Author Archives: t8pyd

Para Penulis 'Satupena' Tampil di Ajang IIBF 2017

Para Penulis ‘Satupena’ Tampil di Ajang IIBF 2017

Para Penulis ‘Satupena’ Tampil di Ajang IIBF 2017

Para Penulis 'Satupena' Tampil di Ajang IIBF 2017

Para Penulis ‘Satupena’ Tampil di Ajang IIBF 2017

Organisasi Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) yang belum lama ini terbentuk bakal ambil bagian dalam acara Indonesia International Book Fair 2017 (IIBF) yang ditaja Bekraf dan digelar di Jakarta, 6 – 10 September mendatang. Satupena yang diketuai oleh Dr. Nasir Tamara bakal tampil di Bekraf Lounge arena IIBF berupa temu penulis/ pengarang buku dengan para penggemar, berbagi pengalaman, diskusi dan pameran buku.

Ketua Umum Satupena, Dr. Nasir Tamara didampingi Kabid Humas dan Media, Fakhrunnas MA

Jabbar kepada pers, Senin (4/9/2017) menjelaskan Satupena sebagai wadah para penulis Indonesia merasa terpanggil untuk berpartisipasi dalam ajang IIBF 2017 yang sangat strategis dan penting ini. Sebelumnya, sejumlah pengurus Satupena telah melakukan rapat koordinasi dengan Bekraf dan IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia).

”IIBF 2017 ini merupakan momentum yang tepat bagi Satupena untuk memperkenalkan diri dan berbagai pengalaman dengan publik luas. Apalagi, dalam organisasi kami, banyak para penulis atau pengarang terkenal yang selama ini sudah akrab di mata publik pembaca karena buku-buku mereka beredar luas. Bahkan ada penulis untuk genre tertentu yang bukunya best seller dan beredar ke mancanegara,” ujar Nasir yang terkenal dengan buku reportase jurnalistiknya ”Revolusi Iran”.

Menurut Nasir, sejumlah penulis yang rencana tampil dalam jumpa pengarang dan publik di

antaranya Nasir Tamara sendiri yang berbicara mengenai Menulis Tema Hubungan Internasional yang Penuh Risiko, Nirwono Yoga (arstitektur), Asma Nadia (menulis cerita pendek  dan  naskah film), Mikke Susanto (menulis seni rupa), Murti Bunanta (menulis buku cerita anak), Dee Lestari (menulis sastra), Alberthiene Endah (menulis biografi), Fajar Ayuningsih (menulis tentang kuliner), Kristin (Suara dari Lapas), Mice (Menulis dan membuat cartoon), Muthia (Remaja Menulis), Eka Budianta (Menulis Puisi dan Prosa untuk Toleransi), Geger Riyanto (menulis kolom), Feby Indirani (Menulis topik-topik sensitif), Djoko Lelono (Science fiction), Andrik Purwasito (menulis seni budaya trafisional dan modern) dan beberapa lagi.

”Keberadaan Satupena sebagai wadah berhimpun para penulis di negeri ini memiliki peranan

penting sebagai pihak yang memproduksi naskah-naskah buku dalam berbagai genre kepenulisan. Namun, posisi penulis secara umum cenderung kurang mendapat tempat yang proporsional dibanding penerbit buku dan toko buku yang justru memperoleh margin lebih baik dibanding penulis itu sendiri. Dalam hal ini, Satupena akan berjuang untuk membela hak-hak penulis sesuai dengan porsi yang semestinya dan sama-sama menguntungkan,” kata Nasir yang juga wartawan senior ini.

Satupena didirikan oleh puluhan penulis Indonesia dari berbagai genre yang diawali dengan Musyawarah Penulis Indonesia di Magelang tahun 2015 difasilitasi oleh Bekraf. Kemudian, Satupena menggelar kongres di Solo yang berhasil memilih Nasir Tamara sebagai ketua umum.

 

Baca Juga :

 

 

Akui Salah Tulis Ayat Alquran, Ini Klarifikasi dan Permohonan Maaf Ustazah Nani Handayani

Akui Salah Tulis Ayat Alquran, Ini Klarifikasi dan Permohonan Maaf Ustazah Nani Handayani

Akui Salah Tulis Ayat Alquran, Ini Klarifikasi dan Permohonan Maaf Ustazah Nani Handayani

Akui Salah Tulis Ayat Alquran, Ini Klarifikasi dan Permohonan Maaf Ustazah Nani Handayani

Akui Salah Tulis Ayat Alquran, Ini Klarifikasi dan Permohonan Maaf Ustazah Nani Handayani

Penulisan ayat Alquran oleh Ustazah Nani Handayani dalam acara Syiar Kemuliaan yang

ditayangkan salah satu televisi nasional menjadi viral di media sosial sejak Selasa (5/12) pagi.

