Kisah Nyamuk Yang Sombong

Kisah Nyamuk Yang Sombong

Musim hujan telah tiba. Saat itulah mulai banyak genangan-genangan air di dalam hutan, misalnya di lekukan tanah yang becek, di pohon yang berlubang, dan sebagainya. Genangan air merupakan tempat yang sangat disukai para nyamuk. Tidak heran bila di hutan itu banyak nyamuknya, sebab mereka berkembang biak dengan cepat.

Di antara sekian banyak nyamuk, ada satu nyamuk yang pemberani tetapi sombong. Ia sering merendahkan nyamuk lainnya yang takut kepada hewan-hewan lain.

“Aku adalah hewan yang hebat! Meskipun tubuhku kecil, tapi aku bisa terbang dengan lincah. Seharusnya hewan-hewan lain mengangkatku sebagai raja,” pikir Nyamuk, pongah. Muncul niat dalam hatinya untuk menantang Singa, si raja hutan. Bila ia bisa mengalahkan Singa, pasti hewan-hewan lainnya akan menghormatinya dan menuruti apa pun perintahnya.

“Hai Singa, ayo kita berkelahi untuk membuktikan siapa yang paling kuat! Jika aku menang, maka akulah yang menjadi raja hutan!” seru Nyamuk. Mendengar tantangan Nyamuk, Singa marah. Ia langsung menyerang Nyamuk, namun hewan kecil itu bisa menghindar dengan lincah. Dalam satu kali gerakan cepat, Nyamuk berhasil masuk ke dalam hidung Singa. Sang Raja Hutan berusaha melakukan segala cara untuk mengeluarkan Nyamuk, namun tidak berhasil. Lama-kelamaan ia merasa lelah, lalu menyerah kalah.

“Hahahaha… akhirnya aku berhasil mengalahkan Singa! Mulai sekarang akulah yang menjadi raja hutan! Semua hewan harus tunduk kepadaku!” seru Nyamuk, sombong. Ia sangat bangga dengan kemenangannya atas Singa. Ia merayakannya dengan terbang berkeliling hutan sambil membunyikan terompet.

Nyamuk terus terbang tanpa melihat Iingkungan sekitar. Karena kurang berhati-hati, ia menabrak sarang laba-laba. la terjebak di dalamnya dan tidak bisa terbang ke mana-mana. Sementara itu, laba-laba sangat senang karena berhasil mendapatkan mangsa. Seekor nyamuk akan menjadi santapannya yang lezat.

Nyamuk berusaha sekuat tenaga untuk lepas dari jebakan itu. Namun, jaring laba-laba mengikat tubuhnya terlalu kuat. Baru saja ia girang karena bisa mengalahkan Singa, kini riwayatnya harus tamat oleh laba-laba.

Baca Juga: