Category Archives: P.Umum

puisi dexi_child gaol

puisi dexi_child gaol

puisi dexi_child gaol

puisi dexi_child gaol

puisi dexi_child gaol

Berawal dari sebuah tempat yang mempersatukan kita…

Kita saling berkenalan dan berusaha untuk mengetahui satu sama lain…

Berawal dari 4 kubu …

Sepasang demi sepasang yang digabungkan menjadi 8 serangkai…

Itulah kami…

Dexi_child gaoL…

Kami tak butuh waktu lama dalam memutuskan sebuah kebersamaan…

Tak butuh banyak kata untuk mempersatukan 4 kubu…

Tak butuh pula meyakinkan diri untuk menjadi yang terbaik pada kubu lainnya…

Kami hanya butuh satu slogan…hanya satu slogan… yaitu,,,

Walau ego slalu menyertai diri,, namun ego itu takkan mampu memecahkan semangat yang terpatri dalam diri

dimana,,

Kita adalah satu,, walau hanya satu,, namun memiliki arti yang tidak cukup hanya satu,, dan satu akan terus melambangkan kebersamaan sampai satu hal yang memisahkan satu… yaitu satu tempat… tempat akhir menutup cerita hidup …

cerita tentang kisah persahabatan “dexi_child gaoL”.

Baca Juga :

Jalan Layang Solusi Atasi Kemacetan

Jalan Layang Solusi Atasi Kemacetan

Jalan Layang Solusi Atasi Kemacetan

Jalan Layang Solusi Atasi Kemacetan

Jalan Layang Solusi Atasi Kemacetan

ntuk mengatasi masalah kemacetan di Ibu Kota, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mewujudkan sistem pola transportasi makro (PTM). Salah satunya dengan membangun dua jalan layang, yakni Antasari-Blok M serta Kampung Melayu-Tanah Abang. Rencana itu merupakan bagian dari penambahan infrastruktur jalan yang merupakan alternatif PTM.

Saat ini kita akan memprioritaskan pembangunan dua jalan layang tersebut karena jalan layang dapat mengurai kemacetan.
— Prijanto

Alternatif dalam PTM lainnya, pengembangan moda transportasi massal dan penerapan electronic road pricing (ERP) yang juga segera dijalankan. Untuk penambahan infrastruktur jalan, Pemprov DKI Jakarta lebih memprioritaskan pembangunan jalan layang di Antasari-Blok M dan Kampung Melayu-Tanah Abang.

“Memang ketiga hal itu dalam pola transportasi makro harus terintegrasi. Namun, saat ini kita akan memprioritaskan pembangunan dua jalan layang tersebut karena jalan layang dapat mengurai kemacetan. Sementara busway dan mass rapid transit (MRT) tetap akan jalan terus,” ujar Prijanto di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (27/5/2010).

Ia menjelaskan, penambahan infrastruktur jalan layang dilakukan karena pertumbuhan infrastruktur jalan di Ibu Kota hanya 0,01 persen per tahun. Sementara pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor sebesar 9,5 persen per tahun. Selain jalan layang, penambahan infrastruktur akan dilakukan berupa pembangunan enam ruas jalan tol tengah kota.

Sedangkan untuk pengembangan moda transportasi massal, Prijanto menegaskan, moda transportasi massal milik Pemprov yang telah beroperasi yaitu bus transjakarta dengan delapan koridor. Pada Desember mendatang, direncanakan akan ada dua koridor lagi yang dioperasikan, yakni Koridor IX dan X. Mengenai kemungkinan pengoperasian bus transjakarta hingga 15 koridor, Prijanto belum memastikan bisa tercapai atau tidak. Sebab, Pemprov terlebih dahulu akan mengevaluasi efektivitas koridor yang sudah berjalan.

“Kita terus mengembangkan pola transportasi makro. Untuk busway kita selesaikan dahulu koridor yang sudah siap,” ujarnya.

Tidak hanya itu, saat ini Pemprov DKI juga merancang proyek MRT yang ditargetkan beroperasi pada tahun 2016. MRT ini, nantinya diharapkan terintegrasi dengan kereta rel listrik (KRL) yang sudah beroperasi.

Sumber : https://sorastudio.id/

Maldini Diminta Kembali Perkuat Milan

Maldini Diminta Kembali Perkuat Milan

Maldini Diminta Kembali Perkuat Milan

Maldini Diminta Kembali Perkuat Milan

Maldini Diminta Kembali Perkuat Milan

Cedera yang dialami Alessandro Nesta bikin panik wakil presiden Adriano Galliani. Alhasil, Galliani sampai meminta Paolo Maldini kembali bermain untuk AC Milan untuk memperkuat lini belakang.