Tayangan video itu pun mendapat tanggapan nyinyir dari warganet karena salah menulis Alquran yang berbunyi, Innash sholaata tanhaa’ anil-fahsyaa’i wal-munkar. Artinya, “Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar”.

Karena itu, Nani Handayani mengklarifikasi kesalahan penulisan ayat Alquran ini dalam sebuah video yang diunggah dalam akun twitternya, @handayani_nani pada Selasa (5/12) sekitar pukul 10.00 pagi.

Berikut klarifikasi Nani Handayani dalam video tersebut:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakutuh…

Astaghfirullahal adzim alladzi lailaha illa hual hayyul qayyum wautubuilaih.

Mohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Mohon maaf kepada guru-guru, ustaz, ustazah

dan juga kepada semua umat Islam di muka bumi ini. Apa yang terjadi di acara Metro TV adalah sebuah kesalahan manusiawi yang sama sekali tidak pernah diniatkan untuk melakukan kesalahan yang disengaja. Sama sekali tidak disengaja.

Saya mohon ampun, Rabbana dzalamna anfusana wa illam taghfirlana watarhamna lana kunanna minal khasirin. Mohon ampun kepada Allah mohon maaf kepada semua umat Islam. Semoga hal ini tidak akan terulang lagi dan saya akan terus banyak belajar dan berhati-hati dalam berdakwah.

wabillahittaufiq wal hidayah assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Terkait masalah ini, Kementerian Agama pun membenarkan ada kesalahan fatal dalam penulisan

Alquran dalam acara Syiar Kemuliaan yang ditayangkan Metro TV.

“Ternyata betul bahwa Ibu Ustazah Nani Handayani menurut informasi dari Metro TV Charles Meikyansyah bahwa benar itu adanya,” ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag Prof Muhammadiyah Amin, Selasa

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/1zBe/history-of-the-singasari-kingdom

Kisah Bocah 8 Tahun Pilih Jadi Mualaf, Ini Sembilan Fakta yang Mengharukan

Kisah Bocah 8 Tahun Pilih Jadi Mualaf, Ini Sembilan Fakta yang Mengharukan

Kisah Bocah 8 Tahun Pilih Jadi Mualaf, Ini Sembilan Fakta yang Mengharukan

Kisah Bocah 8 Tahun Pilih Jadi Mualaf, Ini Sembilan Fakta yang Mengharukan

Kisah Bocah 8 Tahun Pilih Jadi Mualaf, Ini Sembilan Fakta yang Mengharukan

Seorang bocah asal Ketapang, Kalbar, bernama Yogi Setiady (8) menjadi perbincangan masyarakat.

Lantaran ia dikabarkan pindah keyakinan dari non Muslim menjadi Muslim atau menjadi

mualaf. Ia resmi masuk Islam di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Delta Pawan, Kamis (5/10/2017).

Berikut fakta-fakta tentang Yogi yang menjadi Mualaf dengan keinginan sendiri tersebut menurut Ibunya, Eriyanti.

1. Masuk Islam Karena Keinginan Sendiri

Eriyanti menegaskan Yogi memeluk Islam karena keinginan yang kuat dari diri sendiri. Ia hanya merestui keinginan anaknya tersebut yang memang sudah sejak lama.

“Kita orangtuanya ikhlas dan merestui ia yang memang mau masuk Islam,” ucapnya.

2. Diantar Ibunya ke KUA

Untuk mengucap dua kalimat syahadat, bocah Kelas II SDN 18 Sukabangun, Ketapang ini ketika ke KUA Delta Pawan tersebut diantar langsung ibunya Eriyanti (44) yang merupakan non Muslim.

“Iya saya memang mengantar dan menyaksikan langsung anak saya Yogi di KUA Delta Pawan

itu untuk disahkan memeluk Agama Islam,” katanya kepada wartawan di rumahnya, Jumat (6/10/2017).

