Beredar Video Khilafah, PCNU Minta Masyarakat Bangkalan Tidak Terprovokasi

Beredar Video Khilafah, PCNU Minta Masyarakat Bangkalan Tidak Terprovokasi

Beredar Video Khilafah, PCNU Minta Masyarakat Bangkalan Tidak Terprovokasi

Beredar Video Khilafah, PCNU Minta Masyarakat Bangkalan Tidak Terprovokasi

Beredar Video Khilafah, PCNU Minta Masyarakat Bangkalan Tidak Terprovokasi

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan beredarnya cuplikan video yang mengklaim Syaikhona Kholil Bangkalan mendukung Khilafah.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Tanfidiyah PCNU Kabupaten Bangkalan KH. Makki Nasir.

Menurutnya, keluarga besar Bani Kholil sepakat tidak mendukung gerakan khilafah yang diusung HTI.

“Jangan sampai masyarakat ter- provokasi,” kata Ra Makki sapaan lekatnya kepada jurnalfaktual.Id. Selasa (19/11/2019) melalui sambungan telepon.
BacaLagi
MTs Al-Ma’arif NU Fajrul Hidayah Gelorakan Tahsin dan Tahfizul Qur’an
Dongeng Kak Avan, Bangunkan Imajinasi Anak

Ra Makki meminta masyarakat untuk tetap dengan ajaran- ajaran dasar yang dicontohkan para ulama terdahulu dalam beragama maupun berbangsa dan bernegara.

“Santri Syaikhona Kholil telah bersepakat membentuk dan menjaga NKRI. Intinya Jangan bikin rusuh, dan aneh- aneh, Itu saja,” tegas dia.

Ia menegaskan, apakah ulama dan kiyai pendiri bangsa terdahulu seperti KH. Hasyim Asy’ari kurang alim dalam urusan agama? sehingga menyepakti terbentuknya NKRI.

“Semua ulama pendiri bangsa itu sangat alim dalam urusan agama. Yang penting masyarakat

jangan terprovokasi itu saja,” pintanya dengan tegas.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 03. 34 menit menyebut- nyebut khilafah. Dalam video itu, terlihat ratusan kiyai yang diketahui berkumpul dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW deklarasi terkait sistem Khilafah. Dalam video tersebut terlihat ratusan Ulama ikut menghadiri Deklarasi tersebut.

Berikut petikan isi dalam ceramah tersebut:

“Kita adalah bagian orang-orang yang sedia berjuang untuk tegakkan Khilafahsampai titik darah

nafas penghabisan.Takbirrr.. Bahwa Khilafah adalah sistem satu-satunya Kenegaraan yang disyariatkan oleh Islam,” kata KH Rohmat S. Labib, Ulama Aswaja Jakarta, sebagaimana dikutip dalam video.

Kemudian, dalam petikan video itu juga terlihat jelas pernyataan sikap. Pertama, mengecam konsterisasi dan kriminalisasi terhadap ulama khususnya yang memperjuangkan Syariat dan Khilafah. Kedua, mengecam konsterisasi dan kriminalisasi terhadap ajaran Islam terutama khilafah.

 

Baca Juga :