungan dengan:
1) Tersedianya sumber data
2) Perolehan data
3) Tersedianya alat pengumpul data yang sesuai
4) Tersedianya dana dan tenaga untuk pengumpulan data

c. Judul hendaknya mengandung kegunaan praktis dan penting untuk diteliti.
d. Dalam menentukan topik atau judul haruslah dihindari terjadinya duplikasi dengan judul lain.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dipertimbangkan agar judul atau topik kita memenuhi syarat sebagai judul atau topik yang tepat dan baik, yaitu:
a. Judul ditulis dalam kalimat pernyataan bukan pertanyaan
b. Cukup jelas, singkat dan tepat
c. Berisi variabel-variabel yang akan diteliti
d. Judul menggambarkan keseluruhan isi dan kegiatan penelitian yang dilakukan.

2. Merumuskan Masalah

Rumusan masalah penelitian yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
a. Masalah dirumuskan dalam bentuk pertanyaan
b. Masalah dirumuskan dalam kalimat yang sederhana
c. Rumusan masalah harus mencerminkan keinginan yang hendak dicapai
d. Rumusan masalah tidak mempersulit pencarian data lapangan
e. Rumusan masalah harus direfleksikan ke dalam judul penelitian

Rumusan masalah lebih spesifik dan operasional daripada judul penelitian. Hal ini dimaksudkan agar peneliti lebih mudah dan terarah dalam menyusun instrumen pengumpul data, seperti kuesioner atau daftar pertanyaan wawancara.

Berikut ini adalah contoh bahwa rumusan masalah lebih spesifik dan operasional daripada judul penelitian.
Judul Penelitian : Minat remaja terhadap Akademi Fantasi Indosiar
Rumusan masalah : Bagaimana minat remaja terhadap Akademi Fantasi Indosiar?

Rumusan masalah dapat terdiri dari beberapa variabel. Variabel adalah faktor yang apabila diukur memerikan nilai yang bervariasi. Contoh jenis kelamin, tingkat kecerdasan, hasil belajar, usia. Dilihat dari fungsinya dalam penelitian

Contoh rumusan masalah penelitian yang menggunakan variabel:
“Apakah latar belakang pendidikan yang berbeda memberi pengaruh terhadap prestasi kerjas karyawan PT. Rafa Indonet?”
Variabel bebas : latar belakang pendidikan
Variabel tergantung : prestasi kerja karyawan

3. Hipotesis

Hipotesis secara harfiah diartikan sebagai dugaan sementara tentang kemungkinan jawaban yang akan diperoleh si peneliti. Dalam suatu penelitian, hipotesis adalah suatu pernyataan yang menghubungkan dua variabel. Jadi, pernyataan dalam suatu hipotesis harus menyatakan dengan jelas bagaimana hubungan atau keterkaitan antara variabel-varibel yang ditentukan.

Pada umumnya ada dua hipotesis yang dirumuskan oleh peneliti, yaitu sebagai berikut:

a. Hipotesis kerja
Yaitu hipotesis yang menyatakan adanya hubungan antara dua variabel dalam masalah penelitian. Misalnya, “terdapat pengaruh positif antara minat baca dan prestasi belajar siswa”.

b. Hipotesis statistik atau hipotesis nol
Yaitu hipotesis yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara variabel-variabel dalam masalah tersebut. Misalnya, “Tidak terdapat pengaruh positif antara pemberian julukan atau labeling terhadap penyimpangan sosial”.

Menurut Borg dan Gall, ada empat kriteria untuk mengembangkan hipotesis yang baik. Kriteria itu antara lain:
a. Hipotesis harus menyatakan hubungan yang diharapkan antara dua variabel.
b. Peneliti harus memiliki alasan yang tepat dan didasarkan pada teori atau bukti untuk mempertimbangkan bahwa hipotesis itu layak diuji kebenarannya.
c. Sebuah hipotesis harus bisa diuji, artinya variabel yang ada di dalamnya harus bisa diukur.
d. Hipotesis harus dirumuskan sesingkat mungkin demi kejelasannya.

 

4. Variabel

Variabel penelitian memiliki posisi yang penting dalam penelitian. Setiap penelitian memang harus memiliki beberapa variabel. Pada hakikatnya, permasalahan penelitian pada akhirnya harus diterjemahkan dalam berbagai variabel penelitian agar permasalahan tersebut bisa terjawab dengan suatu penelitian. Variabel adalah setiap karakteristik yang memiliki variasi nilai.