3. Senang Sebut Allahu Akbar

Eriyanti (44), ibu dari Yogi Setiady bocah 8 tahun asal kecamatan Delta Pawan Ketapang yang memilih untuk menjadi mualaf menceritakan kisah Yogi sejak kecil.

Ia mengatakan ketika baru pandai berbicara Yogi memang suka pada hal-hal terkait Islam.

Misalnya ketika melihat Masjid menurutnya Yogi pasti senang dan selalu menyebut ada alaaba.

“Maksudnya itu Allahu Akbar,” tuturnya.

Sedangkan ketika diajak ke tempat ibadahnya (Gereja, red) Yogi selalu menolak. Pernah ketika dibawa Yogi menangis dan ngajak keluar mau pulang.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/Yyj3/history-of-youth-oath-day-october-28-1928

GDP berdasarkan Pendekatan Pengeluaran

GDP berdasarkan Pendekatan Pengeluaran

GDP berdasarkan Pendekatan Pengeluaran

GDP berdasarkan Pendekatan Pengeluaran

GDP berdasarkan Pendekatan Pengeluaran

Menurut McEachern (2000:149) untuk memahami pendekatan pengeluaran pada GDP, kita membagi pengeluaran agregat menjadi empat komponen, konsumsi, investasi, pembelian pemerintah, dan ekspor netto. Kita akan membahasnya satu per satu.
1. Konsumsi, atau secara lebih spesifik pengeluaran konsumsi perorangan, adalah pembelian barang dan jasa akhir oleh rumah tangga selama satu tahun. Contohnya : dry cleaning, potong rambut, perjalanan udara, dsb.
2. Investasi, atau secara lebih spesifik investasi domestik swasta bruto, adalah belanja pada barang kapital baru dan tambahan untuk persediaan.
Contohnya : bangunan dan mesin baru yang dibeli perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa.
3. Pembelian pemerintah, atau secara lebih spesifik konsumsi dan investasi bruto pemerintah, mencakup semua belanja semua tingkat pemerintahan pada barang dan jasa, dari pembersihan jalan sampai pembersihan ruang pengadilan, dari buku perpustakaan sampai upah petugas perpustakaan. Di dalam pembelian pemerintah ini tidak mencakup keamanan sosial, bantuan kesejahteraan, dan asuransi pengangguran. Karena pembayaran tersebut mencerminkan bantuan pemerintah kepada penerimanya dan tidak mencerminkan pembelian pemerintah.
4. Ekspor netto, sama dengan nilai ekspor barang dan jasa suatu negara dikurangi dengan impor barang dan jasa negara tersebut. Ekspor netto tidak hanya meliputi nilai perdagangan barang tetapi juga jasa.

Dalam pendekatan pengeluaran, pengeluaran agregat negara sama dengan penjumlahan konsumsi, C, investasi, I, pembelian pemerintah, G, dan ekspor netto, yaitu nilai ekspor, X, dikurangi dengan nilai impor, M, atau (X-M).
Penjumlahan komponen tersebut menghasilkan pengeluaran agregat, atau GDP:
C + I + G + (X-M) = Pengeluaran agregat = GDP

Baca Juga : 

Definisi Produk Domestik Bruto

Definisi Produk Domestik Bruto

Definisi Produk Domestik Bruto

Definisi Produk Domestik Bruto

Definisi Produk Domestik Bruto

Gross Domestic Product (GDP) adalah penghitungan yang digunakan oleh suatu negara sebagai ukuran utama bagi aktivitas perekonomian nasionalnya, tetapi pada dasarnya GDP mengukur seluruh volume produksi dari suatu wilayah (negara) secara geografis.

Sedangkan menurut McEachern (2000:146), GDP artinya mengukur nilai pasar dari barang dan jasa akhir yang diproduksi oleh sumber daya yang berada dalam suatu negara selama jangka waktu tertentu, biasanya satu tahun. GDP juga dapat digunakan untuk mempelajari perekonomian dari waktu ke waktu atau untuk membandingkan beberapa perekonomian pada suatu saat.
Gross domestic product hanya mencakup barang dan jasa akhir, yaitu barang dan jasa yang dijual kepada pengguna yang terakhir. Untuk barang dan jasa yang dibeli untuk diproses lagi dan dijual lagi (Barang dan jasa intermediate) tidak dimasukkan dalam GDP untuk menghindari masalah double counting atau penghitungan ganda, yaitu menghitung suatu produk lebih dari satu kali.
Contohnya, grosir membeli sekaleng tuna seharga Rp 6.000,- dan menjualnya seharga Rp 9.000,-. Jika GDP menghitung kedua transaksi tersebut , Rp 6.000,- dan Rp 9.000,-, maka sekaleng tuna itu dihitung senilai Rp 15.000,- (lebih besar daripada nilai akhirnya). Jadi, GDP hanya menghitung nilai akhir dari suatu produk yaitu sebesar Rp 9.000,-. Untuk barang yang diperjual-belikan berulang kali (second-hand) tidak dihitung dalam GDP karena barang tersebut telah dihitung pada saat diproduksi. (2000:146-147).

