Wajibkan Siswa Bawa Ompreng dan Minuman

Wajibkan Siswa Bawa Ompreng dan Minuman

Wajibkan Siswa Bawa Ompreng dan Minuman

Wajibkan Siswa Bawa Ompreng dan Minuman

Wajibkan Siswa Bawa Ompreng dan Minuman

Deretan siswa tampak tumpah ruah di teras ruang kelasnya. Sambil membawa omprengan dan

minuman probadi, mereka duduk berjajar untuk menggelar makan bersama. Kegiatan ini salah satu program andalan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor untuk mewajibkan siswanya membawa bekal ke sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Fahrudin, terus memantau program siswa membawa makanan di dalam ompreng dan bawa botol minuman ke sekolah.

Bahkan, ia telah meminta kepada para pengawas sekolah, ikut mengawasi dan mensukseskan

program dimaksud. Karena, menurut Fahmi, panggilan akrab Fahrudin, kepada Metropolitan, hal ini jelas akan sangat membawa dampak besar, jika seluruh sekolah di lingkungan Disdik Kota Bogor sudah melakukan hal tersebut.

”Setidaknya, volume sampah di Kota Bogor akan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Apalagi, jika rata-rata setiap sekolah mengurangi volume sampahnya hingga 25 kg per hari, maka jika diakumulasikan secara keseluruhan dengan sekolah yang ada di Kota Bogor, volume sampah yang biasa dihasilkan dari jajanan anak kemasan dapat diturunkan hingga mencapai 10 ton per hari,” ujarnya.

Apalagi permasalahan sampah merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota

(Pemkot) Bogor. Jadi, semuanya itu tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tapi semua pihak harus ikut bagian dalam penanganan sampah. ”Makanya, secara terus menerus, saya memantau program tersebut.Alhasil, program dimaksud sudah berjalan di setiap sekolah,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://s.id/78Zff