Sumber : http://bupropion.lo.gs/contoh-teks-eksplanasi-singkat-a165655880

macam penelitian

Macam penelitian

Macam penelitian

macam penelitian

macam penelitian

1. Menurut tujuannya

Menurut tujuannya penelitian dibagi atas penelitian murni dan penelitian terapan.
a. Penelitian murni adalah dasar penelitian yang bertujuan menemukan suatu generalisasi atau keumuman dan berusaha menemukan dalil atau teori yang berlaku secara umum.
b. Penelitian terapan adalah penelitian yang berusaha mengumpulkan informasi atau data-data unuk membantu memecahkan suatu perosalan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menurut tingkat analisis data

a. Penelitian eksplorasi adalah penelitian yang berupaya mendapatkan informasi mencasar tentang suatu permasalahan, yang belum pernah atau masih jarang diteliti.
b. Penelitian Pengembangan adalah penelitian yang memperluas dan menggali lebih dalam suatu relitas atau problem yang sudah ada.
c. Penelitian Deskriptif adalah penelitian yang memberikan penjelasan tentang ciri-ciri suatu keadaan yang diteliti. Dalam penelitian deskriptif, peneliti tidak memberikan simpulan umum, peneliti hanya memaparkan, memberikan gambaran, melaporkan suatu objek, keadaan atau peristiwa.
d. Penelitian Eksplanasi adalah penelitian yang menjelaskan alasan terjadinya suatu peristiwa dengan cara menganalisis hubungan antara variabel yang satu dan lainnya yang diteliti.
e. Penelitian Inferensial adalah penelitian yang tidak hanya melukiskan suatu peristiwa, tetapi juga mengambil simpulan umum dari masalah yang tengah dibahasnya.
f. Penelitian Prediksi adalah penelitian yang mencoba menggambarkan dan menjelaskan kemungkinan terjadinya suatu peristiwa pada masa datang.

3. Menurut tempat pengambilan data

a. Penelitian Laboratorium merupakan penelitian yang dilakukan di tempat khusus untuk menghasilkan suatu simpulan.
b. Penelitian Lapangan merupakan penelitian yang dilakukan dalam kehidupan masyarakat yang sebenarnya.
c. Penelitian Perpustakaan merupakan penelitian yang berdasarkan pada buku-buku, naskah-naskah, dokumen, majalah, catatan di perpustakaan untuk mengumpulkan data dan informasi penelitian.

4. Menurut pendekatannya

a. Penelitian survei. Pada umumnya dilakukan untuk membuat generalisasi dari suatu pengamatan terbatas menjadi simpulan yang berlaku umum bagi populasi.
b. Penelitian Kualitatif. Dilakukan untuk memahami fenomena sosial untuk pandangan pelakunya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi partisipasi, wawancara secara mendalam, dan metode lain yang menghasilkan data yang bersifat deskriptif guna mengungkapkan sebab dan proses terjadinya peristiwa yang dialami objek penelitian.
c. Penelitian Kuantitatif merupakan penelitian yang menghasilkan data berupa angka-angka yang dianalisis dengan menggunakan statistik.
d. Penelitian Historis dilakukan untuk dapat merekonstruksi dan mengaktualisasikan kembali peristiwa dan perkembangan masyarakat yang terjadi pada masa lampau.
e. Penelitian Kebijakan adalah penelitian yang bertujuan menghasilkan alternatif rekomendasi kebijakan dengan cakupan luas.

Sumber : http://ecoledespirates.eklablog.com/teks-eksplanasi-a165655848

Catatan Kartika, Dosen ITS yang Menjadi Diplomat Bahasa di India (1)

Catatan Kartika, Dosen ITS yang Menjadi Diplomat Bahasa di India (1)

Catatan Kartika, Dosen ITS yang Menjadi Diplomat Bahasa di India (1)

Catatan Kartika, Dosen ITS yang Menjadi Diplomat Bahasa di India (1)

Catatan Kartika, Dosen ITS yang Menjadi Diplomat Bahasa di India (1)

Kartika Nuswantara, dosen Insitut Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) berkesempatan menjadi diplomat bahasa di India selama sekitar satu bulan. Berikut catatan perjalanannya yang ditulis dengan gaya bertutur.

