Perlindungan Hak Cipta

Perlindungan Hak Cipta

Table of Contents

Perlindungan Hak Cipta

Perlindungan Hak Cipta

Perlindungan Hak Cipta

Menurut ketentuan Pasal 11 ayat UU Hak Cipta;

Pasal 11

(1) Jika suatu Ciptaan tidak diketahui Penciptanya dan Ciptaan itu belum diterbitkan, Negara memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya.

(2) Jika suatu Ciptaan telah diterbitkan tetapi tidak diketahui Penciptanya atau pada Ciptaan tersebut hanya tertera nama samaran Penciptanya, penerbit memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya.

(3) Jika suatu Ciptaan telah diterbitkan tetapi tidak diketahui Penciptanya dan/atau penerbitnya, Negara memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya

Ciptaan yang dilindungi oleh UU Hak Cipta  adalah ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra yang meliputi bebagai jenis karya berikut ini:

a)  Buku, program komputer, Famflet, susunan perwajahan karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lainnya

b)  Ceramah, kuliah, pidato, clan eiptaan lainnya yang diwujudkan dengan cara diucapkan

c)  Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan

d) Ciptaan lagu atau musik dengan atau tanpa teks, termasuk karawitan, dan rekaman suara

e)  Drama, tari (koregrati), pewayangan, pantomin

f)   Karya pertunjukan

g)  Karya siaran

h) Seni rupa dalam bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrali. seni pabat, seni patung, kolase, seni terapan yang berupa seni kerajinan tangan

i)   Arsitektur

j)   Peta

k)  Seni batik

l)   Fotografi

m) Sinematografi

n)  Terjemahan, tafsiran, saduran, bunga rampai dan karya lainnya dari hasil pengalihwujudan.

Berdasarkan ketentuan di atas menunjukan suatu konsep bahwa perwajahan karya tulis adalah karya cipta yang lazim dikenal dengan “typolographical arrangement“, yaitu aspek seni pada susunan dan bentuk penulisan karya tulis. Hal ini mencangkup antara lain format, hiasan, warna dan susunan atau tata letak huruf indah yang secara keseluruhan menampilkan wujud yang khas. Alat peraga adalah ciptaan yang berbentuk dua ataupun tiga dimensi yang berkaitan dengan geografi, topografi, arsitektur biologi, atau ilmu pengetahuan lain.

Yang tidak mendapatkan perlindungan Hak Cipta terdapat pasal 3 UU Hak Cipta yaitu:

a)      Hasill rapat terbuka lembaga-lembaga negara

b)      Peraturan perundang-undangan.

c)      Pidato kenegaraan atau pidato pejabat pemerintah

d)      Putusan pengadilan atau penetapan hakim, atau

e)      Keputusan hadan arbitrase atau keputusan badan-badan sejenis lainnya.

Pasal 3

(1) Hak Cipta dianggap sebagai benda bergerak.

(2) Hak Cipta dapat beralih atau dialihkan, baik seluruhnya maupun sebagian karena:

a. Pewarisan;

b. Hibah;

c. Wasiat;

d. Perjanjian tertulis; atau

e. Sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan.

Sumber : https://abovethefraymag.com/