Galliani begitu khawatir dengan lini belakang Milan yang keropos, menyusul absennya Nesta. Saat ini, Milan hanya memiliki Thiago Silva sebagai satu-satunya bek tengah yang fit. Silva diharuskan bermain dan berpasangan dengan Giuseppe Favalli.

Tak ada pilihan lain, Galliani pun akhirnua memutuskan memanggil kembali Maldini. “Paolo, ada tujuh pertandingan sisa hingga akhir musim. Kami sedang memburu Scudetto. Apakah kamu bersedia ikut berpartisipasi dalam memburu gelar juara?,” begitu permintaan Galliani kepada Maldini.

Maldini jelas sangat terkejut dan merasa terhormat diminta kembali memperkuat Milan. Namun setelah melakukan perundingan selama 24 jam dengan keluarganya, Maldini menolak permintaan Galliani.

Maldini kabarnya ingin kembali ke Milan untuk menjabat sebagai direktur klub, bukannya kembali bermain sebagai pemain.

Baca Juga :

Masa Depan Dinho Belum Jelas

Masa Depan Dinho Belum Jelas

Masa Depan Dinho Belum Jelas

Masa Depan Dinho Belum Jelas

Masa Depan Dinho Belum Jelas

Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, menyatakan belum ada pembicaraan mengenai masa depan Ronaldinho. Saat ini, Ronaldinho masih memiliki sisa kontrak hingga 2011 bersama AC Milan.

“Saya memang telah bertemu dengan agen Ronaldinho, Roberto De Assis, tapi tidak untuk membicarakan mengenai kontrak Dinho melainkan untuk mendiskusikan pemain lain untuk dikontrak,” tutur Galliani.

Ronaldinho dikabarkan kemungkinan akan berstatus bebas transfer pada 2011. Galliani sebenarnya sangat menginginkan Dinho tetap bersama Milan setelah 2011, namun kebijakan direksi Milan untuk memperketat pengeluaran menjadi penyebab kemungkinan dilepasnya Dinho.

Jika saja menjadi kenyataan maka hal tersebut akan menjadi kabar buruk kedua bagi dirinya setelah dirinya gagal masuk ke dalam skuad Brasil pada Piala Dunia di Afrika.

“Saya tidak akan mengomentari mengenai dirinya di timnas. Semua itu adalah keputusan Carlos Dunga. Semua orang berhak memutuskan apa yang diinginkannya,” ucap Galliani.

Sumber : https://www.utakatikotak.com/kongkow/detail/16671/Merk-Cat-Besi-Terbaik

 

Dampak Kebakaran rimba Pada Keanekaragaman Hayati

Dampak Kebakaran rimba Pada Keanekaragaman Hayati

Kebakaran hutan merupakan tidak benar satu bentuk gangguan yang makin lama sering terjadi. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan memadai besar termasuk rusaknya ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, merosotnya nilai ekonomi hutan dan produktivitas tanah, pergantian iklim mikro maupun global, dan asapnya mengganggu kesehatan penduduk dan juga mengganggu transportasi baik darat, sungai, danau, laut dan udara. Kebakaran hutan mempunyai dampak yang besar pada keanekaragaman hayati.

Hutan merupakan sumberdaya alam yang tidak ternilai dikarenakan didalamnya terdapat keanekaragaman hayati sebagai sumber plasma nutfah, sumber hasil hutan kayu dan non-kayu, pengatur tata air, pencegah banjir dan erosi dan juga kesuburan tanah, perlindungan alam hayati untuk kepentingan ilmu pengetahuan, kebudayaan, rekreasi, pariwisata dan sebagainya.

Hutan yang terbakar berat dapat susah dipulihkan, dikarenakan susunan tanahnya mengalami kerusakan. Hilangnya tumbuh-tumbuhan sebabkan lahan terbuka, sehingga ringan tererosi, dan tidak bisa ulang menghambat banjir. Karena itu sesudah hutan terbakar, sering terlihat bencana banjir pada musim hujan di beraneka area yang hutannya terbakarda kerugian akibat banjir berikut juga susah diperhitungkan.

Hutan alam barangkali memerlukan ratusan tahun untuk berkembang menjadi sistem yang rumit yang punya kandungan banyak spesies yang saling terkait satu serupa lain. Pada tegakan bersama dengan pohon-pohon yang ditanam murni, susunan permukaan tanah dan tumbuhan bawahnya diupayakan relatif bersih.

Pohon-pohon muda dapat menopang beberapa kecil spesies asli yang telah tersedia sebelumnya. Pohon-pohon hutan hujan tropis kudu sementara bertahun-tahun untuk bisa dipanen dan tidak bisa digantikan bersama dengan cepat; demikianlah juga komunitasnya yang kompleks juga juga tidak ringan digantikan bila rusak.

