Category Archives: Pendidikan

Pendidikan

Inovasi Disdik Kota Bogor Membentuk Karakter Siswa

Inovasi Disdik Kota Bogor Membentuk Karakter Siswa

Inovasi Disdik Kota Bogor Membentuk Karakter Siswa

Inovasi Disdik Kota Bogor Membentuk Karakter Siswa

Inovasi Disdik Kota Bogor Membentuk Karakter Siswa

Salah satu tujuan penyelenggaraan pendidikan di sekolah adalah membentuk para peserta didik menjadi pribadi-pribadi yang memiliki sikap perilaku baik.

Untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Bogor terus berinovasi. Saat ini Disdik Kota Bogor telah menerapkan tujuh inovasi yang diterapkan di lingkungan sekolah.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin, inti dari ketujuh inovasi tersebut adalah soal kebersihan.

Karakter pada diri seseorang harus dilbentuk melalui kehidupan sehari-hari, melalui adab dan tata cara serta kebiasaan seseorang menjalani berbagai aspek kehidupan. Diantaranya kebiasaan hidup secara bersih dan sehat.

“Untuk itu semua maka sekolah-sekolah di Kota Bogor, wajib mewujudkan sekolah yang bersih dan sehat, istilahnya Sekolah Kinclong,” katanya.

Dalam kaitan itu maka salah satu dari ketujuh inovasi yang dirumuskan dan diterapkan di sekolah adalah program Sekolahku Indah Bersih Sehat Karena Aku (Siberseka).

“Sekolah indah, bersih dan sehat itu dapat diwujudkan oleh warga sekolah, sehingga anak-anak terdidik untuk mewujudkan sekolah yang bersih, indah dan sehat bersama kepala sekolah, para guru dan warga sekolah lainnya,” jelas Fahrudin.

Jika lingkungan sekolahnya sudah bisa terbiasa dalam kondisi bersih dan sehat maka anak-anak akan terbiasa pula menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya.

Ketika anak-anak berakivitas di lingkungan yang bersih, otomatis mereka juga bisa menjadi lebih sehat.

“Lebih jauh lagi, konndisi itu akan membangun karakter para siswa,” tambahnya.

Fahrudin mencontohkan perbedaan kondisi pasar tradisonal dengan pasar modern.

Di pusat perbelanjaan tradisional, orang-orang bisa dan terbiasa membuang bekas bungkus makan minumnya secara begitu saja di sembarang tempat. Itulah yang membuat lingkungan pasar tradisional pasa umumnya tidak bersih. Hal itu berbeda jika seseorang berada di pusat perbelanjaan moderen.

Ketika berada di lingkungan pasar moderen, siapapun tidak bisa membuang sampah sembarangan karena ada larangannya dan petugas kebersihan yang sigap bertugas.

Kondisi lingkungannya dipelihara agar selalu dalam keadaan bersih, sehingga dengan sendirinya pengunjung enggan dan malu jika berperilaku jorok.

Karakter peduli akan kebersihan dan kesehatan seseorang dengan demikian terbentuk melalui pembiasaan dalam menjalani kehidupannya sehari-hari dan melalui kondisi lingkunganya yang terpelihara bersih. Itulah sebabnya lingkungan sekolah harus terpelihara dalam kondisi bersih.

Di samping program Siberseka, Disdik Kota Bogor juga menerapkan program Pojok Inovasi Anak Pinter (Pointer). Ini adalah program untuk mendorong sekolah membuat bentuk lain dari perpustakaan dengan menggunakan ruang terbuka serta memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai untuk dijadikan sebuah taman baca. Dalam hal ini SD Negeri Tajur misalnya, memanfaatkan selasar sekolah untuk dijadikan sebagai taman baca.

Program Pointer dimaksudkan untuk mendorong minat anak-anak membaca buku. Untuk itu

program ini juga didukung dengan program Bacaan Literasi Deukeut Sakola (Bale Desa) seperti yang telah diterapkan di SD Negeri Suksasari.

Inovasi lainnya adalah Bantu Semua Masyarakat Untuk Bersekolah (Basmalah), Ini adalah bagian dari upaya membantu anak-anak untuk terhindar dari putus sekolah, dengan mendata dan menyalurkan anak putus sekolah.

Program ini memerlukan dukungan aparatur wilayah dan masyarakat. Sejalan dengan itu juga diterapkan program Jaringan Aplikasi Anti Putus Sekolah (Japati).

Inovasi ini ditujukan untuk membantu anak-anak putus sekolah akibat ketiadaan biaya dan

sebab lainnya, dengan mengajak mereka yang mampu dan mau untuk menjadi para orang tua asuh.

Selanjutnya program Makan Sama-sama Bawa dari Rumah (Masakan Mamah). Ditujukan untuk mendorong para siswa terbiasa membawa bekal dari rumah hasil masakan orang tua. Sekaligus ini menjadi upaya menekan kebiasaan anak-anak jajan di lingkungan sekolah.

Berikutnya program Agenda Nyata Kegiatan Bina Akhlak (Annaba), berupa merutinkan kegiatan pengajian di lingkungan sekolah yang diikuti para siswa.

Di luar program-program tersebut juga dilaksanakan program Mentoring dan Kemah Kebangsaan. Bentuknya kemping selama 3 hari bagi para pelajar SMA sederajat, khususnya mereka yang terlibat aksi tawuran.

