REIFIKASI

REIFIKASI

Table of Contents

REIFIKASI

REIFIKASI

REIFIKASI

Dalam menuju pematangan kesadaran sejarah proletariat diperlukan kesadaran akan realitas masyarakat. Menurut Lukacs, dengan berpatok pada pemahaman fetisisme Marx, telah terjadi reifikasi dalam realitas masyarakat. Istilah reifikasi menunjuk pada apa yang sebenarnya merupakan hubungan antar-manusia bebas kelihatan seperti hubungan antar-benda, jadi sebagai suatu kenyataan objektif. Kekhasan masyarakat borjuis adalah bahwa semua hubungan antar-manusia dikuasai oleh hukum pasar. Dalam kapitalisme segala sesuatu, termasuk hubungan antar-manusia, dimengerti sebagai bentuk komoditi, barang untuk diperjual-belikan. Komoditi dan seluruh proses jual-beli ditentukan oleh hukum-hukum objektif pasar yang menurut paham kapitalisme bersifat ‘alami’ dan ‘rasional’ dan karena itu ‘abadi’. Begitu pula masyarakat borjuis memandang segala macam hubungan antar-manusia, jadi struktur-struktur ekonomis, sosial, politis dan budaya masyarakat kapitalis sebagai pola kehidupan bersama manusia yang paling alami dan rasional. Padahal kekuasaan menyeluruh bentuk komoditi itu merupakan hasil sebuah proses sejarah hasil manusia.
Kegiatan manusia dalam berkerja bukan lagi milik pribadi yang ada sesuai minatnya. Manusia dengan begitu menjadi teralienasi dan proses tidak secara langsung mereka miliki dan kuasai. Mereka sepertinya menjadi tersebar dalam spesifikasi yang diberikan dalam perkerjaan. Misalkan saja seorang yang berkerja di pabrik rokok. Ada orang yang hanya fokus berkerja melinting rokok tersebut. Ia tidak tahu keseluruhan proses dan hanya dengan mengikuti saja apa yang diberikan oleh pabrik. Ia hanya mengambil bagian dalam sistem produksi saja. Keberadaannya hanya ada dalam partikularitas pabrik. Ini oleh Lukacs telah menyingkirkan kedalaman diri manusia di mana manusia itu juga memiliki minat, inisiatif, kreatifitas, dan kepribadian . Oleh masyarakat kapitalis, hal seperti ini tidak menjadi bagian yang dipikirkan melainkan hal yang mengganggu sistem produksi.
Marx memahami bahwa komoditi merupakan fetis yang dianggap memiliki kekuatan mutlak atas semua proses kehidupan masyarakat sedangkan Lukacs melihatnya lebih jauh bahwa hubungan antar manusia juga diberhalakan dalam bentuk komoditi atau dengan kata lain direifikasi. Dengan demikian hubungan antar-manusia dipahami sebagai hukum pertumbuhan komoditi. Hukum tersebut dianggap alami, objektif, dan rasional dalam masyarakat kapitalis. Dengan demikian hubungan antar-manusia tidak lagi ditentukan oleh cita-cita pribadi, persahabatan, perhatian intelektual, kesamaan minat, atau oleh minat untuk berkomunikasi, melainkan oleh hukum pasar.

5. Aliran Pemikiran
Lukacs dipengaruhi oleh beberapa pemikiran di antaranya Subjektivitas Hegel, serta Kapitalisme Marx, serta Weber dan Simmel. Jadi, Lukacs pemikirannya bersifat rasional karena hanya mengadopsi pemikir – pemikir sebelumnya.

6. Latar Belakang Sosial
Lukacs adalah salah satu perdana menteri theorist dari realisme sosialis, yang hanya dapat diterima gaya sastra di Uni Soviet. Untuk juara realisme, khususnya yang dikenakan ideologi realisme, sebagai satu-satunya cara untuk menulis, Lukacs mengatur dirinya sendiri bertentangan dengan gerakan sastra yang enggantikan realisme di Barat, modernisme (penulis seperti James Joyce, William Faulkner, Robert Musil, dan sebagainya). Esai ini adalah upaya untuk membedakan kedua benar-benar, tentu saja dalam kebaikan dari realisme.

7. Keyword
a. Reifikasi
b. Kelas dan kesadaran palsu.

8. Individu yang Otonom
Proletariat itu haruslah dibawa pada kesadaran kelas dan kemudian diajak untuk semakin menyadari kesadarannya tersebut hingga kaum proletar sampai pada kesadaran yang sebenarnya atau yang murni. Ini adalah pemikiran Lukacs atas Marxisme yang berkembang pada saat itu. Ia melihat bahwa kaum proletar walaupun mereka secara fisik berjuang namun karena perjuanggannya sejalan dengan logika borjuis, mereka tidak secara nyata atau murni berjuang. Maka perlulah kesadaran proletariat di mana kesadaran itu menjadi milik proletariat itu sendiri dan tidak hanya masuk dalam ruang politik publik saja. Partai revolusioner dijadikan penjamin adanya kesadaran kelas ini. Kesadaran diklaim tidak bisa begitu saja ada pada proletar melainkan harus dikembangkan dan dicerahkan lewat partai.

9. Fokus Penjelasan
Membandingkan berbagai kelas dalam kapitalisme berdasarkan isu kesadaran kelas. Ia mencurahkan hubungan dialektis antara struktur ekonomi kapitalisme, system gagasan (kesadaran kelas), pemiiran individu hingga tindakan individu. Sehingga perspektif teoritisnya menjadi jembatan antara determinis ekonomi dan marxis yang lebih modern.

10. Jenis Realitas
Pemikiran Lukacs merupakan pemikiran subyektif terhadap karya Marx.

11. Lingkup Realitas Sosial
Lingkup realitas Teori – teori Lukacs adalah makro dimana menjadikan struktur sosial dan sistem sosial sebagai subjek makro/ obyek kajiannya.

12. Asumsi tentang Individu dan Masyarakat
Dalam interaksinya dengan alam, masyarakat menghasilkan berbagai produk namun orang cenderung mengabaikan fakta bahwa merekalah yang menghasilkan komoditas dan memberikan nilai. Karena menurut mereka nilai merupakan hasil dari pasar dan terlepas dari aktor. Sedangkan fetisisme komoditas merupakan proses ketika komoditas dan pasar diyakini memilki eksistensi obyektif terhadap aktor dalam masyarakat kapitalis. Hal inilah yang menjadi dasar oleh Lukacs bagi konsepnya yaitu Reifikasi. Pebedaan antara fetisisme dengan reifikasi terletak pada institusi ekonomi pada fetisisme sedangkan reifikaisi deiberlakukan pada masyarakat.
Kesadaran kelas merujuk pada kepercayaan yang dimilki bersama oleh mereka yang menempati kelas yang sama. Namun menurut lukacs kesadaran kelas bukanlah jumlah atau rata-rata kesadaran individu, dimana ia menjadi milik sekelompok orang yang memilki tempat serupa dalam sebuah sistem produksi. Sedangkan dalam suatu masyarakat kapitalisme terdapat kesadaran palsu dimana tidak memilki pengertian yang jelas antara kelas karena didasrkan pada kepentingan. Kepalsuan kesadaran kelas berasal dari posisi kelas dalam struktur ekonomi masyarakat dimana menurut mereka kesadaran kelas berarti ketidaksadaran atas kondisi ekonomi dan sosiohistori setiap kelasnya.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/