Luas hutan hujan tropika di dunia hanya meliputi 7 % dari luas permukaan bumi, tapi punya kandungan lebih dari 50 % total jenis yang tersedia di semua dunia. Kenyataan ini perlihatkan bahwa hutan hujan tropika merupakan tidak benar satu pusat keaneka ragaman hayati terutama di dunia. Laju rusaknya hutan hujan tropika yang relatif cepat telah sebabkan jenis hutan ini menjadi pusat perhatian dunia internasional.

Meskipun luas Indonesia hanya 1.3 % dari luas bumi, tapi punya keanekaragaman hayati yang tinggi, meliputi : 10 % dari total jenis tumbuhan berbunga, 12 % dari total jenis mamalia, 16 % dari total jenis reptilia, 17 % dari total jenis burung dan 25 % dari total jenis ikan di semua dunia. Hal ini sebabkan Indonesia menjadi pusat perhatian dunia internasional di dalam hal keanekaragaman hayatinya.

Berdasarkan hasil penafsiran citra satelit Landsat 7 ETM+ tahun 2002/2003, total daratan yang ditafsir adalah sebesar 187,91 juta ha keadaan penutupan lahan, baik di di dalam maupun di luar kawasan, adalah : rimba 93,92 juta ha (50 %), Non hutan 83,26 juta ha (44 %), dan Tidak tersedia data 10,73 juta ha (6 %). Khusus di di dalam kawasan hutan yakni seluas 133,57 juta ha, keadaan penutupan lahannya adalah sebagai berikut : rimba 85,96 juta ha (64 %), Non hutan 39,09 juta ha (29 %) dan Tidak tersedia data 8,52 juta ha (7 %). (BAPLAN, 2005).

Kebakaran hutan Indonesia pada tahun 1997/98 saja telah menghanguskan seluas 11,7 juta hektar. Kebakaran terluas terjadi di Kalimantan bersama dengan total lahan terbakar 8,13 juta hektar, disusul Sumatera, Papua Barat, Sulawesi dan Jawa tiap-tiap 2,07 juta hektar, 1 juta hektar, 400 ribu hektar dan 100 ribu hektar (Tacconi, 2003). Kebakaran hutan tiap-tiap tahunnya telah memberikan dampak negatif bagi keaneka ragaman hayati.

Berbagai jenis kayu kini telah menjadi langka. Kayu eboni (Dyospyros ebenum dan D. celebica), kayu ulin (Eusyderoxylon zwageri), ramin (Gonystylus bancanus), dan beberapa jenis meranti (Shorea spp.) adalah umpama dari beberapa jenis kayu yang telah susah ditemukan di alam. Selain itu, puluhan jenis kayu tidak cukup dikenal (lesser-known species) sementara ini barangkali telah menjadi langka atau punah sebelum akan diketahui secara tentu nilai/manfaat dan sifat-sifatnya.

Setiap species mempunyai kecepatan tumbuh yang berbeda-beda, tersedia yang tergolong fast growing spesies khususnya untuk jenis-jenis pioner, tapi tersedia yang juga di dalam slow growing spesies. Untuk keberlanjutan pemanenan jangka panjang jenis pohon yang lambat pertumbuhannya layaknya Shorea ovalis, S. seminis, S. leavis, Vatica sp., Koompassia sp. dan Eusideroxylon zwageri, maka dibutuhkan aktivitas konservasi keanekaragaman hayati.

Hal ini kudu dilaksanakan sehingga tidak terjadi kepunahan di dalam jenis tertentu akibat kebakaran ataupun pembakaran hutan. Jenis-jenis pohon dari suku Dipterocarpaceae merupakan bagian akhir dari suksesi hutan, dikarenakan hanya tumbuh di hutan-hutan yang telah punya kanopi yang rapat. Jenis-jenisnya tersebar luas sekali, tumbuh di hutan-hutan dari dataran rendah hingga kaki pegunungan di semua Asia Tenggara dan sub-benua India. Tumbuhan dipterocarpaceae merupakan sekelompok tumbuhan pantropis yang anggota-anggotanya banyak dimanfaatkan di dalam bidang perkayuan. Suku ini praktis semuanya berbentuk pohon, yang umumnya terlampau besar, bersama dengan ketinggian bisa mencapai 70-85m menjadi merupakan bagian dari kayu keras yang paling berharga di dunia.

Selama beberapa dekade, hutan-hutan Dipterocarpaceae di Indonesia sering mengalami kebakaran baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja yang berdampak segera bersama dengan hilangnya sejumlah spesies flora dan fauna tertentu.

Kehilangan keanekaragaman hayati secara umum juga artinya bahwa spesies yang punya potensi ekonomi dan sosial barangkali hilang sebelum akan mereka ditemukan. Sumberdaya obat-obatan dan bahan kimia yang berfaedah yang dikandung oleh spesies liar barangkali hilang untuk selamanya. Kekayaan spesies yang terdapat pada hutan hujan tropis barangkali punya kandungan bahan kimia dan obat-obatan yang berguna.