Selama mengikuti kegiatan itu mereka dibekali materi tentang nilai-nilai nasionalisme,

‘patriotisme dan materi kebangsaan lainnya. Rencananya, ke depan nanti program ini juga akan melibatkan para siswa SMP.

Jadi inovasi-inovasi tersebut menurut Fahrudin merupakan bagian dari upaya menyelenggarakan pendidikan karakter di sekolah-sekolah Kota Bogor.

Hal ini sejalan dengan pelaksanaan misi pembangunan Kota Bogor dan bersinergi dengan pendidikan karakter yang sedang digaungkan pemerintah pusat.

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

Tugas Bahasa Indonesia

Tugas Bahasa Indonesia

Tugas Bahasa Indonesia

Tugas Bahasa Indonesia

Tugas Bahasa Indonesia

1. Tetapkan kalimat-kalimat mana merupakan proposisi, mana yang tidak:
a. Kebanyakan anak-anak lebih condong untuk memilih karier yang sama dengan karier orang tua mereka.
– Proposisi, karena dapat dibuktian kebenarannya melalui survei.
b. Saya memcoba menginsafkan mereka supaya tidak berpendirian sepecik itu.
– Tidak Proposisi, karena merupakan kalimat keinginan.
c. Ditinjau dari keadaan geografis dan dunia keuangan, maka Concorde akan lebih ideal dan lebih bermanfaat untuk melintasi Samudra Atlantik Utara.
– Proposisi, merupakan kalimat proposisi nyata, karena dapat dibuktikan kebenarannya.
d. Panggilah orang itu untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya.
– Tidak Proposisi: Karena kalimat ini terdapat kalimat perintah.
e. Bila kapal terbang mencapai kecepatan 1060 km perjam, maka gelombang-gelombang yang dihasilkan oleh motor tepat mengenai cepat rambat bunyi dan tidak menjahui pesawat karena cepat rambatnya sama dengan kecepatan kapal terbang.
– Proposisi, karena merupakan kalimat proposisi nyata dan dapat dibuktikan kebenarannya.
f. Mudah-mudah mereka semua sampai dengan selamat di tempat tujuan.
– Tidak Proposisi, karena merupakan kalimat harapan.
g. Siapa yang bertanggungjawab atas semua kekacauan ini?
– Tidak Proposisi, karena merupakan kalimat tanya.
h. Marilah kita menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai pembuka acara pagi ini.
– Tidak Proposisi, karena merupakan kalimat perintah.
i. Kesimpulan-kesimpulan mengenai masa depan manusia demikian suramnya sehingga dapat dikatakan bahwa ramalan-ramalan hari kiamat itu tidak dapat dielakan lagi.
– Proposisi, karena merupakan kalimat kesimpulan.
j. Biarlah mereka menyelesaikan pekerjaan itu sementara kita istirahat di bawah pohon yang rindang itu.
– Tidak Proposisi, karena merupakan kalimat perintah.
k. Mereka akan tiba sore ini jam 17.30 di pelabuhan udara internasional Halim Perdana Kusuma.
– Proposisi: karena menunjukkan suatu fakta.
l. Mudah-mudahan mereka tiba besok pagi.
– Tidak proposisi, karena merupakan kalimat harapan.

2. Tunjukkan yang mana dari proposisi berikut yang Saudara anggap mengandung inferensi dan mana yang mengandung impilikasi.
a. Hari ini matahari bersinar terang bederang sejak pagi.
– Implikasi.
b. Cara perawatan kesehatan Pegawai Negeri yang berlaku di Jakarta dewasa ini menyebabkan banyak dosen(juga pegawai negeri yang lain) tidak menjalankan tugasnya, karena setiap kali harus pergi ke puskesmas pada jam-jam kerja untuk berobat.
– Inferensi.
c. Pemerintah akan membicarakan jaminan kerja dan upah yang layak bagi semua orang.
– Inferensi.
d. Alat pengukur panas di Kemayoran memperlihatkan angkan tiga puluh lima derajat celcius.
– Implikasi.
e. Semua makanan yang dihidangkan itu habis dimakannya.
– Implikasi.
f. Anak itu harus dipersalahkan karena ia yang lebih dahulu mengganggu kawannya.
– Inferensi.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Tips Menjemur Pakaian / Baju

Tips Menjemur Pakaian / Baju

Tips Menjemur Pakaian / Baju

Tips Menjemur Pakaian / Baju

Tips Menjemur Pakaian / Baju

1. Untuk bahan seperti kaos yang bisa melar sebaiknya pada saat dijemur jangan digantung dengan hanger agar kerah atau bagian leher tidak melar.

2. Pakaian yang ada sablon / sablonan seperti kaos / t-shirt sebaiknya dijemur setelah baju dibalik. Jadi yang terkena matahari secara langsung adalah baju bagian dalam agar warna baju tidak cepat pudar, kusam dan mbladus.

3. Selain dengan cara menjemur pakaian pada sisi sebaliknya, bisa juga menjemur pakaian dengan posisi miring terhadap cahaya matahari agar tidak terlalu panas.