Odisha atau yang juga dikenal dengan Orissa terletak di bagian timur India, merupakan salah satu negara bagian yang memiliki kekhasan historis sebagai pusat berkembangnya agama Hindu di India.

Odisha merupakan negara bagian dengan jumlah suku asli (tribal, demikian India menyebutnya) terbesar di India. Di situlah saya berkesempatan menjadi diplomat bahasa selama sekitar satu bulan.
Kartika Nuswantara
BISA: Siswa siswi Kartika Nuswantara menunjukkan hasil pembelajaran mereka. (Kartika Nuswantara for JawaPos.com)

Odisha merupakan negara bagian dengan jumlah suku asli terbesar yang mencapai hingga 23 persen dari jumlah total penduduk India. Hal itu menyebabkan Odisha masih memiliki budaya dan tradisi yang berakar kuat pada wilayah-wilayah suku asli.

Semenjak kemerdekaan dari penjajahan Inggris, kota Bhubaneswar dikenal sebagai kota seribu candi. Itu menandai kentalnya kehidupan umat Hindu di kota yang sampai sekarang masih menjadi pusat pemerintahan serta pusat perkembangan ekonomi di wilayah negara bagian.

Sesuai dengan program yang ditugaskan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan, lawatan saya di Odisha atau Bhubaneswar tepatnya adalah mengenalkan, mengajarkan, dan mengembangkan Bahasa dan Budaya Indonesia kepada anak-anak tribal di Kalinga Institute of Social Sciences.

Hal ini tidak pernah saya bayangkan dan tidak terlintas di benak saya. Sepertinya, sesuatu hal yang belum pernah dilakukan oleh peserta lain pada program ini sebelumnya.

Namun ini sangat membanggakan bagi saya, berbeda dengan peserta lainnya, saya mendapat tugas yang sangat mulia yaitu mengenalkan, mengajarkan dan mengembangkan Budaya dan Bahasa Indonesia di institusi pendidikan yang mengkhususkan bagi anak-anak miskin dari suku asli (tribal) di Bhubaneswar.

Setelah beberapa hari saya tinggal diguest house di lingkungan Kalinga Institute of Social

Sciences (KISS), baru saya menyadari saya berada di tempat yang menjadi masterpiece kota ini.

Saya berkesempatan bertemu dan berkenalan dengan tokoh besar di negara bagian ini, seorang ilmuwan yang dermawan dan rendah hati, Prof. Achyuta Samanta, pendiri sekolah residensial bagi 27.000 siswa berasal dari 26 suku asli Odisha dan sekitarnya.

Awal mula didirikannya Kalinga Institute of Social Sciences, pada tahun 1993, dengan mengontrak sebuah blok sebagai tempat tinggal sekaligus tempat bersekolah bagi 125 siswa tribal.

Prof Samanta, biasa dipanggil, mengajar di beberapa sekolah dan perguruan tinggi tetapi

seluruh pendapatannya dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup dan pendidikan siswanya kala itu.

Kegigihannya yang disertai ketulusan berjuang bagi kaum papa, sekarang telah memiliki 22 kampus dengan berbagai disiplin ilmu dan merupakan institusi dengan reputasi internasional di Bhubaneswar.

Pemondokan dan pendidikan gratis diberikan mulai dari pendidikan dasar hingga program Doktoral bagi 27.000 siswanya yang semua berasal dari suku asli, yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Sisi lain yang terpenting yaitu salah satu sumber pendanaan pendidikan serta untuk mencukupi

kebutuhan hidup seluruh siswa KISS, maka didirikanlah KITT University sebagai perguruan tinggi berbayar bagi mahasiswakaya dengan status perguruan tinggi bereputasi internasional.

Walaupun KISS didirikan untuk anak-anak tribal yang miskin, tetapi fasilitas dan infrastruktur institusi pendidikan ini tidak kalah dengan institusi lain yang berbayar. (*)

 

Baca Juga :

Jumlah Siswa Putus Sekolah Turun

Jumlah Siswa Putus Sekolah Turun

Jumlah Siswa Putus Sekolah Turun

Jumlah Siswa Putus Sekolah Turun

Jumlah Siswa Putus Sekolah Turun

Selama ini banyak program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah dirasakan oleh masyarakat. Kinerja tersebut dievaluasi oleh Poltracking.