Sampai sementara ini analisis dampak kebakaran hutan masih di dalam bagian pengembangan awal, ilmu berkenaan ekosistem yang rumit belum berkembang bersama dengan baik dan Info berbentuk ambang parah pergantian ekologis berkenaan bersama dengan kebakaran terlampau terbatas, sehingga dampak kebakaran hutan pada keanekaragaman hayati secara real susah diperhitungkan secara tepat.

Meskipun demikianlah bisa diartikan bahwa kebakaran hutan menyebabkan dampak yang memadai besar bagi lingkungan hidup khususnya bagi keanekaragaman hayati, bahkan dampak berikut bisa hingga ke generasi lingkungan hidup selanjutnya.

Untuk kepentingan itu kita kudu siap siaga di dalam memelihara hutan untuk kurangi dampak yang terjadi dari kebakaran hutan, sehingga kerugian pada rusaknya alam bisa di minimalisasi.

Hilangkan kebiasaan-kebiasaan tidak baik berkenaan kelalaian kita pada penggunaan api di di dalam hutan untuk terhubung lahan yang tidak kekontrol dan lainya yang bisa sebabkan kebakaran hutan.

Daftar Pustaka:

1. Arief, A. 1994, rimba Hakekat dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan. Yayasan Obor Indonesia Jakarta.

2. Armanto, E. dan Wildayana, E. 1998. Analisis Permasalahan Kebakaran rimba Dan Lahan Dalam Pembangunan Pertanian Dalam Arti Luas. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Volume 18 No. 4 Tahun 1998. Jakarta.

3. Danny, W., 2001. Interaksi Ekologi dan Sosial Ekonomi Dengan Kebakaran di rimba Propinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Paper Presentasi pada Pusdiklat Kehutanan. Bogor. 33 hal.

4. Direktotar Jenderal Perlindungan rimba dan Konservasi Alam. 2003. Kebakaran rimba Menurut Fungsi Hutan, Lima Tahun Terakhir. Direktotar Jenderal Perlindungan rimba dan Konservasi Alam, Jakarta.

5. Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. 1995. Survei dan Pemetaan Tanah Semi Detail Daerah Samarinda Propinsi Kal-Tim untuk Evaluasi Kerusakan dan Dampak Kebakaran rimba Dari Api Bawah Tanah Terhadap Lingkungan.Banjarmasin.

Artikel Lainnya : https://tutorialbahasainggris.co.id/motivation-letter-5-cara-dan-contoh-membuat-motivation-letter-bahasa-inggris/

Baca Juga :

Era Ekonomi Kreatif

Era Ekonomi Kreatif

Munculnya ekonomi kreatif mencerminkan pergeseran besar berlangsung dalam dunia ekonomi, pergeseran berasal dari ekonomi yang berdasarkan pada mengolah barang ke ekonomi berdasarkan penyediaan layanan. Perubahan ini diinginkan layaknya transformasi ekonomi di tahun 1700-an berasal dari ekonomi agraris ke penduduk industri. Perubahan terakhir setelah lebih dari satu kala sebelumnya, dunia dihadapi bersama dengan konsep ekonomi Info yang mana Info jadi perihal yang utama dalam pengembangan ekonomi.

Negara-negara maju di semua dunia saat ini telah mengalihkan kegunaan dalam ekonomi di mana Info dan ilmu adalah pengendali perlu berasal dari perkembangan ekonomi. Kita harus arahkan cara ini berasal dari ekonomi ilmu pasca-industri didasarkan pada mengolah barang ke ekonomi secara vital didorong oleh ide-ide dan inovasi. Peran kreativitas untuk menaikkan daya saing ekonomi telah tidak sanggup diabaikan.

Pemahaman ini selangkah kedepan berasal dari ekonomi pasca-industri telah memacu evolusi konsep ekonomi ilmu ke dalam ekonomi kreatif – berpendapat yang mengakui nilai yang lebih besar dan permohonan yang ditempatkan pada konten ekspresif barang dan jasa. Banyak tinjauan literatur ini menguraikan, bukti tunjukkan bahwa ekonomi kreatif adalah revitalisasi industri manufaktur, jasa, ritel, dan hiburan berasal dari hasil kreativitas inspirasi dan ilmu berasal dari sumber daya manusia sebagai segi mengolah yang utama.

John Howkins dalam bukunya The Creative Economy: How People Make Money from Ideas orang yang pertama kali memperkenalkan arti ekonomi kreatif, menjelaskan bahwa ekonomi kreatif sebagai “kegiatan ekonomi dalam penduduk yang menghabiskan lebih dari satu besar waktunya untuk membuahkan ide, tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan berulang. Karena bagi penduduk ini, membuahkan inspirasi merupakan perihal yang harus dilaksanakan untuk kemajuan”.