Tipe-tipe GDP
Ada dua tipe GDP, yaitu :
1) GDP dengan harga berlaku atau GDP nominal, yaitu nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam suatu tahun dinilai menurut harga yang berlaku pada tahun tersebut.
2) GDP dengan harga tetap atau GDP riil, yaitu nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam suatu tahun dinilai menurut harga yang berlaku pada suatu tahun tertentu yang seterusnya digunakan untuk menilai barang dan jasa yang dihasilkan pada tahun-tahun lain Angka-angka GDP merupakan hasil perkalian jumlah produksi (Q) dan
harga (P), kalau harga-harga naik dari tahun ke tahun karena inflasi, maka besarnya GDP akan naik pula, tetapi belum tentu kenaikan tersebut menunjukkan jumlah produksi (GDP riil). Mungkin kenaikan GDP hanya disebabkan oleh kenaikan harga saja, sedangkan volume produksi tetap atau merosot.

Sumber : https://usgsprojects.org/

Teknik-Teknik Hedging Jangka Panjang

Teknik-Teknik Hedging Jangka Panjang

Teknik-Teknik Hedging Jangka Panjang

Teknik-Teknik Hedging Jangka Panjang

Teknik-Teknik Hedging Jangka Panjang

Menurut Madura (2000:342-345) Ada 3 teknik yang sering dipakai untuk meng-hedge exposure jangka panjang yaitu :
a) Kontrak foward jangka panjang (Long foward)
Long Foward adalah kontrak foward jangka panjang. Sama seperti kontrak foward jangka pendek, dapat dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan khusus dari perusahaan. Long foward sangat menarik bagi perusahaan yang telah menandatangani kontrak ekspor atau impor bernilai tetap jangka panjang dan melindungi arus kas mereka jangka panjang.
b) Currency Swap
Currency Swap adalah kesempatan untuk mempertukarkan satu valuta dengan valuta lain pada kurs dan tanggal tertentu dengan menggunakan bank sebagai perantara antara dua belah pihak yang ingin melakukan currency Swap. Tujuan dari swap antara lain:
1. Mengkover resiko exchange rate untuk pembelian/penjualan valuta
2. Transaksi swap akan menghilangkan currency exposure karena pertukaran kurs pada masa yang akan datang telah ditetapkan.
3. Perhitungan kalkulasi biaya yang pasti
4. Untuk tujuan spekulasi
5. Strategi gapping
Keuntungan swap :
1. Menghindari resiko pertukaran uang
2. Tidak menganggu pos-pos di balance sheet
c) Parallel Loan
Parallel Loan adalah kredit yang melibatkan pertukaran valuta antara dua pihak, dengan kesepakatan untuk menukarkan kembali valuta-valuta tersebut pada kurs dan tanggal tertentu di masa depan. Parallel Loan bisa diidentikan dengan dua swap yang digabungkan menjadi satu, satu swap terjadi pada permulaan kontrak parallel loan dan satunya lagi pada tanggal tertentu di masa depan.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

Kisah Nyamuk Yang Sombong

Kisah Nyamuk Yang Sombong

Musim hujan telah tiba. Saat itulah mulai banyak genangan-genangan air di dalam hutan, misalnya di lekukan tanah yang becek, di pohon yang berlubang, dan sebagainya. Genangan air merupakan tempat yang sangat disukai para nyamuk. Tidak heran bila di hutan itu banyak nyamuknya, sebab mereka berkembang biak dengan cepat.

Di antara sekian banyak nyamuk, ada satu nyamuk yang pemberani tetapi sombong. Ia sering merendahkan nyamuk lainnya yang takut kepada hewan-hewan lain.