Menurut Poltracking, sebanyak 60 persen masyarakat menyatakan Jokowi-JK berhasil menangani masalah pendidikan yang terjangkau. Sebanyak 67,9 persen publik puas terhadap kinerja pendidikan pemerintahan Jokowi-JK di bidang pendidikan.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta masyarakat dalam melaksanakan program-

program prioritas akan memberikan dampak langsung yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Selasa, (19/12).

Dalam program-program yang telah diimplementasikan, ujar dia, Kemendibud mencapai beberapa prestasi yaitu Pengelolaan Sosial Media terbaik kedua dari seluruh kementerian atau lembaga versi humas pemerintah. Lalu, keterbukaan informasi publik mencapai 10 besar nasional dan tingkat kepatuhan LHKPN terbaik.

Muhadjir menjelaskan, angka partisipasi sekolah menunjukkan peningkatan dalam lima tahun

terakhir. Untuk kategori jumlah siswa yang putus sekolah, tahun 2014 sebanyak 449.665 anak, tahun 2015 sebanyak 269.320 anak, dan tahun 2016 sebanyak 217.305 anak. Sedangkan Untuk tahun ini masih menyelesaikan akhir tahun karena jumlah masih akan berubah.

Dalam kategori lulusan tidak melanjutkan sekolah, tahun 2014 sebanyak 1.186.475 orang,

tahun 2015 sebanyak 912.978 orang, dan tahun 2016 sebanyak 822.177 orang. Dari data ini, disimpulkan ada penurunan.

Berdasarkan data Kemendikbud dari pemantapan pembangunan pendidikan, pada jenjang SD,SMP,dan SMA, SMK dan SLB, pada tahun ini telah dibangun 397 Unit Sekolah Baru (USB), 2.314 Ruang Kelas Baru (RKB). Untuk kebutuhan guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Kemendikbud mengirimkan 6.296 guru garis depan.

Semua capaian Kemendikbud tetaplah belum sempurna. Meskipun dari 67,9 persen masyarakat puas atas kinerja Kemendikbud, tetapi tetap saja masih ada pekerjaan rumah yang masih harus dibenahi.

 

Sumber :

https://mammoth.co.id/kata-sifat/

Serunya Indonesian Week 2017 di Kaohsiung

Serunya Indonesian Week 2017 di Kaohsiung

Serunya Indonesian Week 2017 di Kaohsiung

Serunya Indonesian Week 2017 di Kaohsiung

Serunya Indonesian Week 2017 di Kaohsiung

Dalam pagelaran Indonesian Week 2017 di di National Sun Yat Sen University (NSYSU)

Kaohsiung, PPI Taiwan memang sengaja menempatkan lokasi acara ini di sebuah kampus indah dengan pemandangan tak biasa berlatarkan gunung, serta berbatasan langsung dengan laut.

Sekjend PPI Taiwan Rahmandhika Firdauzha Hary Hernandha mengatakan, banyak sekali sponsor yang turut meramaikan acara ini.

Diantaranya adalah Kementerian Pariwisata lewat tagline Wonderful Indonesia-nya, Indomie,

Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, INDEX, Telkom Indonesia di Taiwan, dan masih banyak lagi.

Tak lupa PPI Taiwan juga menggandeng Radio PPI Dunia, Garuda Formosa TV, dan Radio Taiwan International, sebagai media partner resmi dalam acara Indonesian Week kali ini.

“Hari pertama dibuka dengan pengadaan booth pameran dan kuliner khas Indonesia, yang

terbagi atas beberapa kategori pulau-pulau besar seperti Sumatera, Celebes, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Papua, dsb,” kata Julian Fikri, ketua panitia Indonesian Week 2017.

Tak hanya itu, hari pertama juga diramaikan dengan perlombaan dan pengadaan space untuk permainan tradisional dan penampilan melodi dari angklung sebagai awalan.

Yang gong besarnya ditabuh pada Minggu (10/12) dengan penampilan-penampilan tari, choir lagu-lagu tradisional, serta permainan alat musik tradisional khas Indonesia di atas panggung auditorium NSYSU.(*)

 

Sumber :

http://www.rumahtanahdijual.com/usaha-menghadapi-tantangan-pendidikan-di-era-global/

perkembangan penduduk dengan menggunakan table

perkembangan penduduk dengan menggunakan table

perkembangan penduduk dengan menggunakan table

perkembangan penduduk dengan menggunakan table

perkembangan penduduk dengan menggunakan table

Tuliskan perkembangan penduduk dengan menggunakan table

Tahun Jumlah data penduduk ( juta) Waktu untuk mencapai jumlah dua kali lipat
1 250 Membutuhkan waktu sangat lama
1650 500 1650 tahun
1830 1000 180 tahun
1930 2000 100 tahun
1976 4000 46 tahun
1990 5321 Membutuhkan waktu sangat singkat
2000 5982 Membutuhkan waktu sangat singkat