Pada Konferensi PBB perihal Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) (2008), ekonomi kreatif sebagai konsep yang berkembang berdasarkan aset kreatif yang berpotensi membuahkan lebih dari satu ekonomi perkembangan dan perkembangan, antara lain mendorong peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan penghasilan ekspor, mempromosikan sosial inklusi, keragaman budaya dan pembangunan manusia.

Aspek ekonomi kreatif tidak hanya melingkupi tekun ekonomi saja dapat tapi termasuk sosial budaya yang berinteraksi bersama dengan teknologi, kekayaan intelektual dan obyek pariwisata tujuan. Jadi ekonomi kreatif adalah satu set berasal dari aktivitas ekonomi berbasis ilmu bersama dengan dimensi pembangunan dan keterkaitan lintas sektor di tingkat makro dan mikro untuk perekonomian secara keseluruhan. Dalam perihal ini diperlukan pengembangan kelayakan untuk inovasi, tanggapan kebijakan multidisiplin dan tindakan antar bagian yang bersangga pada industri kreatif.

Sebagai konsekuensinya, maka di jaman ekonomi kreatif, dituntut ada bermacam bentuk pekerjaan baru, yang sudah pasti berlainan bersama dengan tuntutan pekerjaan di jaman industri maupun jaman agraris. Pekerjaan style baru ataufuture of work di jaman ekonomi kreatif, cocok bersama dengan namanya, sudah pasti adalah segala bentuk pekerjaan yang sarat bersama dengan tuntutan untuk terus melakukan akumulasi ilmu untuk membuahkan bermacam inovasi baru atau sering disebut bersama dengan innovation intensive employment.

Pada gambar 1 di atas, ditampilkan spektrum berasal dari ekonomi kreatif yang termasuk bermacam sektor mulai berasal dari ilmu tradisional, hingga bersama dengan industri musik, filem, periklanan, dan bermacam industri perangkat lunak. Meskipun spektrumnya amat luas, dapat tapi esensi berasal dari ekonomi kreatif adalah jadi perlu dan strategis kapasitas pengembangan kreasi dan daya inovasi.

Prinsip yang paling fundamental berasal dari ekonomi kreatif adalah kalau di jaman di awalnya kinerja berasal dari masyarakatnya biasanya diukur hanya berasal dari tingkat produktifitas dalam mengolah produk, jasa maupun proses; maka dalam jaman ekonomi kreatif kinerja penduduk diukur tidak hanya pada peningkatan produktifitas belaka, dapat tapi lebih diukur berdasarkan berasal dari peningkatan akumulasi ilmu dan peningkatan kapasitasnya dalam melakukan inovasi-inovasi ketika melakukan sejumlah aktifitas mengolah tersebut.

Setidaknya ada tiga style tren berasal dari bentuk pekerjaan di jaman depan yang dapat jadi menuntut ada peran berasal dari pekerja (atau worker) untuk sanggup jadi pekerja kreatif. Ketiga tren style pekerjaan tersebut meliputi:

Pertama adalah aset non-fisik atau inspirasi dan inspirasi jadi lebih perlu dibandingkan bersama dengan aset fisik, layaknya modal dan sumber daya fisik lainnya. Di jaman depan nanti dapat jadi banyak terbentuk bermacam kerjasama antara penemu dan pencetus inspirasi yang inovatif bersama dengan sejumlah pemilik modal untuk terlibat dalam aktifitas kreasi ilmu (atau data creation) yang bentuk nyatanya adalah aktifitas berkenaan bersama dengan penelitian, pengembangan dan riset yang diarahkan untuk membuahkan inovasi-inovasi baru. Tren layaknya ini telah muncul di negara maju, seandainya di negara-negara Skandinavia yang semenjak 5-6 tahun terakhir ini, perusahaan-perusahaan besar di sana telah biasa beri tambahan modal ventura kepada para lulusan universitas yang miliki inspirasi dan temuan yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut pada skala komersial.

Kedua adalah maraknya bentuk tata organisasi yang lebih berwujud horisontal dan non-hirarkis, kegunaan mempercepat sistem mengolah inovasi dan merangsang kreatifitas. Pekerja saat ini biasanya dituntut untuk sanggup melakukan pengayaan atau (enrichment) berasal dari bentuk pekerjaan yang telah ada. Setiap individu dituntut untuk jadi aktif dalam mempelajari bermacam bentuk ilmu baru bersama dengan cepat. Kinerja bagi para pekerja saat ini diukur berasal dari tingkat kecepatannya dalam memperkaya ilmu yang telah dimilikinya berasal dari kala ke waktu.