“Aku adalah hewan yang hebat! Meskipun tubuhku kecil, tapi aku bisa terbang dengan lincah. Seharusnya hewan-hewan lain mengangkatku sebagai raja,” pikir Nyamuk, pongah. Muncul niat dalam hatinya untuk menantang Singa, si raja hutan. Bila ia bisa mengalahkan Singa, pasti hewan-hewan lainnya akan menghormatinya dan menuruti apa pun perintahnya.

“Hai Singa, ayo kita berkelahi untuk membuktikan siapa yang paling kuat! Jika aku menang, maka akulah yang menjadi raja hutan!” seru Nyamuk. Mendengar tantangan Nyamuk, Singa marah. Ia langsung menyerang Nyamuk, namun hewan kecil itu bisa menghindar dengan lincah. Dalam satu kali gerakan cepat, Nyamuk berhasil masuk ke dalam hidung Singa. Sang Raja Hutan berusaha melakukan segala cara untuk mengeluarkan Nyamuk, namun tidak berhasil. Lama-kelamaan ia merasa lelah, lalu menyerah kalah.

“Hahahaha… akhirnya aku berhasil mengalahkan Singa! Mulai sekarang akulah yang menjadi raja hutan! Semua hewan harus tunduk kepadaku!” seru Nyamuk, sombong. Ia sangat bangga dengan kemenangannya atas Singa. Ia merayakannya dengan terbang berkeliling hutan sambil membunyikan terompet.

Nyamuk terus terbang tanpa melihat Iingkungan sekitar. Karena kurang berhati-hati, ia menabrak sarang laba-laba. la terjebak di dalamnya dan tidak bisa terbang ke mana-mana. Sementara itu, laba-laba sangat senang karena berhasil mendapatkan mangsa. Seekor nyamuk akan menjadi santapannya yang lezat.

Nyamuk berusaha sekuat tenaga untuk lepas dari jebakan itu. Namun, jaring laba-laba mengikat tubuhnya terlalu kuat. Baru saja ia girang karena bisa mengalahkan Singa, kini riwayatnya harus tamat oleh laba-laba.

Baca Juga:

Ciri Anak Siap Sekolah

Ciri Anak Siap Sekolah

Sebagai orang tua, Ayah dan Bunda tentu akan menyerahkan yang terbaik untuk masa mendatang sang buah hati, terlebih soal pendidikannya. Memang, tidak sedikit pendapat yang menuliskan bahwa sekolah sedini barangkali sangat baik, sebab mengenalkan edukasi sejak dini adalahhal yang paling penting.

Namun, tak tidak banyak pula yang menuliskan bahwa sekolah tepat pada masanya lebih baik sebab di umur yang terbilang dini, ketika anak masih lebih suka bermain. Nah, Ayah dan Bunda mesti memahami terlebih dahulu bagaimana firasat anak siap sekolah.

Si Kecil Telah Mandiri

Salah satu hal urgen yang mesti dipunyai si kecil ketika menyambut dunia sekolah ialah sifat mandiri. Hal ini diakibatkan karena tak barangkali Bunda tidak jarang kali menemani si kecil ketika bersekolah, lagipula sampai masuk ke dalam ruang kelasnya. Oleh sebab itu, tanda anak siap sekolah kesatu yang dapat Bunda dan Ayah lihat ialah apakah si kecil sudah punya sifat mandiri.

Munculnya sifat berdikari pada anak dapat terlihat dari upaya si kecil menggunakan pakaian sendiri, santap sendiri, sampai pergi tanpa butuh ditemani. Jika si kecil telah mengerjakan hal-hal tersebut, dengan kata lain ia siap guna menyambut dunia sekolah dan bertemu teman-teman baru.

Si Kecil Sudah Bisa Bersosialisasi dengan Orang Lain

Saat di sekolah, si kecil bakal melakukan sekian banyak kegiatan bareng dengan teman-teman sekelasnya. Agar dapat berbaur dan berkomunikasi dengan baik, si kecil mesti memiliki keterampilan bersosialisasi. Jiwa sosial ini mesti dibarengi dengan kemampuannya beradaptasi. Jika si kecil tidak mempunyai keduanya, ia bakal menjadi individu yang tidak percaya diri.

Kemampuan bersosialisasi ini dapat Bunda dan Ayah lihat dari bagaimana si kecil berani berkata kepada teman-teman sebayanya di lingkungan rumah, tidak mempunyai sifat egois, tidak menang sendiri dan inginkan mengalah, dan tidak jarang kali tampil ceria ketika bermain. Nantinya rasa sosial ini akan menciptakan si kecil tidak merasa asing dengan lingkungan barunya.