Dari table diatas tersebut menunjukan bahwa

untuk Negara Indonesia mencapai jumlah penduduk dua kali lipat waktu yang diperlukan makin lama makin singkat semua itu diakibatkan karena pola penduduk di Indonesia sudah banyak sekali perubahan sehingga perkembangan kependudukan di Negara kita ini menjadi sangatlah pesat, apabila semua ini berkelanjutan maka tidak akan mungkin ledakan penduduk pun akan terjadi

Adapun penyebab faktor dari cepatnya pertumbuhan di Indonesia

seiring perkembangan zaman dan juga dari tahun ke tahun semua orang berbondong-bondong ingin tahu apa itu tekhnologi maka sekarang pun dengan pertanyaan itu trjawablah sudah, teknologi pun semakin lama menjadi lebih canggih dan canggih apa lagi banyak sekali ilmuan yang menelitinya maka ilmu pengetahuan dan tekhnologi kesehatan lah penyebab perkembangan penduduk.

Dengan kemajuan zaman tekhnologi kesehatan

kelahiran dapat diatur dan kematian dapat dicegah, ini semua mengakibatkan menurunnya angka kematian secara drastis atau mencolok sesuai dengan tungkat kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan tekhnologi maka tiap-tiap masyarakat atau Negara pertumbuhan

penduduknya mengalami empat periode yaitu:

• Peride pertama 1
Pada periode ini pertumbuhan penduduk berjalan dengan lambat dengan ditandainya tingkat kematian dan kelahiran yang amat rendah sehingga disebut periode statis
• Periode kedua 2
Tahap ini angka kematian mulai turun karena adanya perbaikan gizi makanan dan kesehatan, akibat dari itu semua pertumbuhan penduduk menjadi cepat meningkat angka kelahiran yang masih tinggi

• Periode 3
Periode ini ditandai dengan tingkat pertumbuhan penduduk mulai turun. Tingkat kematian pada periode ini stabil sampai pada tingkat rendah dan angka kelahiran menurun, penyebabnya antara lain adanya pembatasan jumlah anggota keluarga.

• Periode 4
Pada masa ini tingkat kematian stabil, tetapi tingkat kelahiran menurun secara perlahan sehingga pertumbuhan penduduk rendah. Periode ini di sebut periode penduduk stasioner.

Dari empat periode di atas, pertumbuhan penduduk Indonesia berada pada periode kedua dan sekarang sedang menuju periode ketiga.

Sumber : https://miralaonline.net/sejarah-bahasa-ngapak/

Individu Keluarga dan Masyarakat

Individu Keluarga dan Masyarakat

Individu Keluarga dan Masyarakat

Individu Keluarga dan Masyarakat

Individu Keluarga dan Masyarakat

Dalam dunia ini banyak sekali mahkluk hidup

yang mempunyai peranan sebagai pengisi mahkluk hidup lainnya  dalam kehidupan ini kita sering mengenal beberapa kata yang sering keluar masuk di dalam telinga kita individu dan juga kelompok kedua kata tersebut sudah tidak awam lagi bila kita mendengarnya banyak yang bilang manusia itu adalah mahkluk social yang tidak bisa hidup sendiri atau individu sebenarnya apa arti dari kata tersebut.

 

Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan

yang tak dapat dibagi melainkan sebagai suatu kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.Jadi, indivudu merupakan manusia perseorangan atau suatu makhluk yang sebagai kesatuan terbatas, inilah pendapat orang ahli sosiologi yang berada di luar negeri sebrang sana.

 

Sebenarnya banyak sekali arti dari makna individu

sebagai kita uraikan individu merupakan suatu seseorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas dalam lingkungan sosialnyamelainkan juga mempunyai kepribadian serta pola dan tingkah laku spesifik dari dirinya.individu dalam tingkah  lakunya menurut polapribadinya ada 3 kemungkinan menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitas atau takluk terhadap kolektif.