Ketiga adalah jadi pentingnya kelembagaan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual. Di jaman di mana inspirasi dan inspirasi telah jadi miliki nilai keekonomian yang tinggi, maka diperlukan suatu pertalian fungsional dalam bentuk yang baru antara pencetus inspirasi bersama dengan produsen komersialnya. Interaksi fungsional yang dimaksud itu adalah penumbuhkembangan berasal dari Lembaga Hak Atas Kekayaan Intelektual. Tanpa keberadaan kelembagaan tersebut, maka pencetus inspirasi sebagai ’pemilik’ berasal dari inspirasi dan inovasi justru dapat berada dalam posisi yang tidak diuntungkan secara ekonomis, perihal mana sanggup berdampak pada berkurangnya semangat untuk mencetuskan bermacam inspirasi dan inovasi baru. Di pihak lain, kelembagaan perlindungan hak kekayaan intelektual dan hak cipta tersebut termasuk berfaedah sebagai rambu-rambu yang efektif dalam menanggung ada kompetisi di jaman ekonomi kreatif yang jadi mengglobal.

Ketiga tren di atas kala ini telah mulai menggejala di negara-negara maju. Negara-negara maju tersebut, terlebih yang tergabung dalam OECD telah mengantisipasi bersama dengan sejumlah pranata kebijakan yang mengatur tatanan angkatan kerja di negeri masing-masing untuk mengantisipasi tren tersebut. Pada paragraf tersebut dapat dibahas perihal peran sumber daya manusia kreatif dalam hadapi jaman depan seiring bersama dengan ada tren bentuk pekerjaan baru di jaman depan tersebut tantangan-tantangan pembangunan ekonomi jaman depan.

Artikel Lainnya : https://tokoh.co.id/biodata-blackpink-all-member-dan-fakta-terlengkap/

Baca Juga :

Kisah Nyamuk Yang Sombong

Kisah Nyamuk Yang Sombong

Musim hujan telah tiba. Saat itulah mulai banyak genangan-genangan air di dalam hutan, misalnya di lekukan tanah yang becek, di pohon yang berlubang, dan sebagainya. Genangan air merupakan tempat yang sangat disukai para nyamuk. Tidak heran bila di hutan itu banyak nyamuknya, sebab mereka berkembang biak dengan cepat.

Di antara sekian banyak nyamuk, ada satu nyamuk yang pemberani tetapi sombong. Ia sering merendahkan nyamuk lainnya yang takut kepada hewan-hewan lain.

“Aku adalah hewan yang hebat! Meskipun tubuhku kecil, tapi aku bisa terbang dengan lincah. Seharusnya hewan-hewan lain mengangkatku sebagai raja,” pikir Nyamuk, pongah. Muncul niat dalam hatinya untuk menantang Singa, si raja hutan. Bila ia bisa mengalahkan Singa, pasti hewan-hewan lainnya akan menghormatinya dan menuruti apa pun perintahnya.

“Hai Singa, ayo kita berkelahi untuk membuktikan siapa yang paling kuat! Jika aku menang, maka akulah yang menjadi raja hutan!” seru Nyamuk. Mendengar tantangan Nyamuk, Singa marah. Ia langsung menyerang Nyamuk, namun hewan kecil itu bisa menghindar dengan lincah. Dalam satu kali gerakan cepat, Nyamuk berhasil masuk ke dalam hidung Singa. Sang Raja Hutan berusaha melakukan segala cara untuk mengeluarkan Nyamuk, namun tidak berhasil. Lama-kelamaan ia merasa lelah, lalu menyerah kalah.

“Hahahaha… akhirnya aku berhasil mengalahkan Singa! Mulai sekarang akulah yang menjadi raja hutan! Semua hewan harus tunduk kepadaku!” seru Nyamuk, sombong. Ia sangat bangga dengan kemenangannya atas Singa. Ia merayakannya dengan terbang berkeliling hutan sambil membunyikan terompet.

Nyamuk terus terbang tanpa melihat Iingkungan sekitar. Karena kurang berhati-hati, ia menabrak sarang laba-laba. la terjebak di dalamnya dan tidak bisa terbang ke mana-mana. Sementara itu, laba-laba sangat senang karena berhasil mendapatkan mangsa. Seekor nyamuk akan menjadi santapannya yang lezat.

Nyamuk berusaha sekuat tenaga untuk lepas dari jebakan itu. Namun, jaring laba-laba mengikat tubuhnya terlalu kuat. Baru saja ia girang karena bisa mengalahkan Singa, kini riwayatnya harus tamat oleh laba-laba.