Senang Membaca

Tanda anak siap sekolah selanjutnya yang akan hadir pada diri si kecil yang hendak bersekolah ialah menyukai buku. Tak butuh berupa kitab tulis, Bunda dapat mengawalinya dengan kitab bacaan. Jika si kecil tertarik dan hendak membacanya sendiri, tandanya ia siap guna mengenyam edukasi kesatunya.

Senang Mencorat-Coret

Tak melulu tertarik dengan buku, kesiapan si kecil guna bersekolah juga dapat terlihat dari ketertarikan si kecil terhadap perangkat tulis, baik pulpen, pensil, atau juga krayon. Jika saat menyentuh benda-benda itu si kecil kemudian menggoreskannya ke dinding atau benda beda di dekatnya, tandanya ia telah tertarik guna belajar menulis.

Mengerti Instruksi

Memahami perintah atau intruksi pun menjadi tanda anak siap sekolah yang tak boleh luput dari perhatian Ayah dan Bunda. Pasalnya, dunia sekolah paling erat kaitannya dengan perintah guna mengembangkan kemampuan beranggapan si kecil. Jika si kecil belum dapat mengartikan instruksi yang Bunda berikan, ia juga akan kendala saat di sekolah nantinya.

Minat guna Sekolah yang Tinggi

Meskipun belum menginjak usia masuk sekolah, tak jarang Bunda dan Ayah mendapati si kecil begitu hendak sekali untuk belajar urusan baru. Agar antusiasme si kecil tersalurkan, Bunda dapat memasukkan si kecil ke sekolah PAUD atau taman bermain.

Sumber : http://freejob.in.ua/goto.php?url=www.pelajaran.co.id/

Cegah Penyakit Difteri pada Anak

Cegah Penyakit Difteri pada Anak

Ada sekian banyak macam infeksi yang dapat menyerang anak-anak, laksana infeksi telinga, drainase kemih, pencernaan, paru-paru, tenggorokan, dan masih tidak sedikit lagi. Munculnya infeksi tersebut dirangsang oleh penyebab dan situasi tertentu, salah satunya ialah kurang memperhatikan kesucian saat bermain. Faktor kesucian ini pun yang menciptakan anak rentan terinfeksi penyakit difteri. Adapun penyakit difteri adalahsalah satu infeksi mikroorganisme oleh bakteri mempunyai nama Corynebacterium diphteriae. Agar terhindar dari penyakit tersebut, ketahuilah teknik cegah penyakit difteri pada anak inilah ini.

Cara Cegah Penyakit Difteri pada Anak

Gejala mula dari infeksi difteri ialah pembengkakan kelenjar limfa pada leher yang merangsang anak mengigil sebab mengalami demam tinggi, susah bernapas, sampai hidung menerbitkan lendir yang sesekali disertai dengan darah. Ada sebanyak bahaya yang berpotensi ketika anak terserang difteri, seperti kehancuran pada paru-paru, pendarahan, kehancuran sistem saraf, sampai gagal ginjal. Namun, Bunda tidak butuh khawatir sebab penyakit ini dapat dicegah. Berikut ini ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan guna cegah penyakit difteri pada anak.

Imunisasi dan Vaksinasi

Melakukan imunisasi ialah salah satu teknik efektif guna cegah penyakit difteri pada anak. Imunasi dpt ialah vaksin yang diserahkan guna menambah kekebalan pada anak terhadap infeksi bakteri pemicu difteri. Imunasi dpt ialah gabungan vaksin tetanus dan difteri pertusis yang normalnya diserahkan saat bayi berusia 6 sampai 14 minggu dan dilaksanakan pengulangan masing-masing 10 tahun sekali.

Menjaga Kebersihan

Meskipun imunasi ialah cara efektif guna cegah penyakit difteri pada anak, ada sejumlah langkah beda yang dapat dilakukan laksana menjaga kesucian diri dan lingkungan. Langkah ini dapat membasmi mikroorganisme berbahaya, terutama bakteri penyebab penyakit difteri.

Meningkatkan Imunitas

Penyakit difteri bisa menyerang sebab penurunan imunitas pada tubuh anak. Bagi mencegahnya terjadi, Anda dapat meningkatkan imunitas anak dengan teknik memberikan vitamin dan mineral secara teratur.