4. Dalam menjemur pakaian sebaiknya gunakan penjepit baju agar baju kita tidak beterbangan tertiup angin kencang yang dapat membuat baju kembali kotor jika jatuh ke tanah atau lantai yang kotor.

C. Tips Menyeterika Pakaian / Baju
1. Gunakan cairan pelicin pakaian agar hasil setrikaan lebih bagus, tidak kusut dan harum baunya.

2. Untuk kaos dan pakaian lain yang ada sablonan sebaiknya disetrika setelah dibalik di mana yang tersetrika adalah bagian sisi yang lainnya agar sablonan awet tidak ngelotok, rusak atau luntur terkena suhu panas.

3. Setrikalah baju anda sesuai aturan yang tertera pada label pesan perlakuan pakaian yang biasanya ada di bagian leher atau pinggang. Pelajari suhu-suhu yang perlu diset untuk setiap jenis bahan agar tidak salah setrika.

4. Menyetrika pakaian sebaiknya dilakukan ketika pakaian benar-benar kering habis dijemur di terik matahari cukup agar pakaian lebih awet tidak rapuh.

D. Tips Menyimpan Pakaian
1. Simpanlah pakaian anda di tempat yang bersih, kering, tidak berdebu dan tertutup rapat. Bersihkan dulu dengan lap kering atau lap basah jika kotor sekali.

2. Sebelum menyimpan pakaian pada lemari pakaian sebainya anda pastikan terlebih dahulu tingkat kekeringan pakaian tersebut. PAstikan telah kering benar agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.

3. Jangan menyimpan pakaian di tempat yang penuh sesak agar mudah diambil jika diperlukan dan tidak membuat pakaian menjadi kusut tidak rapi.

4. Cuci dengan bersih pakaian anda sebelum disimpan dan keluarkan benda-benda yang ada di dalam saku. Pakaian yang kotor atau mengandung makanan bisa mengundang serangga yang akhirnya merusak pakaian kita.

5. Baju anda bisa digantung di hanger agar baju rapi tanpa bekas lipatan. Untuk celana bisa digantung dan bisa juga dilipat untuk menghemat ruangan penyimpanan pakaian.

6. Gunakan kamper dan alat penghilang kelembabab air untuk menjaga pakaian anda tetap terjaga dalam kondisi yang prima dan baik serta menghadang serangga perusak pakaian kita.

E. Tips Tambahan
1. Untuk baju-baju khusus yang mahal atau baju kesayangan kita sebaiknya jangan sering dipakai dan jangan dibawa tidur agar tidak cepat rusak.

2. Untuk pakaian yang digunakan sehari-hari dengan bahan umum dan murah bisa anda cuci di tempat laundry kiloan. Tetapi untuk jenis pakaian khusus yang mahal dengan bahan khusus sebaiknya anda cuci di laundry khusus satuan bukan kiloan agar pakaian anda dicuci dengan cara yang sesuai.

Sumber : https://filehippo.co.id/

SUPM Waiheru Wisudakan 145 Lulusan

SUPM Waiheru Wisudakan 145 Lulusan

SUPM Waiheru Wisudakan 145 Lulusan

SUPM Waiheru Wisudakan 145 Lulusan

SUPM Waiheru Wisudakan 145 Lulusan

Untuk tahun pelajaran 2018/2019, Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru Ambon Rabu 19/6/2019 pagi bertempat di Aula SUPM Waiheru mewisuda 145 lulusan angkatan XXXI.

Pada pelaksanaan wisuda dihadiri staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Drs Halim Daties MM, mewakili gubernur Maluku dan kepala Pusat pendidikan kelautan dan perikanan, Dr Bambang Suprakto A.Pi, S.Pi MT .

Dalam sambutan gubernur, mengatakan kalau Pemda memberikan apresiasi kepada SUPM Waiheru Ambon karena lulusan SUPM telah mampu bersaing dengan lulusan lainnya.

Menurutnya dapat dilihat kalau para lulusan SUPM waiheru Ambon dari angkatan pertama sampai dengan angkatan 31 sudah dapat berkarya pada perusahan-perusahan besar di Indonesia.

Dirinya berharap SUPM Waiheru Ambon senantiasa dapat meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga nantinya para lulusan dapat mampu memanfaatkan potensi laut yang besar di Indonesia, khususnya Maluku.

Pada kesempatan itu pemda juga mengucapkan terimakasih kepada para pimpinan yang telah
bekerjasama dengan SUPM Waiheru Ambon, sehingga lulusan-lulusan sudah bisa ditampung di perusahaan tersebut.

Sementara itu ditempat yang sama kepala Pusat pendidikan kelautan dan perikanan, Dr

Bambang Suprakto A.Pi, S.Pi MT meminta terima kasih kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan anak-anak untuk di didik di SUPM.

Ia menambahkan pada tahun ajaran 2019/2020 kelembagaan SUPM akan ditingkatkan menjadi politeknik perikanan Maluku, tetapi SUPM Maluku tetap akan melanjutkan pendidikan bagi siswa yang saat ini masih duduk di kelas 1 dan 2.

Walaupun sudah menjadi politeknik menurut Suprakto SUPM Waiheru maupun politeknik perikanan Maluku mempunyai tugas untuk melakukan pembinaan terhadap SMK yang ada di Maluku dan Maluku Utara yang berjumlah lebih dari 40..