Baca Juga:

Di Jalan Pun Berserakan Kebijaksanaan

Di Jalan Pun Berserakan Kebijaksanaan

Di Jalan Pun Berserakan Kebijaksanaan

Di Jalan Pun Berserakan Kebijaksanaan

Di Jalan Pun Berserakan Kebijaksanaan

Anda tentu masih ingat dongeng tentang asal muasal persetruan antara semut dan gajah. Konon penyebabnya adalah gara-gara sang gajah suka menginjak semut. Gajah adalah metafor bagi penguasa alias orang-orang besar, sedangkan semut mewakili orang-orang kecil. Kalau diinjak-injak terus, orang kecilpun pada akhirnya akan habis kesabaran, dan kemudian melawan. Namun, tahukah Anda bahwa didunia ini ada ’sesuatu’ yang diinjak-injak seberat apapun dia tetap bersabar, dan menjalankan fungsinya dengan baik. Dia tidak tersinggung sekalipun ditempatkan lebih rendah dari alas kaki kita. Dilindas, dan dilibas. Dia tetap saja tersenyum, dan tidak henti-hentinya memberikan panduan. Anda tahu siapakah yang memiliki sifat seperti itu? Anda benar. Dia adalah ’marka jalan’.

Sekarang, mari kita bayangkan seandainya kita berkendara dijalan raya yang tidak memiliki garis putih marka yang membatasi lajur kiri dengan lajur kanan. Sangat beresiko, bukan? Apalagi jika perjalanan itu ditempuh dimalam hari. Kita akan sangat membutuhkan marka jalan. Jika tidak ada marka jalan, kita menjadi gamang. Jika terlalu kekiri, kita bisa terperosok kejurang. Tapi, kalau terlampau kekanan, kita bisa bertabrakan dengan kendaraan dari arah depan. Namun, karena ada marka jalan itu; kita bisa berkendara dengan tertib dan aman. Oleh sebab itu, orang yang ingin selamat dalam perjalanan mesti mematuhi aturan yang diwakili oleh marka jalan itu.

Dikantor pun, ada ’marka’ yang harus kita patuhi. Yaitu, aturan-aturan yang jika kita semua mengikutinya, maka kita akan bisa menjadi karyawan yang hebat. Contoh sederhana dari aturan dikantor yang pantas kita ikuti adalah etika masuk kerja. Tidak ada kantor yang menghendaki kita masuk dan keluar dengan sesuka hati. Sehingga jika kita tidak mematuhinya, maka kita tidak termasuk karyawan hebat itu. Kadang-kadang kita berkilah; ’yang penting pekerjaan saya kan selesai’. Benar, tugas kita adalah menyelesaikan pekerjaan kita. Namun, bekerja sama sekali bukanlah sekedar menyelesaikan pekerjaan. Sebab, ada aspek lain yang menuntut komitmen kita, semisal; kualitas dari pekerjaan yang kita selesaikan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Juga dampak yang ditimbulkannya kepada departemen atau orang lain atas apa yang kita kerjakan.

Meskipun selesai, tetapi jika pekerjaan orang lain tertunda hanya karena kita terlambat menyelesaikan bagian kita; maka kualitas pencapaian secara keseluruhan menjadi rendah. Lagipula, orang-orang yang merasa puas hanya dengan ’menyelesaikan’ pekerjaannya tidak bisa menjadi karyawan hebat. Mengapa? Karena sekedar menyelesaikan pekerjaan standar tidak menjadikan dia unggul. Selain itu, karyawan hebat mesti pantas untuk diteladani. Bagaimana kita menjadi teladan jika tidak berdisiplin?

Jika kita perhatikan, marka jalan diatas aspal itu ada beragam macam. Ada yang berupa garis terputus-putus, dan ada juga garis yang tidak terputus. Kita boleh melewati garis yang terputus, misalnya saat hendak menyelip kendaraan lain. Tapi, garis yang konsisten tidak boleh dilewati. Sama seperti hidup kita; ada hal-hal yang boleh kita lakukan dan ada hal-hal yang sama sekali tidak pantas kita lakukan. Orang-orang yang melintasi garis tak terputus sama saja mempertaruhkan keselamatan perjalanannya. Orang-orang yang melakukan sesuatu yang tidak pantas sama artinya mempertaruhkan kehormatan mereka. Itulah sebabnya mereka yang ingin selamat diperjalanan selalu menahan diri untuk tidak melanggar garis tak terputus itu. Dan orang-orang yang ingin hidupnya selamat menahan diri dari melakukan perbuatan-perbuatan tak senonoh.

Memang, kadang-kadang kita sangat membenci aturan. Kita ingin hidup sesuka hati tanpa aturan. Tetapi, jika setiap orang boleh melakukan apapun yang diinginkannya, mau jadi seperti apa kehidupan ini? Seseorang boleh mengambil milik orang lain, jika dia berani. Dan orang yang merasa terampas haknya boleh membalas, jika dia punya kekuatan. Maka lingkungan kita akan menjadi arena sikut-sikutan. Dan jadilah dunia kita penuh dendam dan pembalasan. Bukankah kita tidak menginginkan kehidupan seperti itu?

