Pengembangan Pariwisata Pengembangan Pariwisata

Pengembangan Pariwisata

Table of Contents

Pengembangan Pariwisata

 Pengembangan Pariwisata Pengembangan Pariwisata

Pengembangan Pariwisata

  Pengembangan pariwisata perlu melihat aspek-aspek yang menyangkut pariwisata maupun secara tidak langsung menyangkut pariwisata. Bukan hanya obyek wisatanya saja yang perlu dikembangkan melainkan sektor-sektor pendukung baik fisik maupun non fisik juga perlu diperhatikan. Inskeep[10] mengemukakan komponen-komponen pengembangan pariwisata meliputi:

1.      Atraksi dan aktivitas obyek wisata yang merupakan sumberdaya wisata di suatu daerah yang menjadi magnet daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi daerah tersebut.

2.      Akomodasi yang berupa fasilitas hotel dan fasilitas akomodasi lainnya sebagai tempat wisatawan menginap

3.      Fasilitas dan pelayanan wisata lain seperti restauran dan bank

4.      Fasilitas dan pelayanan transportasi baik darat, laut, maupun udara.

5.      Infrastruktur lain seperti alat komunikasi, penyediaan air, dan lain-lain

6.      Institusi atau kelembagaan yang mengelola dan mengembangkan pariwisata.

Selo Soemardjan dalam Spilliane[11] mengatakan pengembangan pariwisata harus merupakan pengembangan yang berencana secara menyeluruh, sehingga dapat diperoleh manfaat yang optimal bagi masyarakat. Baik dari segi ekonomi, sosial dan kultural. Perencanaan tersebut harus mengintegrasikan pengembangan pariwisata kedalam suatu program pembangunan ekonomi, fisik, dan sosial dari suatu negara. Disamping itu, rencana tersebut harus mampu memberikan kerangka kerja kebijakan pemerintah untuk mendorong dan mengendalikan pengembangan pariwisata.

Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa pengembangan pariwisata harus berencana dan menyeluruh agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Karena memang pariwisata tidak hanya bergantung pada obyek wisatanya saja. Namun juga merupakan gabungan dari sektor-sektor pendukung seperti akomodasi, transportasi, tempat makan dan cinderamata.

Baca Juga :