Dijelaskan pula saat ini sudah ada persetujuan Menteri perikanan dan kelautan , dan masih

menunggu ijin dari kemenristek dikti, yang nantinya tahun 2019/2020 akan mulai dibuka penerimaan Mahasiswa poltek perikanan.

Sementara itu dalam sambutan Kepala SUPM Waiheru Ambon Achmad Jais Ely ST. M.Si menjelaskan kala SUPM telah menghasilkan tenaga teknis perikanan tingkat menengah yang tersebar di berbagai instansi pemerintah di seluruh Indonesia sebanyak 2787 orang.

Ia menambahkan sesuai dengan inpres nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi sekolah

menengah kejuruan dalam rangka peningkatan revitalisasi dan daya saing SDM saat ini maka sudah ada 39 SMK kelautan dan perikanan di Maluku dan Maluku Utara yang sudah bekerjasama dengan SUPM.

SUPM saat ini telah ditunjuk sebagai tempat uji kompetensi dan telah mendapat lisensi dari BNSP sebagai lembaga profesi serta sebagai hasil implementasi MOU selama 5 tahun .

Dijelaskan pula dalam rangka peningkatan pelayanan SUPM Ambon juga telah mengembangkan inovasi-inovasi baru seperti aplikasi-apliikasi sistim pelayanan publik dan juga telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan besar di Indonesia.

 

Baca Juga :

Saptenno Siap Bersaing Dalam Suksesi Rektor Unpatti

Saptenno Siap Bersaing Dalam Suksesi Rektor Unpatti

Saptenno Siap Bersaing Dalam Suksesi Rektor Unpatti

Saptenno Siap Bersaing Dalam Suksesi Rektor Unpatti

Saptenno Siap Bersaing Dalam Suksesi Rektor Unpatti

Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum siap maju dalam pemilihan Rektor universitas Pattimura periode 2020-2024 pada Februari 2020 nantinya.

Demikian penjelasan Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum dalam konfrensi pers yang di gelar Sabtu (1/6/2017) di aula Rektorat Unpatti lantai 4.

Menurutnya maju dan tidaknya dalam pemilihan Rektor periode 2020-2024 tergantung keputusan senat unpatti selaku panitia pemilihan Rektor Unpatti Ambon, karena nantinya bulan juli tepat berumur 60 tahun .

Jadi saat ini masih bisa ada waktu 5 bulan untuk bisa maju lagi menjadi rektor, tergantung senat memilih dan Mentri, apabila kinerjanya sebagai rektor Unpatti selama ini dinilai baiik oleh senat dan mentri maka pastinya dirinya akan maju mengemban tugas yang dipercayakan kepada dirinya.

Sementara itu ditempat yang sama Ketua Senat Unpatti Prof Dr Salmon. E. M Nirahua, SH.

M.Hum usai konfrensi pers menjelaskan kalau senat sudah memulai proses pemilihan rektor akhir masa jabatan 2020 pada bulan Februari.

Nirahua menambahkan saat ini sementara disiapkan peraturan senat tentang pemilihan rektor, dan peraturan tersebut sementara dikoordinasi dengan Kementrian ..

Syarat yang ditentukan Peraturan Mentri Riiset dan Teknolidi, Pendidikan Tinggi untuk seorang calon rektor berusia 60 tahun pada masa jabatan rektor yang sekarang itu berakhir, sehingga siapapun yang memiliki persyaratan dipersilahkan.
Karena usia Sapteno 60 tahun jatuhnya Juli maka bulan Februari tanggal 20 masa berakhirnya setiap calon tidak boleh 60 tahun di tanggal 20 februari dan lebih 1 bulan.

,”Sattu hari belum 60 pun boleh, kalau dari usia silahkan karena senat akan membuka kesempatan untuk melakukan penjaringan,” jelas Nirahua.

Ia menambahkan kalau nantinya panitia akan melakukan penjaringan bakal calon rektor yang

dilanjutkan dengan penyaringan, dilanjutkan pemilihan, yang mana pada tahap ketiga mentri akan memberikan 35 persen suara.

Dijejaskan pula kalau penjaringan akan dilakukan mulai dari fakultas-fakultas setelah terbentuknya panitia pada bulan juni dan minimal 4 orang bakal calon, kalau tidak sampai 4 orang maka akan ditunda.

Dari 4 orang bakal calon baru dilakukan pemilihan sehingga mendapatkan tiga orang dengan

suara terbanyak dan akan dikirimkan ke Kementrian dan kemudian dilakukan pemilihan.

Ditambahkan pula kalau persyaratan akademik calon rektor adalah rektor kepala, karena seorang yang sudah rektor kepala pastinya sudah mengantongi doktor

 

Sumber :

https://realviagraforsale-rxonline.com/kumpulan-doa-sehari-hari/

Nilai Kelulusan SMK Negeri 7 Ambon Meningkat

Nilai Kelulusan SMK Negeri 7 Ambon Meningkat

Nilai Kelulusan SMK Negeri 7 Ambon Meningkat

Nilai Kelulusan SMK Negeri 7 Ambon Meningkat

Nilai Kelulusan SMK Negeri 7 Ambon Meningkat

Untuk Nilai Kelulusan SMK Negeri 7 Ambon Tahun 2019 mengalami peningkatan dari tahun

lalu.