Baca Juga : 

Cinta itu seperti kupu-kupu

Cinta itu seperti kupu-kupu

Cinta itu seperti kupu-kupu

Cinta itu seperti kupu-kupu

Cinta itu seperti kupu-kupuCinta itu seperti kupu-kupu

Tambah dikejar,
tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu tidak
mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih,
tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya.
Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi
bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.
Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah
membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup
seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap
matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong.
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya
jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya…
Cinta bukan “Ini salah kamu”, tapi “Ma’afkan aku”.
Bukan “Kamu dimana sih?”, tapi “Aku disini”.
Bukan “Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”.
Bukan “Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.
Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian
sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian
bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup
yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat
sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi
kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.
Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung- huyung, konsisten tapi jangan
memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk
tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.
Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain
tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama
kamu.
Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang lebih menyakitkan
apabila kamu dilupakan oleh kekasihMu, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi
apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu
rasakan.
Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta,
hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan
banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “worth
it” sekarang, dia tidak akan pernah “worth it” setahun lagi ataupun 10 tahun
lagi. Biarkan dia pergi…

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Renungan Tentang Bosan

Renungan Tentang Bosan

Renungan Tentang Bosan

Renungan Tentang Bosan

Renungan Tentang Bosan

Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia.

Ada seorang yang hidupnya amat miskin. Namun walaupun ia miskin ia tetap rajin membaca.

Suatu hari secara tak sengaja ia membaca sebuah buku kuno. Buku itu mengatakan bahwa di sebuah pantai tertentu ada sebuah batu yang hidup, yang bisa mengubah benda apa saja menjadi emas.
Setelah mempelajari isi buku itu dan memahami seluk-beluk batu tersebut, iapun berangkat menuju pantai yang disebutkan dalam buku kuno itu.

Dikatakan dalam buku itu bahwa batu ajaib itu agak hangat bila dipegang, seperti halnya bila kita menyentuh makhluk hidup lainnya.

Setiap hari pemuda itu memungut batu, merasakan suhu batu tersebut lalu membuangnya ke laut dalam setelah tahu kalau batu dalam genggamannya itu dingin-dingin saja.

Satu batu, dua batu, tiga batu dipungutnya dan dilemparkannya kembali ke dalam laut.

Satu hari, dua hari, satu minggu, setahun ia berada di pantai itu.

Kini menggenggam dan membuang batu telah menjadi kebiasaannya.

Suatu hari secara tak sadar, batu yang dicari itu tergenggam dalam tangannya. Namun karena ia telah terbiasa membuang batu ke laut, maka batu ajaib itupun tak luput terbang ke laut dalam.

Lelaki miskin itu melanjutkan ‘permainannya’ memungut dan membuang batu. Ia kini lupa apa yang sedang dicarinya.

Teman, pernahkah kita merasakan kalau hidup ini hanyalah suatu rentetan perulangan yang membosankan? Dari kecil, kita sebenarnya sudah dapat merasakannya, kita harus bangun pagi-pagi untuk bersekolah, lalu pada siangnya kita pulang, mungkin sambil melakukan aktifitas lainnya, seperti belajar, nonton TV, tidur, lalu pada malamnya makan malam, kemudian tidur, keesokkan harinya kita kembali bangun pagi untuk bersekolah, dan melakukan aktifitas seperti hari kemarin, hal itu berulang kali kita lakukan bertahun-tahun !! Hingga akhirnya tiba saatnya

Untuk kita bekerja, tak jauh beda dengan bersekolah, kita harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke kantor, lalu pulang pada sore/malam harinya, kemudian kita tidur, keesokan harinya kita harus kembali bekerja lagi, dan melakukan aktifitas yang sama seperti kemarin, sampai kapan?

Pernahkah kita merasa bosan dengan aktifitas hidup kita?

Kalau ada di antara teman²ku ada yang merasakan demikian, dengarkanlah nasehatku ini :
“Bila hidup ini cuman suatu rentetan perulangan yang membosankan, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan nilai baru di balik setiap peristiwa hidup.”

Artinya, jangan melihat aktifitas yang kita lakukan ini sebagai suatu kebiasaan atau rutinitas , karena jika kita menganggap demikian, maka aktifitas kita akan amat sangat membosankan !!

Cobalah maknai setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, mungkin kita akan menemukan suatu yang baru, sesuatu yang belum pernah kita ketahui sebelumnya,

“Setiap hari merupakan hadiah baru yang menyimpan sejuta arti.”

Sumber : https://icanhasmotivation.com/