Manusia dalam berkehidupan pun mempunyai perkembangan-perkembangan tertentu yang akan membuatnya bisa mempelejari suatu hal dalam kehidupannya mulai dari yang baik sampai yamg buruk, ada kalanya kita merasakan perkembangan itu terjadi dengan cepatnya sampai prosesnya yang terjadi tidak terlihat oleh kasat mata.

 

Seorang ibu melahirkan anaknya dengan proses

yang sangat banyak dan juga sangat tidak masuk akal apa bila di uraikan dalam bahasa manusia, dari bayi itu lah manusia mengenal apa artinya sebuah kehidupan yang bisa di bilang mengapa saya di lahirkan dan apa tujuannya saya di lahirkan di dunia ini, bayi pun mulai membuka mata kecilnya denagan teriakan menangis melihat sesosok wanita yang sedang mengusap-usap rambutnya dengan begitu tenang hingga sang bayi tertidur pulas, dari bayi pun manusia sudah bisa melihat dan juga mendengar walaupun tidak sepenuhnya dengan jelas dari conoh tersebut kita pun bisa menyimpulkan bahwa perkembangan adalah sebuah proses atau tahap demi tahapan yang memberi manusia akan pelajaran yang berarti dalam kehidupannya untuk di ingat sebagai baik burujnya tindakan yang akan dia lakukan dengan mengingat proses tersebut.

Di dalam perkembangan pun mempunyai sebuah realita atau sebuah kenyataan yang membuat jati diri manusia itu menjadi jati diri yang benar ataupun jati diri yang salah banyak sekali di dunia ini manusia yang mempunyai karakter yang berbeda-beda dikarenakn jati diri dan tujuan hidup mereka berbeda banyak parah ahlo sosiolog di dunia menyimpulkan mengapa manusia terdiri dari berbagai macam jati diri yang baik maupun yang buruk semua ini dikarenakan hal perkembangan mereka.

Perkembangan merupakan salah satu factor pemicu atas terjadinya pembedaan jati diri manusia dan faktor-faktor meliputi.kelahiran apabila manusia dilahirkan di sebuah daerah yang sangat kumuh di mana per ekonomian dan juga kejahatan yang merajalela di kawasan tersebut maka tidak akan mungkin apa bila manusia yang lahir disana akan mempunyai pola pikir yang amat sangat menakutkan apa bila sering melihat adegan yang tidak logis.

Keturunan secara garis besar sudah ditakdirkan dalam penurun sebelumnya dan ada pula pribahasanya, apa bila dari semua keturunan dalam sau keluarga kita mempunyai sifat dan juga karakter yang buruk maka tidak akan kemungkinan bahwa kita sebagai anak yang dilahirkan di keluarga itu akan memiliki senua hal tersebut, tapi yang anda perlu ingat bahwa takdir seseorang itu bisa diubah sesuai yang dya inginkan salkan manusianya itu mau berusaha dengan keras.

Suatu keindahan dalam menjalani kehidupan di dunia ini sangat lah tergantung dari kita sendiri dalam memilih sebuah pasangan hidup yang baik, pasti semua orang mengipikan memiliki pasangan yang membuat dirinya semangat dan selalu ada dalam keterpurukan maka dari situ lah manusia hidup dalam berpasang-pasangan sehingga membentuk sebuah keluarga yang harmonis,

Menhuni sebuaj kediaman dngan yang ada di dalamnya terdapat sekelompok manusia yang terdiri dari lelaki dan juga perempuan yang membentuk suatu kelompok yang mempunyai anak hasil dari pernikahan mereka yang mempunyai satu visi dan juga misi, dimana rasa kasih sayang dan cinta ada dalam kelompok itu yang akan membentuk sebutan keluarga.

Di dalam keluarga terdapat namanya seorang ibu dan juga bapak, tugas ayah adalah sebagai kepala keluarga, yang menafkahi atau memenuhi semua keperluan dalam satu keluarga sedangkan ibu memberi atau mengayomi sebuah anak mereka ke jalan yang benar sehingga tidak salah dalam mengambil jalan atau arah hidup.

Banyak sekali atas fungsi dari keluarga dikarenakan keluarga peranan penting dalam menjalani sebuah kehidupan apa lagi jika kalau di dalam satu keluarga tersebut dikaruniai seorang anak maka akan mungkin banyak peranan, anak pun apa bila sudah besar akan memilih jalan hidupnya sendiri dalam melaksanakan suatu kehidupan mereka memilih pasangan hidupnya nah di sinilah peranan keluaga dalam menyiapkan resepsi pernikahan dalam memperbaiki keturunan.