Demikian penegasan Kepala SMK Negeri 7 Ambon, Drs Saiful MPd kepada wartawan usai pengumuman hasil kelulusan Senin 13/5/201¥ si ruang kerjanya.

menurut nya nilai tertinggi UNBK tahun ini untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia 94, Bahasa

Inggris 84, Matematika 52,5 dan teori kejuruan sebesar 87, 5, untuk tahun ini mata pelajaran Matematika yang tidak memenuhi pasinggret.

Untuk Ranking tertinggi USBN menurutnya diraih Vigo de Fretes, dengan nilai 86, 3 , versi Usman Umar dengan nilai 85,56, dan Rizki 84, 5.

angka kelulusan yang diraih tahun ini 1sebesar 00 persen dengan jumlah peserta ujian sebesar

149 orang dan 1 siswa sempat meninggal sebelum mendengar hasil kelulusan.

Namun dengan demikian menurutnya pihak sekolah akan tetap memberikan penghargaan kepada siswa tersebut berupa Ijasah dan lain-lain kepada pihak keluarga.

 

Sumber :

https://realviagraforsale-rxonline.com/sejarah-perang-salib/

Sejarah akuisisi dan merger

Sejarah akuisisi dan merger

Sejarah akuisisi dan merger

Sejarah akuisisi dan merger

Suatu tinjauan terhadap sejarah perusahaan di Amerika Serikat pada tiga-perempat terakhir abad ini akan mengungkapkan siklus berulang-ulang dari kombinasi dan akuisisi (pengambilalihan) dalam dunia industri. Bentuk dan jenis pengorbanan serta jumlah yang dibayarkan sehubungan dengan harga pasar dari saham mungkin berubah yaitu dari persetujuan berdasarkan mufakat menjadi penawaran-penawaran bersaing, dari suatu paket surat-surat berharga menjadi sebagian besar dengan kas, dari sedikit agio di atas harga pasar saham menjadi dengan agio yang besar. Dengan turunnya nilai uang, laju inflasi yang cepat disertai nilai ganti yang tinggi, serta stabilitas potensial yang lebih besar, lebih banyak kegiatan peleburan (merger) pada akhir tahun 1970-an dibandingkan dengan periode –periode yang lebih dini.

Akuisisi dan Tujuan-Tujuan Perusahaan

Dalam waktu kapan saja, terdapat berbagai alasan keuangan atau operasional bagi sebuah perusahaan untuk membeli perusahaan lain yang aktif. Beberapa dari alasan-alasan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Diversifikasi untuk pertumbuhan
  2. Diversifikasi menurut pasar atau pelanggan untuk mengimbangi faktor-faktor musiman, untuk menetralisir pasar produk yang menurun, dan sebagainya.
  3. Perluasan, penyempurnaan, atau komplementasi lini produk
  4. Mendapatkan kemampuan riset dan pengembangan yang diperlukan.
  5. Penciptaan dan perolehan lini produk baru.
  6. Integrasi, sehingga mendapatkan penawaran yang cukup dari bahan-baku atau suku cadang yang kritis.
  7. Perluasan pasar, termasuk pasar di luar negeri yang belum dijamah.
  8. Memperbaiki manajemen.
  9. Memperoleh fasilitas-fasilitas pengolahan atau riset yang baru.

10.  Menyediakan tambahan modal kerja atau dana-dana lain.

11.  Mencapai keuntungan perpajakan, hukum, atau lain-lain semaksimum yang diperkenankan.

12.  Menginvestasikan modal yang belum dimanfaatkan.

13.  Menaikkan nilai pasar saham.

14.  Menyediakan jasa-jasa baru bagi para pelanggan.

15.  Memperbaiki citra dan reputasi perusahaan.

Unsur-unsur dari suatu program akuisisi yang berhasil

  1. Merumuskan tujuan-tujuan perusahaan untuk perkembangan jangka-panjang
  2. Mengembangkan suatu program dan jadwal untuk pencapaian tujuan.
  3. Menyediakan sekelompok staf yang terkoordinir dan efektif untuk meneliti dan mengevaluasi rencana dan prospek.
  4. Menetapkan spesifikasi yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang akan diambil Oper.
  5. Memperoleh kemampuan untuk menganalisa secara kritis sebuah perusahaan dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain.
  6. Mengembangkan metode yang paling efektif untuk mengembilalih perusahaan.
  7. Mengakui adanya elemen manusiawi dalam akuisisi.

Tinjauan Pendahuluan Atas Prospek

Komentar-komentar terdahulu telah mengemukakan cara pendekatan umum terhadap suatu akuisisi yang sehat. Dengan mengasumsikan bahwa perusahaan telah diseleksi, dan setelah saringan pendahuluan, ternyata memenuhi spesifikasi-spesifikasi yang ditentukan oleh pembeli, maka sekarang dapatlah kita memasuki langkah berikutnya. Ini biasanya berupa pertemuan tatap-muka antara para pimpinan atau wakil-wakil mereka. Ini juga agak bersifat pendahuluan dan meiputi penentuan mengenai hal-hal umum sebagai berikut :

  1. Apakah penjual kelihatan bersungguh-sungguh ingin menjual?
  2. Apakah pembahasan umum menegaskan data-data statistik dan sebagainya, yang menunjukkan bahwa perusahaan yang akan diambil oper memenuhi kriteria luas yang ditentukan oleh perusahaan yang ingin membeli/mengambil-oper?
  3. Apakah penjual kelihatan akan menentukan suatu nilai untuk perusahaannya dan apakah angkanya jauh dari yang sewajarnya?
  4. Apakah para pimpinan ingin terus melanjutkan usaha dan apakah mereka sejalan dan serasi dengan manajemen perusahaan yang ingin membeli/mengambil oper?
  5. Apakah kelihatan ada dasar yang saling memuaskan untuk menangani transaksi akuisisi itu?