Mengatur Pola Makan yang Baik

Pengaturan pola santap pada anak-anak sangat urgen untuk menjaga situasi mereka tetap sehat. Anda dapat mengatur pola santap pada anak dengan memilih menu makanan sehat dan frekuensi makannya. Namun, teknik ini dirasakan susah-susah mudah mengingat banyaknya anak yang susah santap sehingga orang tua mesti menggali solusi supaya mereka tidak kelemahan asupan nutrisi yang menurunkan imunitas tubuh.

Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Setiap orang tua perlu merealisasikan gaya hidup sehat pada diri sendiri dan anak-anak. Biasanya anak bakal mencontoh perilaku orang tuanya sehingga urgen memberikan misal bagaimana teknik melakukannya. Gaya hidup sehat paling berperan dalam menambah kualitas serta menangkal seseorang terserang penyakit.

Menghindari Penderita Difteri

Penyakit difteri termasuk sebagai jenis yang gampang menular melewati kontak langsung dengan si penderita. Jika kita tidak hendak si kecil terserang, kamu bisa cegah penyakit difteri pada anak dengan menjauhkannya dari si penderita. Dalam penyembuhan medis pada penyakit difteri, penderita bakal ditempatkan di dalam ruang isolasi eksklusif untuk menangkal terjadinya penularan.

Sumber : http://forum.wonaruto.com/redirection.php?redirection=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id/

Ketua Komisi VIII DPR RI Dukung Pengembangan Madrasah di Aceh

Ketua Komisi VIII DPR RI Dukung Pengembangan Madrasah di Aceh

Ketua Komisi VIII DPR RI Dukung Pengembangan Madrasah di Aceh

Ketua Komisi VIII DPR RI Dukung Pengembangan Madrasah di Aceh

Ketua Komisi VIII DPR RI Dukung Pengembangan Madrasah di Aceh

Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. H. M. Ali Taher, mendukung pengembangan madrasah di Aceh dalam jangka panjang, 10 sampai 15 tahun kedepan.

Hal tersebut disampaikan M. Ali Taher, saat menjadi narasumber pada kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Propinsi Aceh Tahun 2017, di Kota Batu Jawa Timur, Senin malam, 8 Mei 2017.

“Saya sangat mendukung Pengembangan Madrasah di Aceh, bahkan kalau bisa setiap

Kabupaten/Kota memiliki MAN Insan Cendekia atau Madrasah Unggulan semacam sekolah Kejuruan Islam, yang disana dilatih ketrampilan siswa sesuai dengan potensi alam dan kearifan lokal daerah masing masing,” ujar M. Ali Taher.

Selain itu ia juga mendukung upaya penegerian sejumlah madrasah swasta di Aceh terutama di daerah perbatasan dan pedalaman, dan ia mengharapkan agar dapat segera diusulkan madrasah yang prioritas untuk di negerikan.

Dalam kesempatan tersebut juga Ali Taher mengajak peserta Rakor untuk fokus dalam membahas sejumlah isu aktual dan regulasi terbaru tentang pendidikan khususnya Madrasah.

“Melalui kegiatan ini, silahkan rumuskan program untuk pengembangan Madrasah di Aceh dalam jangka panjang, 10 sampai 15 tahun kedepan, curahkan gagasan Konstruktif dan solutif untuk Pengembangan dan peningkatan mutu Madrasah di Aceh,” lanjut Ali Taher.

Menurutnya, Aceh bukanlah daerah yang asing baginya, bahkan ia memiliki guru dari Aceh dan

telah mengunjungi Aceh dengan jumlah tak terhitung.

Di akhir materinya, Ali Taher mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Bidang Madrasah untuk kemajuan pendidikan Aceh di masa yang akan datang.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini, makanya malam ini saya hadir untuk memberikan materi kepada Bapak dan Ibu,” ujarnya yang disambut tepuk tangan 56 peserta yang terdiri dari kasubbag TU dan pejabat eselon IV yang menangani pendidikan di Kabupaten/Kota se Propinsi Aceh.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. M. Daud Pakeh,

dalam sambutannya pada membuka secara resmi kegiatan tersebut mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi merupakan agenda penting dalam membentuk sinergitas dalam pelaksanaan program bidang pendidikan madrasah di Aceh, serta sarana untuk menggali informasi dan bersilaturrahmi sesama pelaksana dan penanggung Jawab di daerah.

 

Baca Juga :