Bila keluarga sudah mencukupi kebutuhannya maka sangat disarankan apa bila anak dari mereka di beri pendidikan yang cukup agar bisa melanjutkan seperti kedua orang tuanya, keluarga tempat sarana dalam mendengarkan suatu perasaan yang amat sakit, tempat diman kita berlindung dan juga suatu hal yang tidak bisa terlupakan.

Lingkungan merupakan tempat prasarana dalam berinteraksi sesama manusia di dalam tempat tinggal yang terdapat banyak keluarga dan juga manusianya yang membentuk ikatan interaksi sosial mepunyai suatu visi dan misi dalam hal kebersamaan maka di sebut juga dengan masyarakat, bnyak orang berpendapat kalau masyarakat pun yang menimbulkan konflik di mana-mana kemungkinan itu semua ada faktor-faktor penyabab kejadian itu berlangsung.

Masyarakat terdiri jua jenis masing-masingnya terdapat pengertian dan juga fungsi yang tidak sama, masyarakat yang sering kurang berinteraksi terhadap lingkungan atau pun dengan orang lain mereka hanya mau berkumpul bersama orang yang menurut mereka sebanding atau sama derajatnya masyarakat ini biasa di sebut dengan masyarakat non industry.

Sumber : https://miralaonline.net/materi-kimia-inti/

Uni Eropa Sediakan 1.600 Beasiswa bagi Pelajar Indonesia

Uni Eropa Sediakan 1.600 Beasiswa bagi Pelajar Indonesia

Uni Eropa Sediakan 1.600 Beasiswa bagi Pelajar Indonesia

Uni Eropa Sediakan 1.600 Beasiswa bagi Pelajar Indonesia

Uni Eropa Sediakan 1.600 Beasiswa bagi Pelajar Indonesia

Pameran Pendidikan Tinggi Eropa (EHEF) 2018 digelar di Jogja Expo Center (JEC), Kabupaten Bantul, Selasa (13/11). Pelaksanaan pameran pendidikan di Kota Pelajar tersebut diharapkan dapat memfasilitasi pelajar maupun mahasiswa yang berminat untuk melakukan studi di Eropa.

Wakil Kepala Delegasi Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Charles-Michel Geurts mengatakan, pameran ini sudah dilakukan untuk yang ke-4 kalinya di Jogjakarta. Daerah yang sudah diketahuinya dikenal dengan banyaknya kampus berdiri. “Kami memutuskan menggelar pameran di Jogjakarta, untuk menjaring pelajar studi ke Eropa,” katanya, Selasa (13/11).

Setiap tahunnya, tak kurang dari 1.600 beasiswa Uni Eropa disediakan bagi pelajar Indonesia dan akademisi melalui program unggulan ‘Erasmus+’. Program itu seperti pertukaran pelajar, dengan studi jangka pendek.

Lamanya studi itu ada yang 6 bulan, maupun 12 bulan. Pelajar Indonesia maupun dari Uni

Eropa yang sesuai jurusannya, melakukan studi sambil mempelajari budaya baru. “Saling terhubungnya pelajar serta akademisi, merupakan kontribusi penting bagi terbangunnya relasi antar individu. Ini merupakan hal yang selalu dipromosikan oleh Uni Eropa dan Indonesia sebagai bagian dari hubungan kedua negara yang terus tumbuh,” katanya.

Menempuh pendidikan di luar negeri, menurutnya lebih dari sekedar meraih kualifikasi akademis. Namun pengalaman yang didapat menjadi proses untuk membentuk kepribadian, mengembangkan sikap mandiri serta membuka wawasan.

“Eksposur terhadap budaya baru, terjadinya pertukaran pengetahuan dan ketrampilan tentu akan menginspirasi pelajar Indonesia dan membantu mereka dalam menjalani kehidupan di masa depan,” ucapnya.

EHEF sendiri merupakan pameran pendidikan terbesar di dunia yang fokus pada pendidikan

tinggi Eropa. Pada 2018 ini, diikuti oleh 95 lembaga pendidikan tinggi dari 17 negara anggota Uni Eropa.

Selain melalui pameran, pelajar ataupun akademisi yang berminat untuk studi di Uni Eropa juga dapat mengetahui melalui situsnya di ehef.id. Menggali lebih dalam terkait hal-hal tentang berbagai beasiswa yang ditawarkan.