Evaluasi Prospek

Mengevaluasi perusahaan bukanlah tugas yang mudah. Menghadapkan nilai dari dua perusahaan untuk menentukan suatu nilai pertukaran yang adil dari hak pemilikan (equities) atau pengorbanan lain yang sesuai memerlukan adanya analisa yang khusus dan teliti. Meskipun suatu perusahaan memiliki sejarah yang kurang memuaskan dalam memperoleh laba dibandingkan dengan perusahaan lain, tetapi hak-hak khusus, paten atau fasilitas-fasilitas produksi yang dimilikinya mempunyai arti penting yang khusus bagi perusahaan yang memerlukannya. Sebuah perusahaan mungkin memiliki pabrik yang modern dan berlokasi baik sehubungan dengan bahan baru dan pasar, tetapi kurang memiliki keahlian penjualan.

Bidang-bidang utama untuk diteliti umumnya mencakup hal-hal yang berikut ini:

  1. Manajemen dan personalia
  2. Pasar dan produk
  3. Fasilitas dan proses produksi
  4. Riset dan paten, dan sebagainya
  5. Pembiayaan (financing)

Meskipun setiap team akuisisi harus mengembangkan cara pendekatannya sendiri untuk melakukan analisis perusahaan, daftar pengecek yang dipergunakan oleh Rockwell International Corporation berikut menunjukkan banyak aspek bagi suatu penelitian yang lengkap :

  1. Umum
    1. Pernyataan mengenai transaksi yang sedang dipertimbangkan dan sasaran-sasarannya.
    2. Sejarah dan uraian umum mengenai perusahaan.
    3. Daftar mengenai para pejabat dan direksi; afiliasi.
    4. Pendistribusian saham-banyaknya saham, para pemegang saham utama dan sebagainya.
    5. Bagan organisasi.
    6. Buku pedoman kebijakan (policy manual).
  1. Pembiayaan
    1. Laporan keuangan terakhir yang telah diaudit.
    2. Laporan keuangan terakhir yang tersedia.
    3. Laporan keuangan ikhtisar sepuluh-tahun.
    4. Laporan keuangan dan operasi yang diproyeksikan.
    5. Deskripsi lengkap mengenai surat-surat berharga, utang, investasi dan harta serta hutang lain diluar perkiraan sehari-hari yang lazim.
    6. Bagan perkiraan (chart of accounts)
  2. Penjualan
  3. Pabrikase
  4. Pembelian
  5. Penelitian keahlian teknis
  6. Tenaga kerja

Baca Juga :

Proses Reproduksi Budaya

Proses Reproduksi Budaya

Proses Reproduksi Budaya

Proses Reproduksi Budaya

Proses Reproduksi Budaya

Di dunia ini tidak ada yang berhenti, semuanya berjalan, dan mengalami proses kebudayaan, termasuk masalah kebudayaan. Proses reproduksi kebudayaan merupakan proses aktif yang menegaskan keberadaannya dalam kehidupan sosial sehingga mengharuskan adanya adapatasi bagi kelompok yang memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda. Proses semacam ini merupakan proses sosial budaya yang penting karena menyangkut dua hal. Pertama, tataran sosial akan terlihat proses dominasi dan subordinasi budaya terjadi secara dinamis yang memungkinkan kita menjelaskan dinamika kebudayaan secara mendalam. Kedua, pada tataran individual akan dapat diamati proses resistensi di dalam reproduksi identitas kultural sekelompok orang di dalam konteks sosial budaya tertentu. Proses adaptasi ini berkaitan dengan dua aspek: ekspresi kebudayaan dan pemberian makna tindakan-tindakan individual.

Secara umum mobilitas berbagai kelompok masyarakat telah menjadi fenomena yang sangat umum. Hal ini mengandung pengertian bahwa lingkungan sosial budaya setiap orang dapat berubah-ubah yang sangat tergantung pada perilaku mobilitas seseorang atau sekelompok orang.  Mobilitas dengan demikian telah mendorong proses rekonstruksi identitas sekelompok orang. Sejalan dengan hal ini ada dua proses yang dapat terjadi, seperti tampak dalam pandangan para ahli. Pertama, terjadi adaptasi kultural para pendatang dengan kebudayaan tempat ia bermukim, yang menyangkut adaptasi nilai dan praktik kehidupan secara umum. Kebudayaan lokal dalam hal ini telah menjadi kekuatan baru yang memperkenalkan nilai-nilainya kepada pendatang, meskipun ia tidak sepenuhnya memiliki daya paksa. Namun demikian, proses reproduksi kebudayaan lokal, tempat setiap kebudayaan melakukan penegasan keberadaannya sebagai pusat orientasi nilai suatu masyarakat, tentu saja mempengaruhi mode ekspresi diri setiap orang (Appadurai, 1994; Hill dan Turpin, 1995).

Kedua, terjadi proses pembentukan identitas individual yang dapat saja mengacu kepada nilai-nilai kebudayaan asalnya. Bahkan dalam konteks ini seseorang dapat saja ikut memproduksi  kebudayaan asalnya di tempat yang baru (Foster, 19873; Kemp, 1988; Abdullah, 1996; Strathern, 1995). Kebudayaan dalam hal ini kemudian berfungsi sebagai apa yang dikatakan Ben Anderson sebagai imagined values, yang berfungsi dalam fikiran setipa orang yang menjadi pendukung dan yang mempertahankan kebudayaan itu meskipun seseorang berada di luar lingkungan kebudayaannya.

Teori konfigurasi budaya merupakan landasan yang cukup penting dalam menjelaskan perubahan-perubahan adaptasi adaptasi suatu etnis (Appadurai, 1994; Strathern,1995). Dalam hubungannya dengan proses migrasi, teori ini melihat bahwa ada tiga proses sosial yang dapat terjadi. Pertama, terjadi pengelompokan baru dengan orang-orang yang berbeda. Pengelompokan ini merupakan proses penting dalam hubungannya dengan proses adaptasi pendatang, yang ini berarti pembentukan hubungan-hubungan sosial baru. Kedua, terjadi redefinisi sejarah kehidupan seseorang karena ada fase kehidupan baru yang terbentuk. Fase ini dapat memiliki arti yang sangat berbeda bagi seseorang karena setting sosial yang berbeda dengan seting dimana mereka menjadi bagian sebelumnya. Ketiga, terjadi proses pemberian makna baru bagi diri seseorang, yang menyebabkan ia mendefinisikan kembali identitas kultural dirinya dan asal usulnya.

Sumber : https://uptodown.co.id/

Re-Produksi Budaya

Re-Produksi Budaya

Re-Produksi Budaya

Re-Produksi Budaya

Re-Produksi Budaya

Kebudayaan adalah hasil rasa, karsa dan cipta manusia. Kebudayaan memiliki 3 wujud dan 7 unsur. Diantara ke-3 wujud tersebut adalah sistem budaya, sistem social dan artefak dan 7 unsur kebudayaan terdiri dari sistem organisasi social, sistem kesenian, sistem  bahasa, sistem pengetahuan, system mata pencaharian, system religi, system teknologi. Manusia dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, sementara itu pendukung kebudayaan adalah makhluk manusia itu sendiri. Sekalipun manusia akan mati, tetapi kebudayaan yang dimilikinya akan diwariskan pada keturunannya, demikian seterusnya. Pewarisan kebudayaan tidak selalu terjadi secara vertikal melainkan dapat pula secara horisontal yaitu manusia yang satu dapat belajar kebudayaan dari manusia lainnya. Berbagai pengalaman makhluk manusia dalam rangka kebudayaannya, diteruskan dan dikomunikasikan kepada generasi berikutnya oleh individu lain. Berbagai gagasannya dapat dikomunikasikan kepada orang lain karena ia mampu mengembangkan gagasan-gagasannya itu dalam bentuk lambing lambang vokal berupa bahasa, baik lisan maupun tertulis.

Kebudayaan mengenal ruang dan tempat tumbuh kembangnya, dengan mengalami perubahan, penambahan dan pengurangan. Manusia tidak berada pada dua tempat atau ruang sekaligus ia hanya dapat pindah ke ruang lain pada masa lain. Pergerakan ini telah berakibat pada persebaran kebudayaan, dari masake masa, dan dari satu tempat ke tempat lain. Indonesia adalah negara yang penuh dengan kebudayaan berbagai macam kebudayaan ada dalam negara ini. Dan disetiap daerah pastinya mempunyai sesuatu yang dibanggakan seperti sebuah kesenian, akan tetapi kesenian atau sebuah kebudayaan ini akan berkembang menjadi kebudayaan yang berfariasi karena adanya budaya yang mengglobal. Semakin banyak orang yang mengetahui terutama masyarakat luar pasti membawa pengaruh bagi kebudayaan asal. Hal ini dikarena kecenderungan orang untuk memfariasikan kebudayaan mereka agar lebih dikenal oleh luar daerahnya dan dikenal oleh negara lain.

Kebudayaan saat ini mulai menampakkan keberagamannya mulai dari kebudayaan yang asli sampai kebudayaan yang sudah dipengaruhi oleh kebudayaan lain.pengaruh inilah yang membuat kita harus lebih mencintai dan lebih mengenal kebudayaan negara kita  karena perlu diwaspadai semakin banyak kebudayaan yang bercampur dengan kebudayaan lain maka lama kelamaan makna asli budaya ini akan terkikis sedikit demi sedikit dan akan menghilangkan eksistensi dari kebudayaan asli.

Reproduksi Budaya

Reproduksi berasal dari kata re yaitu kembali dan produksi membuat atau menghasilkan, jadi reproduksi mempunyai arti suatu proses dalam menghasilkan sesuatu yang baru. Sedangkan budaya adalah suatu pola dari keseluruhan keyakinan dan harapan yang dipegang teguh secara bersama oleh semua anggota organisasi dalam pelaksanaan pekerjaan yang ada dalam organisasi tersebut.[1] Dapat disimpulkan reproduksi budaya adalah suatu proses dalam menghasilkan pola keseluruhan keyakinan dan harapan yang baru dalam organisasi masyarakat yang dipegang teguh oleh semua anggota organisasi.