Gubernur DIJ, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya mengatakan, Jogjakarta

salah 1 atributnya merupakan daerah yang dikenal sebagai kota pelajar. “Karena pelajar atau mahasiswa dari seluruh Indonesia datang bersekolah di sini, karena hal itu Jogja dikenal sebagai miniatur Indonesia. Masyarakat Jogja majemuk, sangat menghargai perbedaan,” katanya.

Di sisi lain, negara di Uni Eropa dipandang pantas untuk dijadikan mitra kerja sama. Termasuk dalam bidang pendidikannya, yang berkualitas dan terjangkau. “Bahkan menawarkan beasiswa studi,” katanya.

Melalui pameran ini, diharapkan pelajar maupun mahasiswa yang ada di Jogjakarta bisa menggali sebanyak-banyaknya. Mengenai informasi beasiswa yang ditawarkan.

 

Baca Juga :

 

 

Kurang Laku di ‘Pasaran’, Prodi Konseling dan Ilmu Sosial Dimoratorium

Kurang Laku di ‘Pasaran’, Prodi Konseling dan Ilmu Sosial Dimoratorium

Kurang Laku di ‘Pasaran’, Prodi Konseling dan Ilmu Sosial Dimoratorium

Kurang Laku di ‘Pasaran’, Prodi Konseling dan Ilmu Sosial Dimoratorium

Kurang Laku di ‘Pasaran’, Prodi Konseling dan Ilmu Sosial Dimoratorium

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memoratorium program studi (prodi) yang dianggap sudah jenuh. Prodi tersebut ada di fakultas atau kampus-kampus keguruan.

Menteri Ristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, bukti jenuhnya suatu prodi antara lain lulusannya yang tidak terserap dengan baik di dunia kerja. Lulusan tersebut juga cenderung menganggur, maupun bekerja tidak sesuai dengan bidangnya.

“Ada, misalnya yang jenuh, ini kami tutup. Buktinya jenuh apa? Lulusannya tidak terserap oleh industri. Banyak itu. Contoh, program studi keguruan, yaitu tentang konseling. Saya moratorium dulu,” ujarnya saat ditemui di kantor Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/11).

Selain prodi bimbangan konseling, bidang lainnya yang akan dikurangi yaitu ilmu sosial. Dia berharap, perguruan tinggi bisa mengedepankan ilmu eksakta.

“Sekarang universitas yang di bidang sosial, sosialnya akan saya moratorium, saya kurangi.

Sekarang saya arahkan ke STEM (science, technology, energy, mathematics) ini yang menjadi penting. Ini kami dorong. Kalau ada universitas dengan STEM, saya akan izinkan,” terang dia.

Kemudian, sejumlah jurusan kekinian juga akan ditingkatkan, seperti prodi yang fokus terhadap industri kopi. Sebagaimana diketahui, kopi sudah menjadi salah satu gaya hidup masyarakat saat ini.

“Maka ada dalam bagaimana tentang konsentrasi program studi kopi, kopi itu kan dari bagaimana cara menanam kopi yang baik, bagaimana dari hulu kan. Bagaimana nanti set plantiationnya itu, bagaimana nanti hilirnya,” kata Nasir.

Untuk mengembangkan inovasi dalam menciptakan prodi, Nasir memberi kebebasan kepada

universitas. Kini, kampus bisa dengan mudah mengajukan pembukaan prodi baru tanpa nomenklatur, selama bisa menghasilkan lulusan yang terserap industri.

“Ini sudah saya cabut peraturan ini, sudah diganti peraturan baru. Silakan itu para program studi akan dibuka, tetapi harus lihat pada siapa demand-nya, jangan sampai mencetak tenaga kerja penganggur, tapi mencetak tenaga kerja yang profesional pada bidangnya yang diinginkan industri,” paparnya.

Adapun prodi kekinian yang sudah ada, di antaranya Prodi Pengelolaan Perkebunan Kopi, Prodi

Film, Prodi Teknologi Pulp dan Kertas, Prodi Informatika Medis, Prodi Teknik Mekatronika, dan Prodi Sains Data.

Kemenristekdikti juga memberikan rekomendasi kepada perguruan tinggi untuk membuka prodi visioner Sains Perkopian, Prodi Ekonomi Perkopian, Pendidikan Barista, Prodi Seni Meme.

 

Sumber :

https://symbiantweet.com/aliran-sastra/