Reproduksi kebudayaan merupakan proses penegasan identitas budaya yang dilakukan oleh pendatang , yang dalam hal ini menegaskan keberadaan kebudayaan asalnya. [2] Reproduksi budaya ialah bertemunya dua budaya yang berbeda dan satu sama lain saling mempengaruhi sehingga timbul kebudayaan baru yang mengandung unsur dua kebudayaan tersebut.

Sumber : https://jalantikus.app/

5 CARA MENGAJARI ANAK MENYUKAI PELAJARAN MATEMATIKA

5 CARA MENGAJARI ANAK MENYUKAI PELAJARAN MATEMATIKA

Matematika adalah pelajaran yang amat penting. Di samping itu, latihan matematika pun dapat diaplikasikan pada tidak sedikit hal di kehidupan ini. Apa juga bakat dan minat anak Anda, penting untuk mereka untuk mengetahui dasar-dasar matematika untuk menunjang tahapan yang mereka ambil.

Sayangnya, tidak sedikit anak yang fobia dengan latihan matematika. Pelajaran yang satu ini dirasakan sebagai latihan yang menyulitkan. Di samping itu, banyak sekali guru matematika ingin kaku dan menciptakan murid takut.

Nah, tidak boleh biarkan anak Anda fobia pada latihan matematika. Lakukan sejumlah hal ini agar anak Anda dapat menyenangi latihan tersebut:

1. Ambil Contoh dari Kehidupan Sehari-hari
Matematika tampak menyebalkan sebab anak tidak dapat membayangkan guna apa rumus-rumus tersebut ada. Banyak soal matematika yang tidak bersangkutan dengan hal-hal yang dicerna anak. Hal tersebut menjadikan anak tidak suka mempelajarinya.

Coba deh, bikin soal-soal yang lekat dengan sehari-hari anak. Misalnya, menjadikan permen kesukaannya sebagai soal, atau bahkan kartun yang dia sukai. Ini akan menciptakan anak menjadi gembira dan tertarik dengan latihan matematika.

2. Buat Catatan Berwarna
Tahukah Anda? Warna dapat unik perhatian orang bakal sesuatu. Hal ini pun berlaku pada pelajaran. Bersama anak, buatlah daftar rumus dengan memakai pulpen dan spidol warna-warni. Bila diperlukan, Anda pun dapat memakai stabilo.

Dengan daftar yang berwarna-warni, maka anak kita pun bakal merasa bahwa menghafalkan rumus tersebut mudah. Di samping itu, mereka pun bakal lebih energik dalam belajar.

Jangan lupa guna mengelompokkan formula sesuai tema dan fungsinya. Hal ini bertujuan guna mempermudah anak dalam belajar dan tidak menciptakan mereka kebingungan.

3. Tidak Memaksa Anak
Jangankan anak-anak, orang dewasa saja amat tidak suka dipaksa, bukan? Nah, sebagai orangtua yang bijak, tidak boleh memaksa anak guna belajar. Apabila dia jengah guna belajar, usahakanlah untuk mengerjakan pendekatan persuasif.

Anda dapat mencoba guna menemaninya belajar atau mengajarkannya soal-soal dengan teknik yang halus. Atau, dapat juga menyuruh anak belajar di restoran bernuansa mengasyikkan di akhir minggu, atau bahkan di taman. Biarkan anak merasa nyaman ketika belajar.

Di samping itu, jangan melulu menyuruh anak belajar latihan matematika, namun jengah ketika diminta anak guna membantunya. Bila orangtua saja malas mengajari anak, bagaimana mereka akan motivasi menuntut ilmu?

4. Cari Video Rumus-Rumus
Berbahagialah Anda bila hidup sebagai orangtua di era peradaban teknologi. Ada tidak sedikit video yang menjelaskan rumus-rumus matematika dengan jelas dan menciptakan anak lebih mudah mengetahui pelajaran matematika.

Cobalah guna menyetelkan anak sejumlah video tentang formula matematika. Bila perlu, Anda pun harus ikut mengetahui rumus tersebut, agar nanti Anda dapat menjelaskan untuk anak mengenai hal itu.

5. Buat Game Menarik
Anak-anak suka kendala yang menyenangkan, lho. Jadi, kenapa tidak menciptakan permainan simpel dari matematika? Misalnya, memakai bahan masakan untuk menjelaskan pelajaran pengurangan hingga perkalian, atau memakai makanan guna mempelajari pecahan.

Anak-anak juga dapat memakan makanan yang jumlahnya dapat mereka hitung sebagai reward atau hadiah. Dengan begitu, mereka juga secara tak sadar akan menyenangi matematika dan memandangnya unik.

Orangtua ialah pengajar kesatu anak. Jadi, bila anak merasa tak nyaman dengan latihan tertentu di sekolah, maka Anda mesti menggali solusinya dengan menciptakan pelajaran tersebut menyenangkan di rumah. Sumber : https://www.pelajaran.co.id/